Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Harga emas global maupun logam mulia di pasar domestik diproyeksikan masih memiliki peluang untuk menguat sepanjang Oktober 2026. Meski demikian, pergerakan harga tetap dibayangi potensi koreksi jangka pendek yang dipicu oleh dinamika pasar keuangan global.
Proyeksi tersebut mengemuka di tengah fluktuasi harga emas yang dalam beberapa waktu terakhir sempat mengalami tekanan jual. Penurunan harga terbaru yang tertahan di level support teknis justru dinilai menjadi momentum pemulihan yang menarik bagi para investor.
Co-founder DeCarley Trading, Carley Garner, menilai bahwa level support teknis yang mampu menahan harga saat ini menjadi titik pijakan bagi emas untuk kembali bergerak naik. Menurutnya, potensi kenaikan tersebut tidak perlu sampai menyentuh level ekstrem, namun cukup untuk memberikan ruang cuan bagi pelaku pasar.
“Apakah menurut saya harga emas akan mencapai US$ 5.000 atau US$ 5.500? Tidak. Namun, menurut saya pergerakan tiga atau empat ratus poin berikutnya kemungkinan akan mengarah ke atas,” ujar Carley Garner.
Pernyataan tersebut memberikan gambaran bahwa prospek emas jangka pendek masih cenderung positif, meskipun target harga yang dibidik tidak seagresif proyeksi sebagian analis lain. Garner melihat pergerakan tiga hingga empat ratus poin sebagai rentang yang realistis untuk skenario kenaikan berikutnya.
Berikut sejumlah faktor yang perlu dicermati investor dalam menyikapi proyeksi harga emas sepanjang Oktober 2026:
- Level support teknis yang berhasil menahan harga menjadi indikator awal potensi rebound.
- Dinamika pasar keuangan global masih berpotensi memicu koreksi jangka pendek.
- Target kenaikan yang diproyeksikan berada pada kisaran tiga hingga empat ratus poin.
- Sentimen investor terhadap logam mulia cenderung membaik seiring momentum pemulihan.
Meski prospek penguatan terbuka, investor tetap disarankan mencermati perkembangan pasar secara berkala. Pasalnya, koreksi jangka pendek dapat terjadi kapan saja seiring perubahan kondisi ekonomi global yang cepat.
Secara keseluruhan, proyeksi penguatan emas sepanjang Oktober 2026 menjadi sinyal positif bagi pasar logam mulia. Dengan mencermati level support dan dinamika global, investor dapat menyusun strategi yang lebih terukur dalam menghadapi pergerakan harga.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






