Sassuolo Taklukkan Juventus, Jay Idzes Jadi Sorotan Meski Didera Cedera

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Sassuolo Taklukkan Juventus, Jay Idzes Jadi Sorotan Meski Didera Cedera

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 15 September 2026 | Drama tersaji di Mapei Stadium pada Senin (14/9/2026) dini hari WIB, saat Sassuolo berhasil mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus dalam lanjutan Serie A. Laga yang berlangsung sengit ini menjadi pembuktian ketangguhan tuan rumah di hadapan raksasa Turin, sekaligus memberikan catatan khusus bagi bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Dominasi Bertahan Jay Idzes

Jay Idzes kembali dipercaya tampil sebagai starter untuk menjaga lini pertahanan Sassuolo. Penampilannya sepanjang 80 menit di lapangan mendapatkan apresiasi tinggi dari media Italia. Idzes dinilai sukses menjalankan tugasnya dengan meredam pergerakan penyerang Juventus, Randal Kolo Muani. Selama berada di lapangan, catatan statistik Idzes cukup impresif dengan melakukan dua sapuan, satu intersep, dan empat kali perebutan bola yang krusial.

Fakta menarik mencuat bahwa gawang Sassuolo tetap steril dari gol Juventus selama Idzes masih bermain. Juventus baru mampu memecah kebuntuan setelah sang kapten Tim Garuda tersebut ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Duje Caleta-Car karena mengalami masalah fisik. Kondisi cedera ini tentu memicu kekhawatiran bagi publik sepak bola Indonesia, mengingat agenda FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan segera bergulir dalam waktu dekat.

Jalannya Pertandingan yang Intens

Pertandingan Sassuolo melawan Juventus menjadi salah satu laga paling menghibur di pekan keempat Serie A. Setelah sempat bermain imbang 1-1 berkat gol Sebastiano Esposito bagi Sassuolo dan balasan dari Edon Zhegrova, laga memanas di menit-menit akhir. Kieron Bowie sempat membawa Sassuolo unggul 2-1 pada menit ke-89. Juventus merespons cepat melalui gol kedua Zhegrova pada menit ke-90+1, namun Vasilije Adzic akhirnya memastikan kemenangan dramatis Sassuolo lewat golnya di menit ke-90+4.

Kemenangan ini membawa Sassuolo mengoleksi 7 poin dan berada di peringkat ke-9, menempel ketat Juventus yang memiliki perolehan poin sama. Hasil ini sekaligus menegaskan tren positif Serie A musim ini yang mencatatkan sejarah baru dengan tidak adanya hasil imbang 0-0 dalam 40 pertandingan pembuka di dua kasta teratas liga Italia.

Stabilitas Kepelatihan dan Masa Depan Spalletti

Di balik kekalahan tersebut, posisi pelatih Juventus, Luciano Spalletti, kini mulai mendapat sorotan. CEO Juventus, Giovanni Carnevali, menyatakan bahwa mengganti pelatih bukanlah prinsip yang ia pegang, meski tim asuhannya kini sedang berada dalam tekanan setelah gagal meraih poin penuh. Carnevali sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat sabar dalam mengelola pelatih selama masa kepemimpinannya di Sassuolo, dengan hanya melakukan dua kali pemecatan dalam 12 musim terakhir.

Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan bahwa Sassuolo memiliki mentalitas pemenang yang kuat di bawah arahan strategi yang tepat. Bagi Jay Idzes, performa solid melawan tim besar seperti Juventus menjadi modal berharga bagi kariernya di Eropa. Kini, fokus utama bagi sang pemain adalah pemulihan cedera agar dapat segera kembali ke kondisi puncak, baik untuk kepentingan klub maupun persiapan membela negara di ajang internasional mendatang.