Windows 11 26H2 Resmi Meluncur: Update Cuma 174 KB, Copilot Makin Dalam, dan Ini Daftar PC yang Tak Bisa Ikut

Avatar Rizky

by

Published

Last update

5 menit

Read Time

Windows 11 26H2 Resmi Meluncur: Update Cuma 174 KB, Copilot Makin Dalam, dan Ini Daftar PC yang Tak Bisa Ikut

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | JAKARTA — Microsoft resmi menggulirkan pembaruan tahunan Windows 11 versi 26H2 ke jalur stabil (stable channel) bagi seluruh pengguna global. Pembaruan yang diumumkan melalui blog resmi Windows Experience ini menandai komitmen berlanjut raksasa teknologi tersebut dalam mematangkan ekosistem sistem operasinya, dengan fokus utama pada pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI), peningkatan keamanan, serta integrasi asisten digital yang semakin erat.

Yang menarik, pembaruan Windows 11 26H2 ini hadir dengan ukuran berkas yang sangat mini, yakni hanya sekitar 174 KB bagi perangkat yang rutin melakukan pembaruan sistem. Berkas mungil tersebut berfungsi sebagai paket pengaktif (enablement package) untuk membuka berbagai fitur tersembunyi yang sebelumnya sudah diunduh melalui pembaruan bulanan.

Mekanisme Enablement Package dan Basis Germanium

Dari sisi teknis, Windows 11 26H2 masih menggunakan basis kode yang sama dengan Windows 11 24H2 dan 25H2. Platform tersebut dikenal dengan nama Germanium. Penggunaan basis yang sama membuat 26H2 tidak sepenuhnya menjadi pembangunan ulang Windows. Pendekatan tersebut memungkinkan Microsoft lebih berfokus pada penyempurnaan sistem, kompatibilitas perangkat, dan fitur yang berkaitan dengan kecerdasan buatan.

Microsoft mengategorikan versi 26H2 sebagai pembaruan dengan tingkat risiko rendah bagi pengguna karena berbasis pada arsitektur Germanium. Optimalisasi juga diarahkan untuk perangkat dengan arsitektur ARM64 serta komputer yang memiliki NPU (Neural Processing Unit). Artinya, arah penting Windows 11 ke depan semakin terlihat pada pemanfaatan kemampuan AI yang diproses langsung oleh perangkat.

Karena menggunakan mekanisme enablement package, proses pembaruan dari versi 24H2 atau 25H2 umumnya hanya memerlukan satu kali restart singkat tanpa memakan waktu lama. Metode ini juga membuat proses peningkatan versi menjadi jauh lebih sederhana dibandingkan pembaruan Windows besar yang membutuhkan unduhan dalam ukuran gigabita.

Integrasi Copilot dan Fitur AI yang Kian Mendalam

Fokus paling menonjol pada versi 26H2 berada di sektor integrasi AI yang langsung terhubung ke navigasi harian sistem. Fitur File Explorer kini mendapatkan kemampuan AI bawaan untuk merangkum dokumen yang tersimpan di cloud seperti OneDrive dan SharePoint, serta menyediakan AI actions cepat untuk mengolah file gambar tanpa perlu membuka aplikasi pihak ketiga.

Selain itu, Taskbar kini dilengkapi panel pemantauan khusus untuk memantau aktivitas agen AI di latar belakang, termasuk keterlibatan fungsi Researcher pada Microsoft Copilot. Pengguna perangkat Copilot+ PC juga mendapatkan opsi perintah berbasis Voice Access yang lebih alami, mendukung variasi bahasa tambahan seperti Prancis, Jerman, Spanyol, dan Korea, lengkap dengan mode pemisah suara (Voice Isolation) untuk meredam kebisingan latar.

Melalui pembaruan ini, sejumlah fungsi baru diaktifkan secara otomatis pada:

  • Menu Start
  • Bilah tugas (taskbar)
  • Penjelajah berkas (File Explorer)
  • Pencarian sistem
  • Pengelola tugas (Task Manager)

Selain itu, kemampuan kecerdasan buatan di menu pengaturan serta peningkatan aspek keamanan dan aksesibilitas turut diaktifkan untuk memaksimalkan pengalaman pengguna.

Cara Update ke Windows 11 26H2

Bagi pengguna yang ingin merasakan performa serta deretan fitur baru tersebut, proses instalasi dapat dilakukan dengan aman melalui beberapa metode resmi. Sebelum memperbarui sistem operasi, pastikan perangkat memenuhi persyaratan minimum agar proses berjalan tanpa kendala. Sediakan ruang penyimpanan kosong setidaknya 20 GB pada drive sistem (C:) untuk menampung berkas instalasi sementara, pastikan koneksi internet stabil, serta cadangkan data penting ke media penyimpanan eksternal atau cloud storage.

