Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis di pasar valuta asing pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026. Mata uang Indonesia tersebut menguat 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp17.887 per dolar AS, berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Suara.
Penguatan rupiah ini menjadi catatan positif di tengah tekanan yang masih membayangi sebagian besar mata uang kawasan Asia. Pergerakan rupiah yang berlawanan arah dengan mayoritas mata uang regional menunjukkan adanya faktor domestik yang menopang nilai tukar garuda.
Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Mata Uang Asia
Mayoritas mata uang di kawasan Asia justru mengalami penurunan nilai terhadap dolar AS pada sesi perdagangan yang sama. Rupee India mencatatkan penurunan terbesar hingga 0,40 persen, disusul dolar Taiwan yang anjlok 0,30 persen dan baht Thailand yang terkoreksi 0,23 persen.
Selain itu, dolar Singapura melemah 0,16 persen serta ringgit Malaysia turun 0,03 persen. Sementara itu, penguatan lain hanya dialami peso Filipina sebesar 0,3 persen dan yuan China yang naik tipis 0,02 persen.
| Mata Uang | Perubahan terhadap Dolar AS |
|---|---|
| Rupiah Indonesia | +0,07 persen |
| Peso Filipina | +0,30 persen |
| Yuan China | +0,02 persen |
| Ringgit Malaysia | -0,03 persen |
| Dolar Singapura | -0,16 persen |
| Baht Thailand | -0,23 persen |
| Dolar Taiwan | -0,30 persen |
| Rupee India | -0,40 persen |
Sikap Pelaku Pasar Jadi Pemicu Utama
Sikap para pelaku pasar di lantai bursa yang cenderung memantau situasi menjadi pemicu utama pergerakan mata uang garuda di penutupan perdagangan hari ini. Para investor tampak menahan diri untuk mengambil posisi besar sambil mencermati perkembangan sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi arah nilai tukar selanjutnya.
Meski penguatan yang tercatat relatif tipis, posisi rupiah di level Rp17.887 per dolar AS tetap menjadi sinyal bahwa mata uang Indonesia mampu mencatatkan kinerja positif di pasar regional. Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati dinamika ekonomi global sebelum menentukan langkah berikutnya.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






