Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Insiden penerbangan FZ1073 milik Flydubai dari Dubai menuju Tel Aviv tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa kopilot pesawat tersebut, Hammam Al-Hammami, berencana menabrakkan Boeing 737 MAX ke Bandara Ben Gurion di Tel Aviv atau gedung bertingkat di kota tersebut. Rencana itu terungkap dalam pemeriksaan setelah insiden penerbangan yang membawa lebih dari 180 penumpang itu.
Pihak berwenang Uni Emirat Arab belum merilis detail resmi mengenai hasil pemeriksaan awal. Namun, pernyataan Jaksa Agung menegaskan bahwa proses hukum akan dijalankan secara transparan untuk memastikan semua fakta terungkap.
- Penerbangan: FZ1073 rute Dubai–Tel Aviv
- Pesawat: Boeing 737 MAX
- Jumlah penumpang: lebih dari 180 orang
- Kopilot: Hammam Al-Hammami
- Target dugaan: Bandara Ben Gurion atau gedung bertingkat di Tel Aviv
- Motif dugaan: meniru serangan 11 September 2001
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Flydubai maupun otoritas penerbangan terkait langkah lanjutan yang akan diambil. Publik menantikan hasil penyelidikan yang dijanjikan akan mengungkap seluruh kronologi dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






