Nations League 2026/27: Drama VAR Ronaldo, Ketangguhan Spanyol, dan Debut Xavi-Klopp Mewarnai Matchday Pembuka

Avatar Rizky

by

Published

Last update

5 menit

Read Time

Nations League 2026/27: Drama VAR Ronaldo, Ketangguhan Spanyol, dan Debut Xavi-Klopp Mewarnai Matchday Pembuka

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 25 September 2026 | Jakarta – Gelaran UEFA Nations League edisi kelima resmi bergulir pada Kamis malam, 24 September 2026. Sebanyak delapan pertandingan tersaji sejak malam hingga Jumat dini hari WIB, membuka fase liga yang akan berlangsung hingga November mendatang. Sorotan utama tertuju pada duel panas antara Belanda dan Jerman di Johan Cruijff ArenA, serta misi juara bertahan Portugal yang menjamu Wales di Estadio Jose Alvalade.

Ronaldo Apes, Gol Siu Dianulir VAR

Timnas Portugal memulai perjalanan mempertahankan gelar dengan kemenangan tipis 1-0 atas Wales. Bermain sebagai tuan rumah, Portugal langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, sementara Wales memilih bertahan dengan menumpuk pemain di lini belakang.

Portugal sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Wales. Sejumlah serangan yang dibangun anak asuh Jorge Jesus kandang sebelum memasuki kotak penalti, memaksa mereka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-22. Menerima umpan dari Nuno Mendes, Joao Felix melepaskan tembakan jarak jauh yang melaju deras menyusur tanah ke sudut kanan bawah gawang Wales, gagal dijangkau kiper Danny Ward.

Pada babak kedua, Portugal tetap mendominasi. Cristiano Ronaldo sempat membobol gawang Wales pada menit ke-59 setelah menerima umpan terobosan dari Bruno Fernandes. Kapten Timnas Portugal itu melakukan selebrasi ikonik Siiuuu di dekat tiang korner, disambut gemuruh penonton. Namun, kebahagiaannya hanya berjalan sesaat lantaran gol tersebut mendapat tinjauan ulang dari Video Assistant Referee (VAR) dan akhirnya dianulir.

Sebelumnya, Ronaldo juga menyia-nyiakan peluang emas pada awal babak kedua. Umpan tarik Ruben Neves dari sisi kanan gagal dituntaskan dengan sempurna; percobaan tap-in-nya di depan gawang justru melayang dari sasaran. Goncalo Ramos yang masuk menggantikan Ronaldo pada menit ke-67 sempat melepaskan tembakan pada menit ke-83, tetapi masih mampu diamankan Danny Ward. Hingga laga usai, tidak ada gol tambahan, dan Portugal memastikan kemenangan 1-0 lewat gol Joao Felix.

Belanda Ditahan Jerman, Gakpo Jadi Penyelamat di Menit Akhir

Di Johan Cruijff ArenA, Belanda harus puas berbagi poin dengan Jerman setelah bermain imbang 1-1. Laga ini menjadi panggung debut bagi Xavi Hernandez sebagai pelatih anyar Timnas Belanda serta Jurgen Klopp di kubu Timnas Jerman.

Jerman unggul lebih dahulu melalui Felix Nmecha pada menit ke-32. Belanda kemudian tampil lebih agresif setelah jeda dan menciptakan sejumlah peluang. Cody Gakpo akhirnya menjadi penyelamat tuan rumah dengan gol pada menit ke-90+2, mengubah kekalahan menjadi hasil imbang.

Gol penyama kedudukan lahir dari kerja keras Ruben van Bommel di sisi lapangan. Pemain muda tersebut berhasil merebut bola sebelum melakukan pergerakan yang membuka ruang bagi Gakpo di tiang jauh.

“Ruben merebut bola dengan sangat baik di sisi lapangan dan melakukan pergerakan bagus. Saya berlari ke tiang jauh dengan harapan dia melihat saya, dan dia melakukannya,” kata Gakpo kepada UEFA. Ia kemudian menyelesaikan peluang tersebut melalui tendangan voli dengan bola tetap rendah.

