Gayatri Putri News – 15 September 2026 | Tim relawan pemadam kebakaran di Kota Banjarbaru yang tergabung dalam Banjarbaru Rescue (Bares) 698 saat ini tengah menghadapi kendala operasional yang serius saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kendala utama yang dihadapi adalah lamanya waktu antrean saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Ketua Bares 698, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, menegaskan bahwa kecepatan merupakan kunci utama dalam memadamkan titik api. Keterlambatan armada akibat terjebak antrean di SPBU dapat berdampak fatal terhadap efektivitas penanganan karhutla di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya mendorong adanya kebijakan prioritas bagi kendaraan relawan.
Dalam pertemuan dengan pihak Pertamina pada 4 September 2026, relawan telah mengajukan permohonan agar diberikan akses pengisian BBM lebih cepat. Kemas menekankan beberapa poin penting terkait tuntutan tersebut:
- Relawan tidak meminta BBM gratis, melainkan tetap membelinya sesuai harga normal.
- Tujuan utama adalah mempercepat mobilitas armada saat situasi darurat.
- Diperlukan adanya mekanisme atau standar prosedur yang jelas di setiap SPBU.
- Penggunaan penanda khusus atau pengumuman resmi dari Pertamina dapat membantu petugas SPBU memberikan pelayanan prioritas.
Kemas juga memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pertamina di wilayah Kabupaten Banjar yang telah berhasil menerapkan sistem bebas antre bagi armada relawan karhutla. Ia berharap langkah serupa dapat segera diimplementasikan di Kota Banjarbaru agar para relawan tidak lagi terhambat oleh antrean panjang saat sedang menjalankan misi kemanusiaan.
Meskipun saat ini permohonan tersebut masih terkendala regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) internal Pertamina, pihak Bares 698 terus berupaya menjalin koordinasi lebih lanjut. Harapannya, solusi yang fleksibel dapat ditemukan demi menjaga kelancaran operasional pemadaman karhutla yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat Banjarbaru.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