Jalur utama dan paling aman untuk mengunduh versi 26H2 adalah melalui fitur pembaruan bawaan sistem. Langkah-langkahnya meliputi:

  1. Buka menu Settings dengan menekan tombol kombinasi Windows + I.
  2. Pilih tab Windows Update pada panel sebelah kiri.
  3. Aktifkan opsi “Get the latest updates as soon as they’re available” agar perangkat mendapatkan prioritas unduhan.
  4. Klik tombol “Check for updates”.
  5. Jika notifikasi Windows 11, version 26H2 sudah tersedia, klik “Download & install”.
  6. Tunggu proses pengunduhan selesai, lalu klik “Restart now” untuk menyelesaikan instalasi.

Notifikasi otomatis juga akan muncul ketika pembaruan sudah tersedia, sehingga pengguna tidak perlu terburu-buru melakukan pemeriksaan manual.

Masa Dukungan Lebih Panjang

Pengguna yang melakukan peningkatan ke versi 26H2 akan mendapatkan keuntungan berupa perpanjangan masa dukungan resmi dari pabrikan. Edisi Windows 11 Home dan Pro kini mendapatkan dukungan hingga Oktober 2028, sementara edisi Enterprise dan Education diperpanjang masa dukungannya hingga Oktober 2029.

Edisi Windows 11 Akhir Masa Dukungan
Home dan Pro Oktober 2028
Enterprise dan Education Oktober 2029

Langkah pembaruan ini sejalan dengan kebijakan baru tim pengembang Windows yang kini lebih memprioritaskan stabilitas serta performa sistem operasi. CEO Microsoft, Satya Nadella, menegaskan komitmen perusahaan untuk memenangkan kembali kepercayaan para pengguna setia sistem operasi ini dengan berfokus pada fondasi dasar yang paling penting bagi pelanggan.

Snapdragon 850 Masuk Daftar Akhir Dukungan

Di sisi lain, Microsoft mengonfirmasi bahwa Windows 11 versi 26H2 akan menjadi versi terakhir yang secara resmi mendukung PC dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 850. Informasi tersebut tercantum dalam halaman lifecycle Windows 11 milik Microsoft.

Dengan begitu, perangkat berbasis Snapdragon 850 masih dapat menjalankan Windows 11 26H2 dan mendapatkan dukungan resmi. Namun, perangkat tersebut tidak akan mendapatkan Windows 11 versi 27H2 yang diperkirakan hadir tahun depan. Snapdragon 850 sendiri diperkenalkan Qualcomm pada 2018 dan dirancang khusus untuk perangkat Windows on Arm, menjadi salah satu upaya awal Qualcomm menghadirkan prosesor Arm yang ditujukan untuk PC Windows.

Sebelumnya, Microsoft juga telah menghentikan dukungan resmi untuk Snapdragon 835, yang merupakan salah satu chip smartphone yang digunakan pada perangkat Windows on Arm generasi awal. Kini Snapdragon 850 menjadi chip berikutnya yang masuk dalam daftar prosesor yang tidak akan mendapatkan dukungan untuk versi Windows mendatang.

Kabar baiknya, pengguna PC Snapdragon 850 tidak perlu langsung khawatir. Windows 11 26H2 disebut akan mendapatkan dukungan selama 24 bulan, yang artinya perangkat Snapdragon 850 masih memiliki sekitar dua tahun dukungan update keamanan setelah menggunakan Windows 11 26H2. Namun setelah masa dukungan tersebut berakhir, perangkat tidak lagi mendapatkan update keamanan resmi dari Microsoft.

Meskipun begitu, penghentian dukungan resmi tidak selalu berarti Windows 11 versi berikutnya secara teknis tidak dapat berjalan pada perangkat tersebut. Dalam beberapa kasus sebelumnya, pengguna masih dapat memasang Windows 11 pada perangkat yang tidak lagi memenuhi persyaratan resmi Microsoft dengan menggunakan metode bypass atau tool pihak ketiga. Oleh karena itu, ada kemungkinan PC berbasis Snapdragon 850 nantinya tetap dapat menjalankan Windows 11 27H2 melalui metode tidak resmi.

Secara keseluruhan, kehadiran Windows 11 26H2 menegaskan arah baru Microsoft yang lebih menekankan stabilitas, efisiensi distribusi pembaruan, dan integrasi AI yang semakin dalam ke dalam denyut nadi sistem operasi. Bagi pengguna perangkat yang masih didukung, pembaruan ini menjadi langkah logis untuk mendapatkan masa dukungan lebih panjang sekaligus mencicipi fitur-fitur cerdas terbaru. Sementara bagi pemilik PC berbasis Snapdragon 850, momen ini menjadi penanda bahwa era dukungan resmi perangkat mereka perlahan memasuki babak akhir, meski masih ada waktu sekitar dua tahun untuk menikmati pembaruan keamanan sebelum benar-benar berhenti.

Sumber Berita: Rakyatcirebon.disway.id, PortalMadura.com, Lampost.co

Penulis: Redaksi Teknologi
Editor: Redaksi