Meski demikian, Gakpo mengakui hasil imbang itu terasa sedikit mengecewakan karena timnya menargetkan kemenangan di kandang. “Babak pertama tidak terlalu bagus dari pihak kami, tetapi pada babak kedua kami terus berusaha, menekan mereka, dan menciptakan peluang bagus,” ujarnya. Tambahan satu poin membuat Belanda mengawali era Xavi Hernandez tanpa kekalahan.

Spanyol Tetap Lapar meski Telah Memenangi Segalanya

Di sisi lain, Timnas Spanyol tengah menjadi sorotan setelah berturut-turut memenangi UEFA Nations League 2023, Piala Eropa 2024, dan Piala Dunia 2026. Tim U-23 mereka juga meraih medali emas Olimpiade di Paris dua tahun silam. Keberhasilan tersebut tak lepas dari kemampuan memanfaatkan generasi emas, dengan kombinasi pemain muda dan senior yang menjaga antusiasme dalam tim.

Kini muncul kekhawatiran motivasi La Furia Roja akan menurun seusai memenangi segalanya. Namun, bek Eric Garcia menepis hal itu. Justru serangkaian gelar itu makin memicu motivasi timnya untuk memperpanjang dominasi.

“Ini adalah sumber kebanggaan. Menurut saya, seiring berjalannya waktu, kami makin menyadari hal itu, menyadari apa yang telah kami capai, dan itu benar-benar menjadi sumber kebanggaan,” ujar Garcia.

“Saya rasa itulah yang membedakan tim biasa saja dengan tim yang bagus atau sangat bagus: hasrat untuk menang itu selalu ada,” imbuh pemain Barcelona tersebut. “Pada akhirnya, kami memiliki perpaduan yang pas antara pemain yang sangat muda dan mereka yang lebih berpengalaman, yang telah melalui lebih banyak hal, dan menurut saya, kombinasi itulah yang memastikan hasrat tersebut tidak akan hilang,” terangnya.

Jadwal Lengkap Matchday Pembuka

Edisi kelima UEFA Nations League diawali dengan fase liga yang berlangsung hingga November 2026. Negara-negara kontestan Eropa kembali terbagi ke dalam kategori League A, B, C, dan D. Portugal datang dengan status juara bertahan usai merengkuh trofi edisi 2024/2025.

Berikut jadwal pertandingan UEFA Nations League 2026/2027 untuk rentang Kamis malam, 24 September hingga Jumat dini hari, 25 September 2026:

  • Pukul 23.00 WIB: Andorra vs Malta (League D)
  • Pukul 01.45 WIB: Belanda vs Jerman (League A)
  • Pukul 01.45 WIB: Serbia vs Yunani (League A)
  • Pukul 01.45 WIB: Norwegia vs Denmark (League A)
  • Pukul 01.45 WIB: Portugal vs Wales (League A)
  • Pukul 01.45 WIB: Austria vs Israel (League B)
  • Pukul 01.45 WIB: Kosovo vs Republik Irlandia (League B)
  • Pukul 01.45 WIB: Liechtenstein vs Lithuania (League D)

Bagi penonton di Indonesia, big match Belanda vs Jerman dapat disaksikan secara gratis melalui RCTI, sedangkan laga Andorra vs Malta tersedia di GTV.

Kesimpulan

Matchday pembuka UEFA Nations League 2026/2027 menyuguhkan drama yang tidak kalah menarik dari edisi-edisi sebelumnya. Portugal mengawali misi mempertahankan gelar dengan kemenangan tipis atas Wales, meski Cristiano Ronaldo harus menelan pil pahit setelah golnya dianulir VAR. Belanda yang menjalani debut era Xavi Hernandez dipaksa bermain imbang oleh Jerman berkat gol penyelamat Cody Gakpo di menit akhir. Sementara itu, Spanyol yang telah memenangi segalanya menegaskan bahwa hasrat untuk terus menang tidak akan pernah pudar. Fase liga yang baru saja bergulir ini dipastikan akan menyajikan persaingan sengit hingga November mendatang, dengan delapan pertandingan pembuka yang telah memperlihatkan kualitas dan drama khas sepak bola Eropa.