Fenomena ‘Unhinged’ Mengguncang Dunia: Dari Film Russell Crowe hingga Teror di Jalanan California

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Fenomena 'Unhinged' Mengguncang Dunia: Dari Film Russell Crowe hingga Teror di Jalanan California

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Istilah unhinged atau perilaku tak terkendali kembali mencuri perhatian publik global dalam sepekan terakhir. Dari layar kaca hingga jalanan kota, serangkaian peristiwa ganjil dan mengerikan memperlihatkan bagaimana kemarahan serta kekacauan mental dapat berujung pada aksi yang jauh dari nalar sehat. Fenomena ini pun menjelma menjadi cermin bagaimana masyarakat modern bergulat dengan emosi yang sulit dikendalikan.

Unhinged di Layar Kaca: Kontroversi Monster dan Teror Road Rage

Netflix kembali menjadi pusat perhatian lewat seri antologi garapan Ryan Murphy, Monster: The Lizzie Borden Story. Dirilis pada 17 September, seri delapan episode ini mengangkat kembali kasus pembunuhan keji tahun 1892 yang menewaskan Andrew dan Abby Borden akibat hantaman kapak di kediaman mereka. Lizzie Borden, sang putri, langsung menjadi tersangka utama dalam kasus yang hingga kini masih menyisakan misteri.

Sejak penayangannya, seri ini sukses besar dan bertahan di daftar sepuluh besar Netflix dengan jutaan penonton. Namun, kesuksesan tersebut tidak lepas dari kontroversi. Sebagian penonton mengaku syok dan sulit tidur karena adegan-adegan yang dinilai terlalu gelap dan mengerikan. Di platform Rotten Tomatoes, kritik tajam bermunculan, mulai dari tuduhan ketidakakuratan sejarah, alur yang bertele-tele, hingga penggambaran kekerasan yang dianggap hanya untuk memancing keterkejutan.

Meski demikian, tidak sedikit pula yang memuji seri ini. Seorang warganet menyebutnya sebagai tontonan yang benar-benar unhinged, sementara yang lain mengaku harus menuntaskan enam episode dalam sekali duduk dan memperkirakan akan mengalami mimpi buruk selama beberapa hari. Perdebatan ini justru semakin memperkuat posisi seri tersebut sebagai fenomena budaya populer.

Di sisi lain, dunia perfilman juga pernah menghadirkan kisah serupa melalui film Unhinged yang rilis pada 2020. Disutradarai Derrick Borte dan dibintangi Russell Crowe, film berdurasi 90 menit ini mengisahkan Rachel, seorang ibu yang memicu kemarahan seorang pria misterius setelah membunyikan klakson di persimpangan jalan. Konflik sepele itu berubah menjadi permainan kucing-kucingan yang mematikan, menggambarkan bagaimana road rage dapat berkembang menjadi teror mengerikan. Dengan rating R, film ini menegaskan bahwa kemarahan yang dibiarkan dapat meledak menjadi tindakan di luar kendali.

Kekacauan Nyata di Jalanan California

Jika film dan serial menyajikan fiksi, kenyataan di California justru tidak kalah liar. Sebuah rekaman viral memperlihatkan seorang pria tanpa baju mengendarai bus kota bekas San Francisco Muni di jalanan West Oakland. Bus tersebut dalam kondisi rusak parah, dengan kaca depan hilang, sisa kaca retak, dan pelat nomor berbahan kertas terpasang di bumper. Ironisnya, papan elektronik di atas bus masih menyala dengan tulisan “Not in Service”.

Klip tersebut menyebar cepat dari Instagram ke forum Reddit dan mendapat julukan “Oakland seperti server GTA”. Identitas pengemudi, cara ia memperoleh bus, dan motifnya masih misteri. Insiden ini turut menyoroti nasib armada transit tua San Francisco yang perlahan dipensiunkan seiring hadirnya bus listrik generasi baru, sehingga kendaraan bekas tersebut berpotensi berpindah ke tangan swasta.

Tak hanya itu, aksi lebih berbahaya terjadi di Bandara John Wayne, California. Skyler Jay Barr, 26 tahun, warga Everett, Washington, ditangkap atas tuduhan pencurian kendaraan, perusakan, dan pelanggaran masuk area terbatas. Pria yang sedang menunggu penerbangannya itu diduga menyelinap melalui pintu terbatas, menuruni tangga, lalu menuju apron bandara. Ia dilaporkan menaiki kendaraan penarik pesawat di dekat Gate 12 dan melaju ke arah Gate 7, bahkan nyaris menabrak pesawat Alaska Airlines sebelum menabrak sebuah kendaraan dan mencoba mencuri truk lain. Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 waktu setempat itu berakhir setelah polisi berhasil meringkusnya.

Ketika ‘Unhinged’ Menjadi Cerminan Zaman

Fenomena unhinged juga merambah dunia hiburan tanah air, khususnya sinetron Coronation Street. Karakter Jodie Ramsey, yang diperankan Olivia Frances Brown, menuai perhatian setelah aksinya mengungkap sisi gelap di cobbles. Jodie, adik Shona yang lama hilang, perlahan berusaha mengambil alih kehidupan kakaknya, termasuk berupaya menipu keluarga agar mengira Shona mengalami depresi pascapersalinan. Puncaknya, ia nekat menembak seseorang dalam episode Kamis, 8 Oktober, membuat para penggemar menyerukan pembelaan terhadap sang aktris atas karakter kejam yang ia perankan.

Dari kasus-kasus tersebut, terlihat pola yang sama: kemarahan, obsesi, dan ketidakstabilan emosi yang tidak tertangani dapat melahirkan tindakan destruktif. Baik di dunia fiksi maupun nyata, perilaku unhinged menjadi pengingat bahwa kesehatan mental dan pengendalian diri adalah hal yang tak bisa diabaikan.

Pada akhirnya, fenomena ini bukan sekadar hiburan atau berita viral semata. Ia adalah cermin yang memantulkan kegelisahan zaman, sekaligus panggilan untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis di sekitar kita. Ketika batas antara hiburan dan kenyataan semakin kabur, kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi menjadi kunci agar tidak terjerumus ke dalam kekacauan yang sama.

Sumber Berita: Mirror, New York Post, Detik, Manchester Evening News.

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda