Inter Miami Dihantam Kontroversi: Golazо Messi, Provokasi Santiago Rodríguez, dan Kritik Pedas Pelatih Columbus Crew

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Inter Miami Dihantam Kontroversi: Golazо Messi, Provokasi Santiago Rodríguez, dan Kritik Pedas Pelatih Columbus Crew

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Inter Miami CF kembali menjadi sorotan dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Bukan hanya karena kekalahan dramatis 1-2 dari Columbus Crew pada Minggu, 27 September 2026 di ScottsMiracle-Gro Field, Ohio, tetapi juga karena rangkaian kontroversi yang melibatkan Lionel Messi, provokasi pemain lawan, hingga kritik tajam dari kubu tuan rumah.

Gol Bebas Indah Messi yang Tak Cukup Menyelamatkan Inter Miami

Pertandingan berjalan panas sejak awal. Josef Martínez, mantan penyerang Inter Miami yang kini membela Columbus Crew, membuka keunggulan lewat eksekusi penalti pada menit ke-28. Namun, lima menit berselang, Messi memberikan respons spektakuler. Berdiri di posisi tiang sudut, kapten timnas Argentina itu melepaskan tendangan bebas kaki kiri yang melengkung melewati kiper Patrick Schulte dan bersarang di sudut atas gawang. Komentator berbahasa Spanyol pun berteriak, “Golazo!”

Gol tersebut tercatat sebagai gol tendangan bebas langsung ke-76 sepanjang karier Messi di level klub dan tim nasional, hanya terpaut dua gol dari rekor Marcelinho Carioca (78). Ini juga menjadi gol ke-21 Messi di MLS musim ini dan gol tendangan bebas ke-12 bersama Inter Miami. Sayangnya, keindahan gol itu sirna ketika Jamal Thiaré mencetak gol kemenangan Columbus pada menit ke-99, memanfaatkan kesalahan kiper Inter Miami.

Ketegangan Messi vs Santiago Rodríguez

Momen paling menyita perhatian terjadi menjelang akhir babak pertama. Santiago Rodríguez, gelandang Uruguay yang baru bergabung dengan Columbus Crew, terlibat adu mulut dengan Messi setelah pelanggaran yang dilakukan sang bintang Argentina. Dengan jari terangkat, Rodríguez tampak memancing reaksi. Messi pun membalas dengan nada tinggi.

“Selalu sama saja, tapi kamu kurang ajar kepadaku. Apa aku pernah mengatakan sesuatu kepadamu?” ujar Messi kepada Rodríguez, seperti terlihat dalam rekaman pertandingan. Wasit Víctor Manuel Rivas langsung melerai keduanya, meski tidak memberikan kartu kepada kedua pemain. Messi baru menerima kartu kuning beberapa menit kemudian akibat pelanggaran lain terhadap Malte Amundsen.

Ketegangan ini bukan yang pertama. Pada 10 November 2023, dalam laga yang dikenal sebagai Noche de Oro Messi di DRV PNK Stadium, Rodríguez yang kala itu membela New York City FC juga terlibat perselisihan dengan Messi dan Jordi Alba. Pada 2024, Rodríguez bahkan tidak memilih Messi sebagai pemain terbaik di tim lawan dalam survei MLS, melainkan Carles Gil.

Postingan Provokatif dan Respons Josef Martínez

Usai pertandingan, Rodríguez kembali memanaskan suasana melalui media sosial. Ia mengunggah 11 foto dari laga tersebut, termasuk satu gambar Messi dengan raut wajah kesal, disertai keterangan singkat, “Trabajo hecho un domingo” (Pekerjaan selesai di hari Minggu). Sebelumnya, ia juga mengunggah foto Messi dengan emoji jempol dan wajah menyeringai, memicu spekulasi bahwa itu adalah sindiran halus.

Di sisi lain, Josef Martínez memberikan komentar yang lebih bijak. “Kemenangan ini datang dari keberanian, kekuatan, dan keinginan untuk menang. Kami tahu ini akan sulit karena kualitas Inter Miami sudah kami kenal, tetapi detail-detail kecil menentukan,” ujarnya. Martínez, yang pernah berseragam Inter Miami pada 2023 dan mencetak 12 gol dalam 40 laga, kini telah mengoleksi 131 gol dalam 223 pertandingan MLS, jauh melampaui Messi yang memiliki 71 gol dari 77 laga.

Kritik Pedas Pelatih Columbus Crew

Pelatih Columbus Crew, Laurent Courtois, melontarkan kritik tajam terhadap sikap para pemain Inter Miami yang dianggap terlalu banyak mengeluh kepada wasit. “Jika saya bermain melawan mereka, saya mungkin akan mendapat kartu merah dalam lima menit. Ini sudah keterlaluan. Apa yang mereka lakukan buruk bagi sepak bola dan itu menyedihkan,” tegas Courtois.

Sementara itu, pelatih Inter Miami, Cristian “Kily” González, bersikeras bahwa kesalahan wasit merugikan timnya. “Ada insiden yang sangat jelas: momen pertama yang melibatkan Daniel adalah handball, dan sebelum gol kedua mereka, ada pelanggaran terhadap Rodrigo De Paul,” ujarnya.

Posisi Inter Miami di Klasemen dan Agenda Selanjutnya

Kekalahan ini membuat Inter Miami tertahan di peringkat ketiga Wilayah Timur, di bawah Nashville dan New England. Charlotte dan Chicago kini membayangi dengan selisih tiga dan empat poin, meski Chicago masih memiliki satu laga tunda. Messi sendiri akan meninggalkan klub sementara waktu untuk memperkuat timnas Argentina melawan Benin pada Selasa, 6 Oktober.

Di tengah hiruk-pikuk lapangan, Inter Miami juga mengumumkan penambahan Tomás Costa ke dalam staf kepelatihan. Pria kelahiran Rosario, 1985, yang pernah membela Alianza Lima dan FC Porto itu akan menjadi asisten González, setelah sebelumnya bekerja sama di Rosario Central dan CA Unión de Santa Fe.

Dengan performa yang belum konsisten dan tekanan dari tim-tim pesaing, Inter Miami dituntut segera bangkit. Kualitas individu Messi jelas bukan masalah, tetapi disiplin, mentalitas, dan konsistensi tim akan menjadi kunci apakah mereka mampu mengamankan tiket playoff dan bersaing di papan atas MLS musim ini.