Gayatri Putri News – 21 September 2026 | Nottingham Forest kembali menjadi sorotan dalam sepekan yang penuh drama. Mulai dari pemanggilan telat Morgan Gibbs-White ke timnas Inggris, kontroversi gol yang dianulir saat melawan Coventry City, hingga kemenangan penting tim putri atas Durham. Berikut rangkuman lengkapnya.
Gibbs-White Akhirnya Dipanggil Timnas Inggris
Playmaker Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White, akhirnya mendapatkan panggilan ke skuad timnas Inggris setelah sebelumnya sempat dicoret oleh pelatih Thomas Tuchel. Keputusan awal Tuchel untuk tidak memasukkan Gibbs-White dalam 27 nama pemain memicu perdebatan luas, mengingat performa impresif sang pemain sepanjang tahun ini.
Gibbs-White bahkan sempat absen dari skuad Piala Dunia musim panas lalu, meski hampir sendirian menyelamatkan Forest dari jerat degradasi musim lalu. Tuchel beralasan tidak ingin menominasikan terlalu banyak pemain bernomor punggung 10. Namun, setelah Cole Palmer mengundurkan diri karena cedera, Gibbs-White mendapat kesempatan untuk bergabung memperkuat The Three Lions.
Tuchel sendiri menegaskan bahwa pemanggilan bukan jaminan tempat di starting eleven. Menurutnya, pemain seperti Palmer dan Gibbs-White tetap harus menunjukkan performa dan angka statistik yang mumpuni untuk mempertahankan posisi mereka di skuad nasional.
Gol Igor Jesus Dianulir, Neville Beri Komentar
Di ajang Premier League, Nottingham Forest harus menelan kekalahan 0-1 dari Coventry City di kandang sendiri. Kekalahan ini semakin menyakitkan karena gol penyama kedudukan Igor Jesus dianulir wasit. Jesus dianggap melakukan pelanggaran terhadap Caleb Yirenkyi dalam proses terjadinya gol.
Legenda Manchester United, Gary Neville, turut berkomentar soal insiden tersebut. Dalam podcast Sky Sports, Neville menilai keputusan wasit sudah tepat. Ia menilai Yirenkyi memang tersandung dan kehilangan keseimbangan akibat kontak tersebut. Meski demikian, Neville memahami kekecewaan kubu Nottingham Forest yang merasa dirugikan.
Kekalahan ini membuat anak asuh Oliver Glasner masih belum meraih kemenangan di kandang pada musim ini. Dengan lima pertandingan berjalan, Nottingham Forest kini berada di peringkat 13 klasemen dengan koleksi lima poin. Sementara bagi Coventry yang baru promosi, kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena menjadi kemenangan pertama mereka di kasta tertinggi setelah seperempat abad.
Tim Putri Nottingham Forest Tekuk Durham
Kabar positif datang dari tim putri Nottingham Forest yang berhasil mengalahkan Durham dengan skor 2-1 di Maiden Castle Sports Park. Durham sebenarnya tampil dominan di babak pertama dan sempat unggul lebih dulu melalui gol indah Bayley Hutchison pada menit keenam.
Namun keunggulan tuan rumah hanya bertahan sepuluh menit. Chantelle Boye-Hlorkah menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh yang bersarang di sudut gawang. Nottingham Forest kemudian berbalik unggul di babak kedua melalui gol Georgia Brougham yang memanfaatkan situasi bola mati yang tidak tersapu sempurna.
Durham terus menekan mencari gol penyama, bahkan sempat menuntut hadiah penalti setelah Jade Pennock dijatuhkan di kotak terlarang. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Nottingham Forest.
Lucca Dijuluki ‘Pemain yang Hilang’
Di sisi lain, mantan striker Nottingham Forest, Lorenzo Lucca, tengah menghadapi kritik tajam di Italia. Pemain yang sempat berseragam Forest pada paruh kedua musim lalu itu kini kembali memperkuat Napoli, namun performanya jauh dari harapan.
Media Italia, Il Mattino, menyebut Lucca berisiko menjadi ‘pemain yang hilang’. Ia dinilai tampil tidak memberikan kontribusi, bahkan cenderung bermain melawan timnya sendiri. Kritik pedas juga datang terkait sikapnya yang dianggap tidak rendah hati, dengan muncul pertanyaan mengapa Antonio Conte merekrutnya.
Kegagalan Nottingham Forest untuk mempermanenkan Lucca musim lalu terbukti bukan keputusan yang salah. Cedera dan masalah konsistensi membuat sang striker kembali ke Napoli, di mana ia masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, Nottingham Forest menunjukkan bahwa klub ini selalu menjadi pusat perhatian, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Dari drama pemanggilan pemain, keputusan wasit yang kontroversial, hingga performa tim putri yang menjanjikan, semuanya mewarnai perjalanan klub asal Midlands tersebut.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






