Timnas Bahrain di Pusaran Kompetisi Asia: Dari Kualifikasi Piala Dunia hingga King’s Cup 2026

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Timnas Bahrain di Pusaran Kompetisi Asia: Dari Kualifikasi Piala Dunia hingga King's Cup 2026

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Nama tim nasional sepak bola Bahrain kembali mencuat di panggung sepak bola Asia. Bukan tanpa alasan, tim berjuluk The Reds ini terlibat dalam sejumlah agenda penting, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia 2027, hingga turnamen King’s Cup 2026 yang akan berlangsung November mendatang.

Jejak Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, Bahrain sempat tampil sebagai lawan tangguh yang menyulitkan tuan rumah Indonesia. Pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Maret 2025, Bahrain harus mengakui keunggulan Indonesia dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal Ole Romeny di menit ke-24 memastikan kemenangan Garuda di hadapan ribuan suporter, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menyaksikan langsung dari tribun.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyebut kemenangan atas Bahrain sebagai bukti semangat pantang menyerah para pemain Indonesia. Ia menekankan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi yang ditunjukkan Jay Idzes dan kawan-kawan sepanjang pertandingan. Momentum itu sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong prestasi sepak bola nasional di kancah internasional.

Bagi Bahrain, kekalahan tersebut menjadi pukulan tersendiri. Sebelumnya, pada Oktober 2024, Bahrain juga sempat menahan imbang Indonesia dengan skor 2-2 dalam laga yang diwarnai debut bek tengah Mees Hilgers bersama Timnas Indonesia. Hasil imbang itu memperlihatkan bahwa Bahrain bukan lawan yang bisa diremehkan, meski pada akhirnya Indonesia mampu membalas di pertemuan berikutnya.

Bahrain dan Peta Kekuatan Sepak Bola Asia

Posisi Bahrain dalam konstelasi sepak bola Asia memang kerap berada di lapisan menengah. Namun, kehadiran mereka di berbagai turnamen internasional menunjukkan bahwa negara kecil di Teluk Persia itu tetap memiliki tradisi kompetitif yang kuat. Bahrain rutin diundang dalam turnamen regional seperti King’s Cup, yang tahun ini menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah tim Asia.

Pada King’s Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung 9-17 November 2026, Bahrain akan bersaing dengan tuan rumah Thailand, Oman, dan Tajikistan. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi Bahrain untuk mengukur kekuatan sekaligus mengumpulkan pengalaman melawan tim-tim dengan karakter permainan berbeda. Thailand, yang baru saja menelan kekecewaan di Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026, menjadikan King’s Cup sebagai target utama untuk mengobati rasa gagal di hadapan pendukung sendiri.

Wakil kapten Thailand, Sarach Yooyen, menyatakan kesiapannya membela negaranya jika dipanggil. Ia menilai King’s Cup sebagai peluang besar untuk meraih trofi setelah dua kali menjadi runner-up. Bagi Bahrain, kehadiran Thailand, Oman, dan Tajikistan berarti ujian yang tidak ringan, tetapi juga peluang untuk mencuri perhatian di pentas regional.

Bayang-Bayang Piala Asia 2027

Selain King’s Cup, Bahrain juga memiliki agenda jangka panjang menuju Piala Asia 2027. Turnamen ini menjadi target berbagai negara Asia, termasuk Indonesia yang tengah mempersiapkan skuadnya. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencana memanggil sejumlah pemain tambahan dalam enam bulan ke depan, termasuk nama-nama seperti Mees Hilgers, Miliano Jonathans, Marselino Ferdinan, dan Adrian Wibowo.

Persiapan Indonesia itu tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Bahrain. Dalam beberapa tahun terakhir, Bahrain sering menjadi lawan uji coba sekaligus batu sandungan di kualifikasi. Kualitas pemain Bahrain yang sebagian berkarier di liga Timur Tengah membuat mereka tetap kompetitif, meski tidak selalu diunggulkan.

Dinamika Sepak Bola Putri di Kawasan Asia

Menariknya, nama Bahrain juga muncul di sektor sepak bola putri. Pada Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027, Timnas U-17 Putri Indonesia membuka perjalanan dengan kemenangan 2-0 atas Bahrain pada laga perdana di Singapura, Oktober 2026. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Garuda Pertiwi Muda sebelum akhirnya menekuk Arab Saudi 3-1 lewat dua gol Nafeeza Ayasha Nori dan satu gol Fadilla.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Bahrain juga tengah membangun fondasi sepak bola putri, meski masih berada dalam tahap perkembangan. Ketua Komite Sepakbola Putri PSSI, Vivien Cahyadi, mengapresiasi disiplin dan konsistensi pemain Indonesia, sembari mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Laga penentu melawan Singapura menjadi ujian berikutnya bagi Indonesia, sekaligus gambaran betapa ketatnya persaingan di Asia.

Kesimpulan

Tim nasional sepak bola Bahrain berada di titik penting dalam perjalanannya di kompetisi Asia. Kekalahan dari Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi catatan, tetapi peluang di King’s Cup 2026 dan persiapan menuju Piala Asia 2027 tetap terbuka. Bagi Bahrain, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di peta sepak bola Asia. Sementara bagi Indonesia, Bahrain tetap menjadi lawan yang tidak bisa dianggap remeh, baik di level senior maupun kelompok umur.

Sumber Berita: ANTARA, Bola.com, Kompas TV, iNews.id

Penulis: Rizky Zulianda
Editor: Rizky Zulianda