Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Pertarungan sengit antara Manchester City dan Liverpool di Anfield pada pekan keenam Premier League berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tim tamu. Laga yang mempertemukan dua gelandang timnas Argentina, Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister, tidak hanya menyajikan pertarungan taktik di lapangan tengah, tetapi juga menghadirkan momen-momen menarik yang menyita perhatian publik sepak bola.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama berlangsung ketat tanpa banyak peluang bersih. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang matang akibat kurangnya ketajaman para penyerang. Enzo Fernández dan Mac Allister tampil dominan dalam penguasaan bola di lini tengah, keduanya beroperasi sebagai gelandang ganda di sisi kiri lapangan.
Peluang terbaik paruh pertama justru datang dari kedua pemain Argentina tersebut. Mac Allister nyaris membuka keunggulan lewat sebuah penyelesaian akrobatik di dalam kotak penalti setelah kemelut sepak pojok. Tak lama berselang, Enzo Fernández melepaskan tembakan jarak jauh memanfaatkan umpan Rayan Cherki, yang masih bisa diantisipasi kiper Alisson Becker.
Titik balik terjadi pada menit ke-62 ketika Ryan Gravenberch menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Antoine Semenyo di tengah lapangan. Bermain dengan sepuluh pemain membuat Liverpool kehilangan keseimbangan, dan Manchester City langsung memanfaatkan situasi tersebut.
Hanya berselang tiga menit, Enzo Fernández melepaskan umpan terobosan dari area pertahanannya sendiri yang mengirim Semenyo berlari ke tepi kotak penalti. Umpan silangnya mengenai Mac Allister dan bola jatuh ke kaki Erling Haaland, yang tanpa kesulitan mencetak gol pembuka pada menit ke-65. Jeremy Doku menggandakan keunggulan pada menit ke-68 dengan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut gawang, sebelum Cherki menutup pesta gol pada menit ke-78 lewat aksi individu memukau setelah melewati Jeremie Frimpong.
Momen Persahabatan di Tengah Persaingan
Sebelum pertandingan dimulai, kedua pemain yang berstatus juara dunia itu terlihat berpelukan di lorong stadion. Momen keakraban tersebut menegaskan hubungan baik antara keduanya yang baru saja memperkuat timnas Argentina dalam agenda FIFA di bawah asuhan Lionel Scaloni.
Namun, kehangatan itu sempat terganggu oleh insiden kecil di babak kedua. Ketika skor masih imbang tanpa gol, Mac Allister berusaha cepat mengambil bola untuk melanjutkan permainan usai pelanggaran. Enzo Fernández yang lebih dulu menguasai bola justru tidak langsung menyerahkannya kepada rekannya, melainkan melempar bola ke belakang tubuh Mac Allister sambil tersenyum. Aksi jenaka tersebut menjadi salah satu momen paling banyak dibicarakan usai laga.
Dampak bagi Klasemen dan Nilai Pasar
Kemenangan ini membawa Manchester City mengoleksi 18 poin dari enam pertandingan, mempertahankan rekor sempurna mereka di puncak klasemen Premier League. Pasukan Enzo Maresca unggul tiga poin atas Arsenal yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Liverpool tertahan di peringkat kesembilan dengan sembilan poin, memperpanjang tren inkonsistensi mereka musim ini.
Di sisi lain, performa apik Enzo Fernández berdampak pada nilai pasarnya. Menurut pembaruan terakhir Transfermarkt, gelandang kelahiran 2001 tersebut menempati posisi kesebelas dalam daftar pemain termahal dunia dengan valuasi 120 juta euro, setara dengan Yan Diomande, Désiré Doué, Elliot Anderson, Morgan Rogers, dan Declan Rice. Ia menjadi satu-satunya pemain Argentina yang masuk dalam jajaran dua puluh teratas, sekaligus menempatkan diri di ambang sepuluh besar dunia.
Dalam peringkat pemain Amerika Selatan, Julián Álvarez berada di posisi ketiga dengan nilai 110 juta euro, disusul Lautaro Martínez di urutan ketujuh dengan 85 juta euro, Nicolás Paz di posisi kesembilan dengan 80 juta euro, dan Mac Allister di peringkat keempat belas dengan 70 juta euro.
Masa Depan Nomor Punggung Sepuluh
Nama Enzo Fernández juga mencuat dalam perdebatan mengenai siapa yang layak mewarisi nomor punggung sepuluh timnas Argentina setelah Lionel Messi memutuskan pensiun dari Albiceleste. Marcelo Espina, pemain pertama yang mengenakan nomor tersebut pasca era Diego Maradona pada 1994, secara terbuka menjagokan Enzo sebagai penerus yang tepat.
Espina menilai Enzo memiliki posisi yang aman sebagai starter berkat fungsi vitalnya di lini tengah. Ia juga meyakini sang kapten akan membimbing penerus nomor sepuluh tersebut, memberikan restu dan nasihat layaknya seorang mentor bagi generasi berikutnya.
- Skor akhir: Liverpool 0-3 Manchester City
- Pencetak gol: Erling Haaland (65′), Jeremy Doku (68′), Rayan Cherki (78′)
- Kartu merah: Ryan Gravenberch (62′)
- Posisi klasemen: Manchester City pemuncak dengan 18 poin, Liverpool kesembilan dengan 9 poin
Laga ini menjadi bukti bahwa Manchester City masih menjadi kekuatan dominan di Premier League musim ini. Bagi Enzo Fernández, pertandingan di Anfield menjadi panggung sempurna untuk menunjukkan kelasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia, sekaligus mempertegas posisinya sebagai kandidat utama penerus warisan nomor sepuluh Argentina di masa depan.
Sumber Berita: Infobae, Diario Río Negro, Transfermarkt, Radio Mitre
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






