Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Saksi-Saksi Yehuwa dikenal sebagai salah satu pelopor dunia dalam menerjemahkan informasi berbasis Alkitab ke berbagai bahasa, mulai dari bahasa Abaknon hingga Zulu. Melalui program pendidikan Alkitab mereka, organisasi ini telah menerjemahkan Alkitab dan bahan pembelajaran ke dalam ratusan bahasa demi menjangkau lebih banyak orang.
Situs web resmi mereka, jw.org, diakui sebagai situs web yang paling banyak diterjemahkan di dunia. Juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa yang bertugas di kantor pusat dunia di New York, Jarrod Lopes, menyatakan bahwa penerjemahan dalam skala besar merupakan pekerjaan yang sangat besar.
“Kami terus berupaya menyesuaikan metode dan sarana yang digunakan karena kami percaya bahwa cara yang paling efektif untuk menjangkau masyarakat adalah melalui bahasa yang paling dekat dengan hati mereka,” ujar Lopes melalui juru bicara Saksi Yehuwa sidang Banjarmasin, Alfred Kusuma.
Hari Penerjemahan Internasional
Menyadari pentingnya peran penerjemahan dalam membangun persatuan dan saling pengertian, Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan Hari Penerjemahan Internasional yang diperingati setiap 30 September. Pada momen tersebut, masyarakat di berbagai negara memberikan penghargaan atas dedikasi para profesional di bidang bahasa di seluruh dunia.
Selama bertahun-tahun, Saksi-Saksi Yehuwa memanfaatkan penerjemahan untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan kepada masyarakat di seluruh dunia, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil. Sebagai contoh, situs jw.org tersedia dalam bahasa Guna, bahasa daerah langka yang hanya digunakan di beberapa wilayah Panama dan Kolombia.
Saat ini jw.org menyediakan konten dalam lebih dari 1.100 bahasa. Jumlah tersebut mencakup lebih dari 100 bahasa isyarat dan berbagai dialek bahasa daerah yang beberapa di antaranya bahkan belum pernah tersedia secara daring. Dalam dua tahun terakhir, rata-rata satu bahasa baru ditambahkan ke situs tersebut setiap bulan.
“Internet menghubungkan komputer, tetapi bahasa menghubungkan manusia,” kata John Yunker, penulis The Web Globalization Report Card. “Situs jw.org menunjukkan perhatian kepada para penutur bahasa yang sering kali belum terjangkau oleh Fortune 500.”
Ratusan Kantor Penerjemahan di Seluruh Dunia
Untuk menerjemahkan perpustakaan digital yang terus berkembang, Saksi-Saksi Yehuwa mendirikan lebih dari 300 kantor penerjemahan di berbagai lokasi di seluruh dunia. Di kantor-kantor tersebut, para relawan yang merupakan penutur asli menerjemahkan video, musik, artikel, dan rekaman audio.
Banyak dari pekerjaan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang belum memiliki banyak sumber informasi dalam bahasa mereka sendiri. Sebagai contoh, relawan di Afrika membantu menerjemahkan Injil Matius ke dalam Bahasa Isyarat Malawi. Saat ini, lebih dari 18.000 relawan mendukung kegiatan penerjemahan Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia.
Pada tahun 1979, Saksi-Saksi Yehuwa mulai mengembangkan sistem komputer yang membantu mempercepat dan mempermudah proses penerjemahan, dikenal sebagai MEPS (Multilanguage Electronic Publishing System). Sistem ini membantu mengelola penerjemahan dan produksi bacaan tercetak maupun digital secara serentak dalam lebih dari 1.000 bahasa.
Berkat MEPS, majalah utama organisasi tersebut, yaitu Menara Pengawal dan Sadarlah!, tersedia masing-masing dalam 490 dan 275 bahasa. Selain itu, Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru tersedia, baik seluruh maupun sebagian, dalam lebih dari 340 bahasa, termasuk 16 edisi huruf braille.
Semua bacaan dan konten yang diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa tersedia bagi masyarakat tanpa dipungut biaya. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi jw.org/pressroom.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






