Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | Pemerintah secara resmi melepas 125 truk pengangkut 500 ribu keping genteng dari Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (2/10/2026). Pelepasan logistik ini menjadi bagian dari upaya mendukung Program Gentengisasi dalam skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.
Acara pelepasan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Inisiatif strategis ini merupakan hasil arahan Presiden Prabowo Subianto dan menggunakan genteng berstandar Standar Nasional Indonesia yang diproduksi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lokal Plered.
Penyaluran untuk Bedah Rumah di Jawa Barat
Material atap ini akan disalurkan untuk program bedah rumah di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Tujuannya adalah mempercepat pemenuhan hunian layak melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Pengalihan material atap rumah ke genteng tanah liat diterapkan demi menjaga kenyamanan termal serta kesehatan lingkungan.
Data nasional mencatat penggunaan genteng di Indonesia saat ini baru mencapai 57 persen, sedangkan sisanya masih memakai material seperti seng atau asbes. Kondisi ini menjadi salah satu dasar pemerintah mendorong program gentengisasi secara lebih masif.
Alasan Genteng Tanah Liat Dipilih
Dalam arahannya di Purwakarta, Tito menjelaskan bahwa rumah idealnya menggunakan genteng. Menurutnya, genteng memberikan kenyamanan karena adanya aliran udara dan kemampuan menahan panas, sekaligus tidak menimbulkan kebisingan saat hujan turun.
“Saya bersama Pak Ara Sirait datang ke sini atas perintah Presiden Prabowo untuk program gentengisasi. Rumah itu idealnya pakai genteng, selain adem karena ada aliran udara dan menahan panas, genteng juga tidak bising saat hujan turun,” ujar Tito.
Rincian Logistik yang Dilepas
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah truk | 125 unit |
| Jumlah genteng | 500 ribu keping |
| Titik pelepasan | Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat |
| Standar produk | Standar Nasional Indonesia |
| Produsen | UMKM lokal Plered |
| Wilayah penyaluran | Jawa Barat dan sekitarnya |
Program ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan UMKM sebagai pemasok material. Pemerintah menargetkan percepatan pemenuhan rumah layak huni melalui sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






