Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, membuat pernyataan mengejutkan terkait sumber pendanaan kampanye politik pada pemilihan umum lalu. Ia mengungkapkan bahwa sektor minyak dan gas menjadi penopang utama dana kampanye tersebut.
Pengakuan ini disampaikan Hashim saat memberikan sambutan dalam agenda Investor Daily Summit 2026 di Jakarta pada Rabu (7/10/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan telah berkecimpung di industri minyak dan gas bumi selama lebih dari tiga dekade.
“Saya bisa membiayai kampanye politik itu dari migas, Pak. Terus terang saja,” ujar Hashim dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut menegaskan keterkaitan antara aktivitas bisnis di sektor energi dengan pendanaan politik. Sebagai tokoh yang lama berkecimpung di industri migas, Hashim menyebut pengalaman panjangnya di sektor tersebut menjadi sumber dana yang digunakan untuk membiayai kebutuhan kampanye.
Berikut sejumlah poin penting dari pernyataan Hashim Djojohadikusumo:
- Biaya kampanye politik pada pemilu lalu berasal dari bisnis minyak dan gas.
- Pengakuan disampaikan dalam Investor Daily Summit 2026 di Jakarta.
- Hashim mengaku telah berkecimpung di industri migas lebih dari tiga dekade.
- Pernyataan disampaikan secara terbuka dalam forum publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai rincian jumlah dana maupun mekanisme pendanaan kampanye yang dimaksud. Publik menantikan penjelasan tambahan terkait pernyataan tersebut, mengingat posisi Hashim sebagai pejabat khusus di bidang iklim dan energi.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






