Gayatri Putri News – 10 Oktober 2026 | Serie A kembali bergulir akhir pekan ini setelah jeda internasional yang panjang, dan AC Milan menjadi salah satu klub yang paling menarik perhatian. Rossoneri akan bertandang ke markas Sassuolo pada Minggu, 11 Oktober 2026, dengan misi menjaga rekor tak terkalahkan sekaligus memperkecil jarak dari pemuncak klasemen. Laga di Stadio Mapei itu menjadi panggung bagi sejumlah cerita besar yang tengah berkembang di San Siro, mulai dari kembalinya Christian Pulisic ke kondisi terbaik, eksperimen taktik Ruben Amorim dengan pertahanan empat bek, hingga perburuan striker muda Real Madrid, Endrick.
Pulisic Akhirnya Kembali Sehat
Kabar terbaik bagi Milan datang dari Christian Pulisic. Penyerang tim nasional Amerika Serikat itu harus memulai musim dengan tertatih-tatih karena pemulihan cedera yang ia alami di Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut membuatnya tidak dipanggil Mauricio Pochettino pada jeda internasional terakhir. Namun, Pulisic kini dinyatakan pulih sepenuhnya dan siap menjadi opsi utama bagi Ruben Amorim.
Pulisic mencetak gol pertamanya musim ini saat Milan mengalahkan Lecce sebelum jeda, sebuah momen yang terasa sangat dinanti. Gol itu lahir 266 hari setelah gol Serie A terakhirnya, tepatnya pada 28 Desember 2025 melawan Verona. Sepanjang periode paceklik tersebut, ia melepaskan 39 tembakan tanpa hasil sebelum akhirnya memecah kebuntuan lewat percobaan ke-40. Statistik itu menunjukkan betapa pentingnya kehadiran Pulisic bagi lini serang Milan yang tengah mencari konsistensi.
Amorim dan Proyek Pertahanan Empat Bek
Perubahan taktik menjadi sorotan lain di Milanello. Ruben Amorim mulai mengasah konsep pertahanan empat bek dalam fase build-up, sebuah pendekatan yang mulai terlihat pada laga melawan Lecce, 20 September lalu. Dalam skema ini, bek tengah kanan melebar beberapa meter untuk berperan sebagai bek kanan, dengan tugas menyerang garis lawan melalui penetrasi sentral serta melancarkan umpan vertikal ke lini depan.
Filosofi baru ini disebut-sebut akan memengaruhi keputusan Milan di bursa transfer. Beberapa nama masuk dalam daftar buruan untuk posisi bek sayap:
- Zachary Athekame, pemain muda kelahiran 2004 yang tengah menjalani masa pinjaman, diproyeksikan kembali pada Juli mendatang sebagai bek sayap dalam formasi empat pemain.
- Tiago Santos, bek kanan Lille yang selalu disukai Milan dan kembali tampil tajam dengan dua gol di awal musim Ligue 1.
- Nuno Tavares, opsi untuk sisi kiri yang sempat dijajaki sejak musim panas lalu.
- Rayan Ait-Nouri, bek kiri Aljazair milik Manchester City dengan valuasi sekitar 30 juta euro.
Endrick dan Ambisi Milan di Bursa Transfer
Di lini depan, Milan dikabarkan berada di posisi terdepan untuk merekrut Endrick. Penyerang muda Brasil itu belum menemukan tempat di Real Madrid di bawah asuhan Jose Mourinho. Ia hanya tampil empat menit musim ini, yakni saat kemenangan 3-2 atas Elche. Padahal, musim lalu bersama Olympique Lyon ia mencatatkan delapan gol dan delapan assist dalam 21 penampilan di semua kompetisi. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Endrick membuka pintu untuk pindah ke Milan pada jendela transfer musim dingin.
Milan saat ini hanya memiliki dua striker murni, yakni Goncalo Ramos yang datang dari PSG dengan harga 74 juta euro, serta talenta muda 18 tahun, Francesco Camarda. Kehadiran Endrick dinilai bisa menambah kualitas lini serang Rossoneri. Legenda Italia, Christian Vieri, bahkan menilai transfer Goncalo Ramos sebagai langkah tepat yang mengakhiri pencarian panjang Milan akan penyerang tengah berkualitas. Meski begitu, Milan tidak sendirian karena AS Roma dan Aston Villa turut memantau situasi Endrick.
Ujian Berat di Markas Sassuolo
Di atas kertas, Milan diunggulkan atas Sassuolo. Amorim sejauh ini membawa Milan meraih 11 poin dari lima laga Serie A dan belum terkalahkan. Kemenangan 3-0 atas Lecce memutus tren tiga laga tanpa kemenangan, sekaligus menjaga jarak dua poin dari Roma di puncak klasemen. Namun, Sassuolo bukan lawan yang mudah. Dalam sembilan pertemuan terakhir di Serie A, Milan hanya menang dua kali, dan belum pernah menang dalam tiga kunjungan terakhir ke Stadio Mapei.
Sassuolo asuhan Alberto Aquilani juga punya modal kepercayaan diri setelah mengalahkan Juventus dalam laga lima gol, meski kemudian takluk dari Monza dan turun ke peringkat 10. Domenico Berardi menjadi ancaman utama dengan 12 gol dalam 20 laga liga melawan Milan. Masalah cedera masih menghantui tuan rumah, dengan Fali Cande, Edoardo Pieragnolo, Ismael Kone, dan Jay Idzes dipastikan absen. Milan sendiri kehilangan Alexis Saelemaekers yang mengalami cedera pergelangan kaki dan kemungkinan baru kembali awal tahun depan, sementara Pervis Estupinan diharapkan pulih dari cedera lutut.
Peta Persaingan Serie A
Pekan keenam Serie A juga menyajikan laga-laga penting lain. Inter menjamu Parma di San Siro pada Sabtu, sementara Napoli berusaha bangkit melawan Frosinone yang tampil mengejutkan dengan 10 poin. Napoli baru mengumpulkan tujuh poin dari lima laga dan kini bisa kembali diperkuat Scott McTominay setelah menjalani prosedur ablasi jantung bulan lalu. Di laga paling dinanti, Como menjamu AS Roma, sementara Lazio, Juventus, dan Atalanta juga bersiap melanjutkan momentum masing-masing.
Bagi Milan, laga melawan Sassuolo bukan sekadar soal tiga poin. Ini adalah kesempatan membuktikan bahwa proyek Amorim berjalan sesuai rencana, bahwa Pulisic benar-benar kembali menjadi pembeda, dan bahwa ambisi merekrut pemain seperti Endrick sejalan dengan target besar klub. Jika Rossoneri mampu melewati ujian di Reggio Emilia dengan kemenangan, tekanan kepada para pesaing di papan atas akan semakin terasa. Sebaliknya, hasil buruk bisa membuka celah keraguan di tengah musim yang masih panjang. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Amorim meracik timnya di Stadio Mapei.
Sumber Berita: CBS Sports, Goal.com, Sport.fr, Fussball Transfers, Bongda24h
Penulis: Rizky Zulianda
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






