Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Nomor 10 Tak Bisa Dipensiunkan dan Warisan Abadi La Pulga

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Nomor 10 Tak Bisa Dipensiunkan dan Warisan Abadi La Pulga

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Buenos Aires – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan 21 tahunnya bersama Timnas Argentina. Laga melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, menjadi penampilan terakhir La Pulga bersama La Albiceleste. Dalam pertandingan tersebut, Messi tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist saat Argentina menang 3-0 atas Benin pada Rabu (7/10/2026) pagi WIB.

Gol tersebut menjadi gol ke-126 Messi dalam penampilan ke-208 bersama Timnas Argentina, sekaligus menutup karier internasionalnya dengan cara yang sempurna. Pria berusia 39 tahun itu meninggalkan warisan luar biasa setelah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, Copa America 2021, dan Copa America 2024. Ia juga tercatat sebagai top skor dan top assist sepanjang masa Timnas Argentina.

Nomor 10 Tak Bisa Dipensiunkan karena Regulasi FIFA

Besarnya kontribusi Messi memunculkan wacana untuk memensiunkan nomor 10 yang identik dengannya. Namun, Argentina tidak bisa mewujudkan rencana tersebut karena terbentur regulasi FIFA. FIFA mewajibkan tim nasional menggunakan nomor punggung secara berurutan dalam turnamen mayor, mulai dari 1 hingga 26 pada Piala Dunia. Karena itu, tidak ada nomor yang bisa sengaja dikosongkan meski memiliki nilai sejarah besar.

Argentina sebenarnya pernah mencoba memensiunkan nomor 10 untuk menghormati Diego Maradona menjelang Piala Dunia 2002. Namun, FIFA menolak permohonan tersebut dan nomor 10 akhirnya dikenakan Ariel Ortega. Messi sendiri pertama kali mengenakan nomor 10 bersama Argentina pada 2009 dan mengakhirinya dengan standar yang sangat tinggi bagi penerusnya.

Siapa Penerus Nomor 10 Argentina?

Pertanyaan besar kini muncul: siapa yang paling layak mengenakan nomor keramat tersebut setelah era Messi berakhir? Beberapa nama mulai masuk dalam bursa penerus nomor 10 Timnas Argentina.

  • Nico Paz dari Como menjadi salah satu kandidat favorit di mata penggemar karena memiliki kaki kiri dan kreativitas yang identik dengan pemain nomor 10. Pemain 22 tahun ini telah mengemas 13 caps untuk Argentina dengan torehan tiga gol, dan membawa Como mentas di Liga Champions untuk pertama kalinya musim ini.
  • Franco Mastantuono dari Fiorentina, yang berstatus pinjaman dari Real Madrid, juga masuk dalam bursa. Gaya bermain serta kreativitasnya membuat Mastantuono dinilai memiliki karakter yang cocok untuk mengenakan nomor tersebut.

Direktur Teknik Como, Carlaberto Ludi, menilai Nico Paz layak mewarisi nomor 10 Timnas Argentina dari Lionel Messi. Menurutnya, Paz tidak hanya punya bakat besar tapi juga didukung oleh kepribadian yang istimewa.

Penghormatan dari Ronaldo hingga Ronaldinho

Messi mendapat penghormatan dari sejumlah pesepakbola dunia setelah menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina. Cristiano Ronaldo, rival abadinya, mengetepikan persaingan yang sudah berlangsung bertahun-tahun untuk memberikan penghormatan menyentuh hati.

Bintang Portugal itu menggunakan media sosial untuk meraikan rekannya tersebut. “Leo, begitu banyak tahun membela negaramu dan sebuah sejarah yang akan bertahan selamanya. Semua rasa hormat saya atas apa yang telah kamu capai bersama Argentina,” tulis Ronaldo. Komen Ronaldo di hantaran Instagram Messi itu telah menerima lebih dari 4,5 juta tanda suka.

Ronaldinho, mantan rekan setim Messi di Barcelona pada 2003 hingga 2008, juga menyampaikan pesan khusus. “Sungguh sebuah kebahagiaan dan kegembiraan bisa menjadi bagian dari kisahmu sejak hari pertama, Saudaraku! Kau membuat kami tersenyum dan begitu menikmati sepak bola. Namamu terukir dalam sejarah negaramu dan seluruh dunia,” tulis Ronaldinho di X.

Selain Ronaldo dan Ronaldinho, pesan penghormatan juga datang dari Neymar, Luis Suarez, hingga sejumlah klub Argentina. Persaingan Messi dan Ronaldo sendiri menjadi salah satu cerita terbesar dalam sepak bola dunia. Dari 2008 hingga 2023, kedua pemain mendominasi anugerah individu dengan memenangi keseluruhan 13 trofi Ballon d’Or. Messi mendahului dengan delapan kemenangan, sedangkan Ronaldo meraih lima.

Rekor yang Sulit Dipecahkan

Perjalanan Messi bersama Timnas Argentina tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada 2016 setelah kalah dari Chile di final Copa America. Namun, Messi membatalkan keputusan itu. Pilihan tersebut terbukti tepat karena setelahnya ia berhasil membawa Argentina meraih tiga trofi bergengsi.

Selama membela Timnas Argentina, Messi mencatatkan 208 penampilan, jumlah terbanyak sepanjang sejarah tim nasional. Beberapa rekor yang bakal sulit dipecahkan antara lain jumlah penampilan terbanyak, top skor sepanjang masa dengan 126 gol, top assist sepanjang masa, serta gelar juara Piala Dunia, Copa America, dan Finalissima.

Keputusan Messi untuk pensiun menandai berakhirnya sebuah era keemasan bagi Timnas Argentina. Warisan yang ia tinggalkan tidak hanya berupa trofi dan rekor, tetapi juga inspirasi bagi generasi pesepakbola berikutnya. Kini, tugas berat menanti Argentina untuk menemukan sosok yang mampu meneruskan kejayaan La Albiceleste sekaligus mengenakan nomor 10 yang begitu melekat dengan nama Lionel Messi.

Sumber Berita: Liputan6.com, VOCKET FC, detikSport, iNews.id, Bola.com

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda