Gayatri Putri News – 18 September 2026 | Barcelona kembali menegaskan dominasi mereka di kancah La Liga musim 2026/2027 setelah meraih kemenangan telak 7-2 atas tim promosi, Racing Santander, di Camp Nou. Kemenangan ini sekaligus menandai rekor sempurna Blaugrana dengan menyapu bersih enam pertandingan awal musim ini, menempatkan mereka kokoh di puncak klasemen dengan raihan 18 poin.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal ini menjadi panggung bagi bintang Brasil, Raphinha, yang tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick. Barcelona membuka keunggulan melalui tendangan keras Joao Cancelo, disusul eksekusi penalti Raphinha. Meskipun Racing Santander mencoba memberikan perlawanan, serangan bertubi-tubi dari tuan rumah membuat pertahanan tim tamu kewalahan sepanjang laga.
Aksi Yassir Zabiri di Tengah Dominasi Barcelona
Di balik dominasi Barcelona, Racing Santander sempat memberikan perlawanan melalui dua gol balasan. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-65, ketika Yassir Zabiri berhasil memperkecil ketertinggalan bagi tim tamu. Gol tersebut merupakan torehan keenamnya musim ini, yang tercipta setelah ia memanfaatkan kesalahan komunikasi di lini pertahanan Barcelona.
Kesalahan tersebut bermula ketika kiper Wojciech Szczesny, yang masuk menggantikan Joan Garcia di babak kedua, mencoba mendrible bola di depan gawangnya sendiri. Yassir Zabiri dengan sigap merebut bola tersebut dan melesakkannya ke gawang kosong. Meskipun blunder tersebut sempat menjadi sorotan, pelatih Hansi Flick tetap memberikan pembelaan dan menganggap hal tersebut sebagai bagian dari adaptasi kiper yang baru pertama kali tampil musim ini.
Dinamika Pertandingan dan Statistik Tim
Barcelona menutup laga dengan total 28 gol dari enam pertandingan, sebuah statistik yang menakutkan bagi lawan-lawan mereka di La Liga. Berikut adalah ringkasan performa kunci dalam laga tersebut:
- Raphinha: Mencetak hat-trick dan menjadi motor serangan utama.
- Joao Cancelo: Menyumbang dua gol melalui tendangan jarak jauh.
- Lamine Yamal dan Gabriel Jesus: Masing-masing mencetak satu gol untuk melengkapi pesta kemenangan.
- Yassir Zabiri dan Maguette Gueye: Pencetak gol bagi Racing Santander.
Pelatih Racing Santander, Jose Alberto Lopez, mengakui bahwa timnya belum mampu mengimbangi intensitas permainan Barcelona. Keputusan melakukan rotasi delapan pemain dari laga sebelumnya tampaknya menjadi bumerang, terutama saat menghadapi lini serang Barcelona yang sedang dalam performa puncak.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Barcelona sebelum melakoni jadwal padat kompetisi domestik maupun Eropa. Solidaritas tim yang ditunjukkan oleh Raphinha saat menghibur Lamine Yamal yang gagal mengeksekusi penalti menjadi bukti bahwa mentalitas skuad asuhan Hansi Flick saat ini sangat terjaga. Sementara bagi Racing Santander, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi mendalam untuk memperbaiki disiplin pertahanan di pertandingan selanjutnya.
Barcelona kini unggul tiga poin dari rival terdekat mereka, Real Madrid, di papan klasemen sementara. Dengan performa konsisten dan kedalaman skuad yang mumpuni, tim asal Catalan ini menunjukkan sinyal kuat sebagai kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar juara liga musim ini.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






