NOC Indonesia Evaluasi Pembinaan Usai Raih Lima Emas Asian Games

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

NOC Indonesia Evaluasi Pembinaan Usai Raih Lima Emas Asian Games

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan olahraga nasional setelah kontingen Indonesia menorehkan prestasi gemilang pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Perolehan lima medali emas menjadi dasar utama dalam menelaah efektivitas pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai capaian tersebut sebagai modal penting untuk melakukan pembenahan sistem. Menurutnya, prestasi Indonesia ke depan tidak boleh terus bergantung pada segelintir cabang olahraga saja. Ia menekankan perlunya pembenahan menyeluruh agar prestasi dapat berkembang lebih merata dan berkelanjutan.

Kontingen Indonesia mengakhiri kompetisi dengan raihan lima medali emas, 11 medali perak, dan 23 medali perunggu. Hasil ini melampaui sasaran yang ditetapkan pemerintah, yakni empat medali emas. Meski target terlewati, ada catatan penting yang menjadi sorotan dalam evaluasi.

Medali emas Indonesia hanya disumbangkan oleh empat cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Kondisi ini menjadi salah satu aspek yang perlu ditelaah lebih dalam untuk mengetahui penyebab perbedaan pencapaian antarcabang olahraga.

Berikut rincian perolehan medali kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026:

Jenis Medali Jumlah
Emas 5
Perak 11
Perunggu 23
Total 39

Dari data tersebut, terlihat bahwa kontribusi medali emas masih terpusat pada empat cabang. NOC Indonesia menilai hal ini perlu menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional, mulai dari induk organisasi cabang, pelatih, hingga pemerintah.

Beberapa langkah pembenahan yang perlu dipertimbangkan dalam evaluasi ini antara lain:

  • Pemerataan pembinaan atlet di cabang-cabang potensial yang belum menghasilkan medali emas.
  • Peningkatan kualitas pelatih dan program latihan berkelanjutan.
  • Penguatan sistem kompetisi nasional sebagai sarana seleksi atlet.
  • Dukungan sarana dan prasarana yang lebih merata di berbagai daerah.
  • Monitoring dan evaluasi berkala terhadap capaian tiap cabang olahraga.

Dengan evaluasi menyeluruh ini, NOC Indonesia berharap prestasi pada ajang internasional berikutnya tidak hanya bertumpu pada cabang-cabang tertentu. Pembenahan sistem pembinaan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari berbagai disiplin olahraga, sehingga Indonesia dapat bersaing lebih kompetitif di tingkat Asia maupun dunia.

Penulis: Rusdianto
Editor: Rizky Zulianda