Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi memperluas kepemilikan aset hulu minyak dan gas bumi melalui akuisisi Participating Interest (PI) milik Eni di tiga wilayah kerja strategis di Kalimantan Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat portofolio energi Pertamina di sektor hulu migas nasional.
Transaksi tersebut mencakup Wilayah Kerja North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. Ketiga wilayah kerja ini dinilai memiliki peran penting bagi produksi gas serta pengembangan migas laut dalam di Indonesia.
Rincian Penambahan Kepemilikan Saham
Setelah transaksi rampung, PHE tercatat memiliki 10 persen PI di masing-masing Wilayah Kerja North Ganal dan Rapak. Sementara itu, kepemilikan perusahaan di Wilayah Kerja East Sepinggan meningkat dari sebelumnya 15 persen menjadi 25 persen.
| Wilayah Kerja | Kepemilikan Sebelumnya | Kepemilikan Setelah Akuisisi |
|---|---|---|
| North Ganal | – | 10 persen |
| Rapak | – | 10 persen |
| East Sepinggan | 15 persen | 25 persen |
PHE dan Eni menandatangani Sales and Purchase Agreement (SPA) pada Oktober 2026. Kesepakatan ini memperkuat keterlibatan Pertamina di kawasan yang memiliki peran strategis bagi produksi gas dan pengembangan migas laut dalam.
Dampak bagi Portofolio Hulu Migas
Penambahan kepemilikan di tiga wilayah kerja tersebut memberikan akses lebih luas terhadap lapangan produksi, proyek pengembangan, serta peluang eksplorasi. Aset-aset ini dinilai memiliki potensi sumber daya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis hulu migas dalam jangka panjang.
Langkah akuisisi ini menegaskan posisi PHE sebagai salah satu pemain utama di sektor hulu migas nasional, sekaligus memperkokoh sinergi Pertamina dalam mengelola sumber daya energi strategis di Kalimantan Timur.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






