PSIS Semarang Menang 1-0 atas Adhyaksa FC, Tutup Laga dengan Doa untuk 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

PSIS Semarang Menang 1-0 atas Adhyaksa FC, Tutup Laga dengan Doa untuk 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | PSIS Semarang menutup pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Adhyaksa Bekasi FC di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Sabtu (3/10/2026) malam. Namun, di balik tiga poin yang diraih, tersimpan momen penuh haru ketika seluruh elemen tim mengenang empat tahun Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa.

Gol Tunggal Miftahul Hamdi Jadi Pembeda

Laskar Mahesa Jenar langsung tampil agresif sejak menit awal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan tuan rumah, tetapi belum menghasilkan gol. Adhyaksa juga beberapa kali mampu memberikan ancaman, termasuk pada menit ke-30 melalui sundulan yang masih mampu diamankan kiper PSIS, Rizky Darmawan.

Upaya PSIS akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-44. Deri Corfe mengirimkan umpan yang disambut sundulan Miftahul Hamdi. Bola meluncur ke gawang Adhyaksa dan membuat PSIS unggul 1-0. Hamdi hampir menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian, namun tembakannya dari jarak dekat masih mampu dibendung kiper Adhyaksa, Dimas Fani.

Kemenangan ini mendongkrak posisi PSIS Semarang ke peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 6 poin dari tiga pertandingan. Sementara Adhyaksa FC Bekasi berada di posisi kedelapan dengan 1 poin.

Widodo C Putro Belum Puas dengan Penyelesaian Akhir

Pelatih Widodo C Putro mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Meski meraih kemenangan, mantan striker Timnas Indonesia itu menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama penyelesaian akhir saat tim berada di area kotak penalti lawan.

“Alhamdulillah, kita bisa memenangkan pertandingan. Terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras, kemudian manajemen dan semuanya. Terima kasih juga kepada suporter yang dari awal sampai akhir terus menyemangati kami sehingga kami bisa mempertahankan kemenangan,” ungkapnya usai pertandingan.

Momen Haru Mengenang Tragedi Kanjuruhan

Selepas pertandingan, para pemain PSIS tidak langsung meninggalkan lapangan. Setelah menyelesaikan anthem, seluruh pemain berdiri di tengah lapangan untuk mengikuti agenda mengenang Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022.

Suasana di Stadion Jatidiri semakin terasa haru ketika lampu stadion dimatikan. Para pemain kemudian berdiri bersama untuk melakukan doa dan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Empat tahun setelah peristiwa memilukan itu, PSIS bersama para pemain dan suporter kembali mengirimkan doa bagi seluruh korban.

Hasil Berbeda di Ajang EPA ONE

Di sisi lain, nama PSIS Semarang juga muncul dalam hasil laga perdana babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (3/10/2026). Dua tim akademi PSIS menelan hasil berbeda.

  • Persib U18 vs PSIS U18: Persib U18 kalah 0-1 dari PSIS Semarang. Gol tunggal ditentukan oleh gelandang serang PSIS, M. Rofiq Januar, pada menit ke-40. Pelatih Persib U18, Tito Agung Setiawan, menilai penyelesaian akhir menjadi persoalan utama timnya.
  • Persib U20 vs PSIS U20: Persib U20 menang telak 7-0 atas PSIS Semarang. Dua gol dicetak Ariel Syahputra, sedangkan lima gol lainnya disumbangkan Azka Fawwaz As Sayyid, Eriko Sulastiano, Malvino Yartana, Kaindra Nabil Purnama Ali, dan M. Fathur Rahmat Putra.

Pelatih Persib U20, Dodik Wahyudi, menyebut kemenangan tersebut tidak terlepas dari kemampuan pemain menerapkan rencana latihan ke pertandingan. Hasil itu menempatkan Persib U20 di posisi pertama klasemen sementara Grup B dengan nilai 3, sama dengan Persis Solo yang menang 4-0 atas Persijap Jepara.

Jadwal dan Prospek ke Depan

Bagi PSIS Semarang, kemenangan atas Adhyaksa FC menjadi modal berharga untuk menjaga tren positif di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Konsistensi penyelesaian akhir akan menjadi kunci jika ingin terus merangsek ke papan atas klasemen.

Sementara itu, kekalahan telak PSIS U20 dari Persib U20 menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan usia muda, terutama dalam menghadapi kompetisi EPA ONE yang baru berjalan satu pekan.

Secara keseluruhan, pekan keempat ini menyuguhkan cerita lengkap bagi PSIS Semarang: kemenangan di level senior, hasil beragam di level akademi, dan yang paling menyentuh, penghormatan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan. Doa bersama di tengah lapangan Stadion Jatidiri menegaskan bahwa sepak bola Indonesia tidak pernah melupakan salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarahnya.

Sumber Berita: JawaPos.com, iNewsSemarang.id, Headline.co.id, IDN Times

Penulis: Andre Rizal Hanafi
Editor: Redaksi Olahraga