Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Pemerintah Kabupaten Kotabaru secara resmi menandai beroperasinya Masjid Jami Al-Hilal Tanjung Batu sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan bagi masyarakat setempat. Peresmian ini menjadi puncak dari proses pembangunan yang berlangsung selama sekitar 3,5 tahun dan melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotabaru KH Muhyar Darmawi, camat, kepala desa Tanjung Batu, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 26 September lalu.
Pesan Bupati Disampaikan Wabup Syairi Mukhlis
Dalam sambutan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli yang dibacakan oleh Wakil Bupati Syairi Mukhlis, disampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Masjid Jami Al-Hilal. Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik berupa tenaga, pikiran, maupun material.
“Pembangunan masjid selama 3,5 tahun ini merupakan bukti nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan masyarakat dalam memakmurkan rumah Allah,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan sambutan tersebut.
Ia berharap masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat dakwah, pendidikan Al-Qur’an, serta sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Tanjung Batu.
“Alhamdulillah, hari ini Masjid Jami Al-Hilal Tanjung Batu bisa kita resmikan. Mari kita jaga kebersihan, ketertiban, dan kemakmurannya dengan kegiatan positif seperti pengajian rutin, TPA, dan kegiatan sosial keagamaan, sehingga benar-benar menjadi pusat peradaban Islam di Tanjung Batu,” tambahnya.
Wakil Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan penyediaan sarana ibadah demi terwujudnya masyarakat Kotabaru yang religius, sejahtera, dan harmonis.
Swadaya Masyarakat dan Dukungan Berbagai Pihak
Ketua Pengurus Masjid Jami Al-Hilal, Muhammad Thohir, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, masyarakat, dan pihak perusahaan. Menurutnya, masjid ini dibangun dari swadaya masyarakat serta dukungan pemerintah dan perusahaan, dan diharapkan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.
Rangkaian peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Syairi Mukhlis, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Momen tersebut menjadi penanda bahwa Masjid Jami Al-Hilal Tanjung Batu resmi dapat digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas ibadah dan keagamaan.
Dengan diresmikannya masjid ini, diharapkan kehidupan keagamaan di Tanjung Batu semakin hidup melalui pengajian rutin, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






