SDHI Resmi Kelola Bandara Dhoho Kediri Mandiri Tanpa Angkasa Pura

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

SDHI Resmi Kelola Bandara Dhoho Kediri Mandiri Tanpa Angkasa Pura

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | PT Surya Dhoho Investama (SDHI) secara resmi mengambil alih pengoperasian dan tata kelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri. Langkah strategis dari anak perusahaan Gudang Garam (GGRM) ini dijalankan usai mengantongi perizinan Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dari Kementerian Perhubungan.

Kepastian hukum pengelolaan penuh tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026. Selain keputusan tersebut, SDHI juga memegang Sertifikat Standar BUBU Nomor 81201089920010005. Terbitnya dua regulasi penentu ini menandai berakhirnya skema Kerja Sama Operasi (KSO) yang sebelumnya terjalin antara SDHI dan PT Angkasa Pura Indonesia. Seluruh operasional bandara kini berada langsung di bawah manajemen SDHI.

Dua Regulasi Penentu Kemandirian Bandara Dhoho

Kemandirian pengelolaan Bandara Dhoho Kediri ditopang oleh dua dokumen resmi yang menjadi dasar hukum operasional SDHI. Kedua regulasi tersebut menegaskan bahwa tidak ada lagi keterlibatan Angkasa Pura dalam rantai tata kelola bandara.

  • Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026
  • Sertifikat Standar BUBU Nomor 81201089920010005

Dengan terbitnya kedua regulasi ini, skema Kerja Sama Operasi (KSO) antara SDHI dan PT Angkasa Pura Indonesia dinyatakan berakhir. Seluruh operasional bandara kini berada langsung di bawah manajemen SDHI.

Dampak bagi Operasional dan Penerbangan

Perubahan status pengelolaan ini diperkirakan membawa sejumlah implikasi bagi operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri. Sebagai pengelola mandiri, SDHI memiliki kewenangan penuh dalam mengatur strategi pengembangan bandara, termasuk pengelolaan fasilitas, pelayanan penumpang, hingga kerja sama dengan maskapai.

Bandara Dhoho Kediri sendiri merupakan proyek strategis yang dibangun untuk mendukung konektivitas wilayah Jawa Timur bagian selatan. Kehadiran bandara ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional, terutama di kawasan Kediri dan sekitarnya.

Langkah Strategis Anak Usaha Gudang Garam

SDHI sebagai anak perusahaan Gudang Garam (GGRM) menunjukkan komitmen serius dalam mengelola infrastruktur penerbangan. Pengambilalihan pengelolaan secara mandiri ini menjadi penanda bahwa perusahaan siap menjalankan fungsi sebagai Badan Usaha Bandar Udara yang bersertifikat.

Dengan status BUBU yang resmi, SDHI kini bertanggung jawab penuh atas standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan bandara sesuai regulasi Kementerian Perhubungan. Pengelolaan mandiri ini juga membuka peluang bagi SDHI untuk lebih leluasa mengembangkan potensi bandara, termasuk menarik lebih banyak rute penerbangan domestik dan internasional.

Ke depan, publik akan menantikan bagaimana SDHI mengelola Bandara Dhoho Kediri tanpa keterlibatan Angkasa Pura, serta dampaknya terhadap konektivitas dan perekonomian kawasan.

Sumber Berita: Suara Landak (https://www.suaralandak.co.id/sdhi-resmi-kelola-bandara-dhoho-kediri-mandiri)

Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak