Irjen Pol Berganti, Polda Banten, DIY, dan Kepri Pasang Komitmen Baru demi Polisi Bersama Masyarakat

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Irjen Pol Berganti, Polda Banten, DIY, dan Kepri Pasang Komitmen Baru demi Polisi Bersama Masyarakat

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | JAKARTA – Gelombang pergantian kepemimpinan di jajaran Kepolisian Daerah kembali terjadi. Tiga Polda, yakni Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Kepulauan Riau (Kepri), resmi memiliki orang nomor satu baru. Prosesi serah terima Pataka dan Farewell Parade menjadi penanda beralihnya tongkat estafet kepemimpinan, sekaligus momentum menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Polda Banten: Pataka Gawe Kuta Baluwarti Berpindah Tangan

Di Serang, Polda Banten menggelar Upacara Serah Terima Pataka Polda Banten “Gawe Kuta Baluwarti” sekaligus Farewell Parade, Kamis (8/10). Upacara di Lapangan Upacara Polda Banten itu menjadi simbolis peralihan kepemimpinan dari Kapolda Banten sebelumnya, Irjen Pol Hengki, kepada Kapolda Banten yang baru, Irjen Pol Hendra Kurniawan.

Serah terima Pataka bukan sekadar prosesi seremonial. Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” dimaknai sebagai simbol berlanjutnya kehormatan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian seluruh jajaran Polda Banten dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Momentum ini juga menjadi penegasan bahwa estafet kepemimpinan tidak mengubah arah pengabdian, melainkan memperkuat kesinambungan tugas kepolisian di wilayah Banten.

Polda DIY: Irjen Langgeng Purnomo Tekankan Penguatan Internal

Di Yogyakarta, Kapolda DIY yang baru, Irjen Pol Langgeng Purnomo, menempatkan penguatan komitmen internal, integritas, dan peningkatan kualitas personel sebagai fondasi mewujudkan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Arahan itu disampaikan saat ia memimpin Upacara Serah Terima Pataka Polda DIY, Jumat (9/10/2026).

Irjen Langgeng sebelumnya resmi dilantik Kapolri pada 3 Oktober 2026 untuk menggantikan Irjen Pol Anggoro Sukartono. Dalam amanat pertamanya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program “Polisi Bersama Masyarakat” tidak hanya bergantung pada kegiatan di lapangan, melainkan harus dimulai dari komitmen setiap personel dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab.

“Untuk mewujudkan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, hal pertama yang harus dilakukan adalah penguatan komitmen untuk konsisten berbuat kebaikan, menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Kita memerlukan ‘bahan bakar’ yang menggerakkan pikiran dan hati, yaitu niat positif dan keinginan luhur untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegas Irjen Langgeng.

Pria kelahiran Kebumen itu menekankan pentingnya nilai spiritual sebagai energi utama bagi personel ketika menjalankan tugas kepolisian. Nilai tersebut harus berjalan beriringan dengan introspeksi berkelanjutan serta upaya memperbaiki kualitas diri, mencakup kemampuan teknis maupun aspek kepribadian setiap personel Polda DIY. Ia pun mengajak seluruh personel meluruskan niat, menata diri, dan menjalankan tugas dengan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Polda Kepri: Irjen Suhendri Ajak Kerja Keras dengan Semangat Kebersamaan

Di Batam, Irjen Pol Suhendri resmi menjabat sebagai Kapolda Kepri menggantikan Komjen Pol Asep Safrudin. Dalam sambutan perdananya, Suhendri mengajak seluruh jajaran bekerja keras dengan semangat kebersamaan. Ia juga berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan program yang telah dirintis pendahulunya, dengan memperhatikan karakteristik wilayah Kepri yang unik dari segi geografis, keamanan, dan sosial kemasyarakatan.

Suhendri memberikan penghargaan kepada Asep Safrudin yang dinilai telah membawa kemajuan, memperkuat soliditas organisasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suhendri diketahui pernah memimpin Brimob Polda Kepri dan menjabat Kapolres Tanjungpinang. Sementara itu, Asep menitipkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang telah terbangun agar terus dipertahankan, serta berpesan agar dukungan dan loyalitas yang selama ini diberikan kepadanya dilanjutkan kepada Kapolda yang baru.

“Di bawah kepemimpinan Irjen Suhendri, Polda Kepri akan terus mendukung program Kapolri serta program Asta Cita Presiden sebagai arah kebijakan pembangunan nasional,” ujarnya. Asep bertugas di Kepri selama tiga tahun tiga bulan sepuluh hari, dan menegaskan bahwa capaian Polda Kepri merupakan hasil sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat.

Estafet Kepemimpinan dan Arah Kebijakan

Ketiga pergantian kepemimpinan ini menunjukkan pola yang sama: serah terima jabatan bukan hanya soal simbol, tetapi soal keberlanjutan program dan penguatan internal organisasi. Berikut poin-poin utama dari rangkaian pergantian tersebut:

  • Polda Banten: Irjen Pol Hengki digantikan Irjen Pol Hendra Kurniawan melalui serah terima Pataka “Gawe Kuta Baluwarti”.
  • Polda DIY: Irjen Pol Langgeng Purnomo menggantikan Irjen Pol Anggoro Sukartono, menekankan penguatan komitmen internal dan nilai spiritual.
  • Polda Kepri: Irjen Pol Suhendri menggantikan Komjen Pol Asep Safrudin, mengusung semangat kebersamaan dan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden.

Program “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi benang merah yang menghubungkan ketiga Polda. Program ini menuntut kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, adil, transparan, dan berintegritas. Penguatan dari sisi internal diyakini menjadi dasar bagi anggota kepolisian dalam memberikan pelayanan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Dengan kepemimpinan baru di Banten, DIY, dan Kepri, publik menaruh harapan besar agar janji-janji perbaikan itu tidak berhenti di atas panggung upacara. Konsistensi, keteladanan, dan kedekatan dengan masyarakat akan menjadi ukuran keberhasilan estafet kepemimpinan ini.

Sumber Berita: iNewsBanten.id, Headline.co.id, KompasTV, dan media Kepri.

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda