Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Kabar baik menghampiri Brighton & Hove Albion jelang laga pekan keenam Premier League melawan Sunderland di Stadium of Light, Sabtu (10/10/2026). Bek asal Belanda, Pascal Struijk, dipastikan masuk dalam skuad setelah pulih dari cedera hamstring yang sempat mengganggu penampilannya.
Struijk sebelumnya harus ditarik keluar pada menit ke-86 saat Brighton menghancurkan Arsenal 3-0 di Amex Stadium sebelum jeda internasional. Dalam laga yang menjadi start pertamanya di Premier League untuk Brighton, ia merasakan ketidaknyamanan pada otot hamstring. Namun, namanya tidak muncul dalam laporan cedera terbaru yang dirilis pelatih Fabian Hurzeler, mengindikasikan masalah tersebut tidak serius.
Persaingan di Lini Belakang
Kembalinya Struijk bertepatan dengan pulihnya kapten Lewis Dunk dari cedera leher. Hurzeler kini memiliki opsi melimpah di posisi bek tengah. Meski demikian, performa apik Struijk saat mengawal pertahanan melawan Arsenal membuatnya tetap menjadi pilihan utama. Kehadiran Dunk justru meningkatkan kompetisi sehat di skuad, sesuatu yang diyakini Hurzeler akan berdampak positif bagi tim.
Brighton saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 10 poin dari lima pertandingan, mencetak 16 gol—terbanyak di liga. Mereka juga sedang dalam performa impresif dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan di Premier League. Menghadapi Sunderland, yang belum pernah menang dalam empat pertemuan terakhir, Brighton difavoritkan untuk melanjutkan tren positif.
Kisah di Balik Layar: Team Talk yang Menginspirasi
Di luar urusan cedera, Pascal Struijk baru-baru ini mengungkapkan momen berkesan selama kariernya di Leeds United. Dalam sebuah video ringan di kanal media sosial resmi Brighton, ia diminta menyebut pidato tim terbaik yang pernah didengarnya. Tanpa ragu, ia menunjuk pada sesi team talk yang diberikan oleh Josuha Guilavogui, gelandang veteran yang bergabung dengan Leeds pada Oktober 2024.
Struijk mengenang pertandingan tandang melawan Swansea City pada musim promosi 2024-25. Saat itu, Guilavogui mengambil alih sebagian besar team talk dan berbagi pengalaman pribadinya sebagai pemain, serta bagaimana ia memaknai perannya dalam tim. “Dia memberikan motivasi nyata bagi tim. Pertandingan berjalan sangat sulit, tetapi kami memiliki keinginan untuk menyelesaikannya dan menang 4-3,” ujar Struijk.
Kemenangan dramatis itu tercipta berkat gol Wilfried Gnonto pada menit ke-91, memanfaatkan umpan Dan James, beberapa saat setelah Swansea sempat menyamakan kedudukan melalui Florian Bianchini. Momen tersebut menjadi salah satu titik balik penting dalam perjalanan Leeds meraih tiket promosi ke Premier League.
Fokus Timnas Indonesia dan Nama-nama Naturalisasi
Sementara itu, di Indonesia, nama Pascal Struijk sempat mencuat dalam pemberitaan terkait persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027. Pelatih John Herdman disebut tengah mempertimbangkan sejumlah pemain baru, termasuk mereka yang memiliki darah Indonesia. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai ketertarikan terhadap Struijk.
Herdman juga menantikan kembalinya Jay Idzes yang absen di ASEAN Cup 2026 karena cedera. Selain itu, Taisei Marukawa, pemain naturalisasi asal Jepang, secara terbuka menyatakan impiannya memperkuat Skuad Garuda. “Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Timnas Indonesia,” ujarnya. Meski demikian, fokus utama Herdman saat ini adalah membangun komposisi terbaik untuk menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027.
Bagi Brighton, kehadiran Struijk menjadi tambahan tenaga berharga dalam upaya mengamankan tiga poin di kandang Sunderland. Laga ini akan menjadi ujian konsistensi bagi The Seagulls yang tengah menikmati start terbaik mereka dalam beberapa musim terakhir.
Kesimpulan
Pascal Struijk dipastikan siap tampil melawan Sunderland setelah cedera hamstringnya tidak masuk dalam laporan cedera Brighton. Kembalinya sang bek memperkuat persaingan di lini belakang bersama Lewis Dunk, sekaligus menegaskan ambisi Brighton untuk terus bersaing di papan atas Premier League. Di sisi lain, nama Struijk tetap dikaitkan dengan proyek naturalisasi Timnas Indonesia, meski belum ada perkembangan resmi. Yang jelas, performa apiknya bersama Brighton akan terus menjadi sorotan, baik di Inggris maupun di Indonesia.
Sumber Berita: The Athletic, VIVASoccer, Bongda24h, Leeds United News
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






