Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Paris Saint-Germain terus menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di pentas domestik. Kemenangan 3-1 atas Le Mans FC pada laga Ligue 1 di Parc des Princes menjadi modal berharga bagi pasukan Luis Enrique sebelum menghadapi ujian berat di Liga Champions melawan Manchester City. Hasil tersebut membawa PSG naik ke peringkat kelima klasemen Ligue 1 dengan koleksi poin yang kini hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen, AS Monaco.
Kemenangan Ketiga Beruntun PSG di Ligue 1
Laga melawan tim promosi Le Mans FC tidak berjalan semudah yang dibayangkan. Lucas Beraldo membuka keunggulan PSG melalui titik penalti, sebelum Khvicha Kvaratskhelia dan Maghnes Akliouche menambah dua gol di babak kedua. Desire Doue bahkan gagal mengeksekusi penalti di menit-menit akhir, namun tiga poin tetap diamankan.
Menariknya, Le Mans FC mencatatkan 1,55 expected goals (xG) dalam pertandingan ini. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi untuk tim promosi di Parc des Princes dalam laga Ligue 1 sejak Troyes pada Mei 2022 yang mencatatkan 1,75 xG. Meski demikian, PSG menciptakan peluang senilai 4,25 xG, meskipun hanya 1,72 xG yang berasal dari skema open play.
Luis Enrique Puji Mentalitas Pasukannya
Pelatih asal Spanyol itu mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai pertandingan berjalan sulit, tetapi timnya mampu menunjukkan karakter yang kuat.
“Ini hasil yang hampir sempurna. Kami kebobolan satu gol dan itu terasa berat,” ujar Luis Enrique. “Tetapi jika kita berbicara tentang apa yang kami lakukan, mengetahui bahwa kami menghadapi kesulitan, kami bisa katakan tim ini tampil berani. Kami mengendalikan pertandingan, dan itu tidak mudah karena saya harus mengapresiasi cara Le Mans bermain. Mereka menunjukkan banyak keberanian.”
Ia menambahkan bahwa tiga poin ini sangat penting bagi PSG yang masih berusaha mengejar ketertinggalan di papan atas klasemen. “Kami masih butuh lebih banyak poin untuk naik ke puncak klasemen,” tegasnya.
Peta Klasemen Ligue 1 Terkini
Kemenangan atas Le Mans FC membuat PSG mengoleksi tiga kemenangan beruntun di Ligue 1. Berikut gambaran posisi papan atas klasemen sementara:
- AS Monaco – Pemuncak klasemen, unggul tiga poin atas PSG.
- Paris Saint-Germain – Peringkat kelima, mulai menemukan ritme permainan.
- Le Mans FC – Tim promosi yang tampil mengejutkan meski harus mengakui keunggulan PSG.
Dengan raihan tersebut, persaingan di Ligue 1 musim 2026/27 diprediksi semakin ketat, terutama karena PSG mulai menunjukkan konsistensi setelah awal musim yang kurang mulus.
Ujian Berat Menanti di Liga Champions
Fokus PSG kini beralih ke ajang Eropa. Pasukan Luis Enrique dijadwalkan bertandang ke Etihad Stadium untuk menghadapi Manchester City pada matchday kedua Liga Champions 2026/27. Laga ini menjadi pertarungan taktik antara Enzo Maresca di kubu City dan Luis Enrique di kubu PSG.
Manchester City datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Liverpool 3-0 di Anfield. Erling Haaland membuka keunggulan pada menit ke-65, disusul gol Jeremy Doku dan Rayan Cherki. Kombinasi Cherki, Antoine Semenyo, dan Enzo Fernandez menjadi ancaman serius bagi lini belakang PSG.
Di sisi lain, PSG mengandalkan stabilitas lini tengah yang digalang Joao Neves dan Vitinha, serta kecepatan Achraf Hakimi dan Khvicha Kvaratskhelia dalam skema serangan balik. Lini belakang yang dipimpin Illia Zabarnyi dan Lucas Hernandez akan diuji habis-habisan oleh agresivitas Haaland dan rekan-rekan.
Catatan Statistik dan Sorotan Laga
Duel PSG kontra Manchester City selalu menyajikan drama kelas dunia. Berikut beberapa catatan penting menjelang pertandingan:
- PSG mencatatkan 4,25 xG melawan Le Mans, tertinggi dalam beberapa laga terakhir mereka.
- Le Mans menjadi tim promosi dengan xG tertinggi di Parc des Princes sejak 2022.
- Manchester City tampil impresif dengan kemenangan 3-0 atas Liverpool di Anfield.
- Kebugaran Erling Haaland masih menjadi tanda tanya setelah ditarik keluar saat membela Norwegia.
Dinamika Sepak Bola Eropa Pekan Ini
Pekan ini juga diwarnai berbagai kejutan di liga-liga top Eropa. Bayern Munich ditahan imbang 2-2 oleh Augsburg setelah Manuel Neuer kebobolan gol tercepat dalam sejarah Bundesliga, hanya delapan detik setelah kick-off. Di Spanyol, Vinicius Junior mendapat kartu merah langsung setelah menarik rambut pemain Villarreal, Nathan Saliba, meski Real Madrid tetap menang 1-0.
Sementara itu, di Serie A, Lazio menempel ketat puncak klasemen setelah menang 3-1 atas Monza, meski pelatih Gennaro Gattuso mengkritik penampilan babak kedua timnya. Hasil imbang 1-1 antara Cagliari dan Juventus juga diwarnai drama kartu merah bagi kedua pelatih, Fabio Pisacane dan Luciano Spalletti.
Bagi PSG, momentum kemenangan atas Le Mans FC menjadi bekal penting sebelum menghadapi Manchester City. Klasemen Ligue 1 yang semakin ketat menuntut konsistensi, sementara Liga Champions menuntut kualitas dan mentalitas juara. Jika mampu melewati ujian di Etihad Stadium, PSG berpeluang besar mengukuhkan statusnya sebagai salah satu favorit juara musim ini. Sebaliknya, kekalahan akan membuat tekanan semakin besar bagi Luis Enrique dan pasukannya di kompetisi domestik maupun Eropa.
Sumber Berita: Goal.com, SoccerNews, Football Italia, Daijiworld
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






