Jantung Berdebar Tiba-tiba: Makna Primbon Jawa dan Risikonya Secara Medis

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Jantung Berdebar Tiba-tiba: Makna Primbon Jawa dan Risikonya Secara Medis

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Jantung berdebar tiba-tiba merupakan sensasi yang kerap membuat siapa saja merasa cemas. Detak yang terasa lebih kencang dari biasanya bisa muncul saat sedang beraktivitas maupun ketika tengah beristirahat. Fenomena ini tidak hanya menjadi perhatian dunia kesehatan, tetapi juga telah lama hidup dalam khazanah budaya Jawa melalui primbon.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, jantung berdebar mendadak sering dimaknai sebagai pertanda atau isyarat tertentu. Kepercayaan ini diwariskan secara turun-temurun dan diyakini berkaitan dengan peristiwa yang akan terjadi. Sementara itu, dari kacamata medis, kondisi tersebut dikenal sebagai palpitasi atau gangguan irama jantung yang perlu dicermati dengan serius.

Makna Jantung Berdebar dalam Primbon Jawa

Primbon Jawa membagi tafsir jantung berdebar berdasarkan waktu kejadiannya. Masyarakat tradisional meyakini bahwa setiap rentang waktu memiliki makna spiritual tersendiri. Berikut gambaran umum pembagian waktu yang sering dirujuk dalam primbon:

  • Pagi hari: dianggap sebagai isyarat datangnya kabar atau rezeki.
  • Siang hari: kerap dikaitkan dengan pertemuan atau urusan yang melibatkan orang lain.
  • Sore hingga malam: sering dimaknai sebagai peringatan akan suatu hal yang perlu diwaspadai.
  • Dini hari: dipercaya berkaitan dengan hal-hal gaib atau pertanda dari alam.

Meski demikian, tafsir ini bersifat kultural dan tidak memiliki dasar ilmiah. Kepercayaan tersebut lebih berfungsi sebagai warisan budaya dan cara masyarakat lama memahami gejala tubuh yang tidak biasa.

Pandangan Medis tentang Palpitasi

Dari sisi kesehatan, jantung berdebar tiba-tiba dijelaskan sebagai palpitasi, yaitu sensasi bahwa jantung berdetak terlalu cepat, terlalu kuat, atau tidak beraturan. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari aktivitas fisik, stres, konsumsi kafein, hingga gangguan irama jantung tertentu.

Faktor Pemicu Penjelasan Singkat
Stres dan kecemasan Meningkatkan kerja sistem saraf dan memicu detak lebih cepat.
Kafein dan nikotin Merangsang jantung sehingga muncul sensasi berdebar.
Kurang tidur Menurunkan kestabilan irama jantung.
Gangguan jantung Seperti aritmia yang perlu penanganan dokter.

Meski banyak kasus bersifat ringan, palpitasi yang berulang atau disertai gejala lain seperti nyeri dada, sesak napas, dan pusing perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan dini membantu mendeteksi kemungkinan gangguan yang lebih serius.

Menyikapi Dua Sudut Pandang

Masyarakat dapat menghormati warisan budaya primbon Jawa sekaligus tetap mengutamakan keselamatan kesehatan. Ketika jantung berdebar tiba-tiba muncul, langkah bijak adalah menenangkan diri, mencatat waktu dan pemicunya, lalu berkonsultasi dengan tenaga medis bila keluhan berlanjut. Dengan begitu, kearifan lokal dan pengetahuan medis dapat berjalan seiring tanpa saling menegasikan.

Artikel ini disusun oleh Redaksi Suara Landak dengan editor Redaksi Suara Landak, merujuk pada sumber berita Suara Landak yang membahas makna jantung berdebar dalam primbon Jawa dan risikonya secara medis.