Marselino Ferdinan Pulang Kampung, Resmi Gabung Persija Jakarta Usai 3,5 Tahun di Eropa

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Marselino Ferdinan Pulang Kampung, Resmi Gabung Persija Jakarta Usai 3,5 Tahun di Eropa

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 24 September 2026 | JAKARTA — Marselino Ferdinan resmi mengakhiri petualangan di Eropa dan kembali berkarier di Tanah Air. Gelandang serang berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Persija Jakarta, klub yang kini dilatih Shin Tae-yong, untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Kepindahan ini menjadi kejutan tersendiri di bursa transfer musim panas. Pasalnya, Marselino lebih memilih bergabung dengan Macan Kemayoran ketimbang kembali ke Persebaya Surabaya, klub profesional yang membesarkan namanya sebelum hengkang ke Belgia pada 2023.

Alasan Memilih Persija Jakarta

Dalam keterangan resminya, Marselino mengaku melihat Persija sebagai tim yang serius dalam memaksimalkan potensinya. Ia juga menegaskan fokus utamanya saat ini adalah mengembalikan performa dan kebugaran setelah menjalani periode sulit di luar negeri.

“Yang pasti sekarang saya melihat tim yang benar-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya. Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” ujar Marselino.

Pemain kelahiran 2004 itu juga memasang target tinggi bersama klub barunya. Ia berharap komposisi pemain dan jajaran pelatih yang ada saat ini mampu membawa Persija meraih gelar juara pada musim ini.

“Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini. Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya,” imbuhnya.

Perjalanan Karier yang Tidak Mudah di Eropa

Marselino meninggalkan Indonesia pada awal 2023 setelah memperkuat Persebaya Surabaya. Namun, perjalanan kariernya di Benua Biru jauh dari ekspektasi karena kesempatan tampil yang sangat terbatas.

  • KMSK Deinze (2022/23): Hanya tampil empat kali pada musim pertamanya, lalu mencatatkan tiga penampilan di kompetisi domestik level kedua Belgia pada musim berikutnya.
  • Oxford United (2024–2025): Kesempatan bermain juga minim, hanya sekali tampil di Championship, kompetisi kasta kedua Inggris.
  • AS Trencin (2025–2026): Dipinjamkan ke klub Slovakia, tetapi masalah cedera kembali menghambat kiprahnya sehingga hanya tampil tiga kali di liga utama Slovakia.

Rangkaian minimnya menit bermain tersebut turut berdampak pada posisinya di Timnas Indonesia, meski ia sempat menjadi salah satu pemain penting Garuda ketika masih ditangani Shin Tae-yong.

Statistik Marselino Ferdinan Bersama Timnas Indonesia

Di level internasional, Marselino tetap menunjukkan kontribusi nyata bagi skuad Garuda di berbagai ajang. Berikut rincian penampilannya:

Kompetisi Penampilan Gol Assist
Kualifikasi Piala Dunia 2026 — 2 1
ASEAN Championship 8 1 1
Asian Cup 4 1 —
Kualifikasi Asian Cup — 2 1
Laga Uji Coba 11 — —

Reuni dengan Shin Tae-yong

Bergabungnya Marselino ke Persija membuatnya reuni dengan Shin Tae-yong, sosok yang pernah menjadi pelatihnya di Timnas Indonesia. Keduanya dikenal memiliki kedekatan personal yang sering terekam dalam berbagai momen unik, mulai dari kejadian kaki diinjak hingga momen nebeng pulang setelah pertandingan.

Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko, menyambut baik kedatangan Marselino. Menurutnya, kehadiran pemain muda tersebut merupakan bagian dari langkah tim untuk memperdalam komposisi skuad di sisa musim ini.

“Kami berharap cederanya bisa pulih secepatnya dan Marselino dapat segera bergabung dengan tim. Kami semua tahu kemampuan Marselino begitu luar biasa. Kami yakin dengan modal yang ia miliki dapat berkontribusi besar bagi Persija,” kata Ardhi Tjahjoko.

Saat ini Marselino masih menjalani pemulihan selepas operasi lutut. Manajemen Persija berharap proses rehabilitasi berjalan lancar sehingga ia bisa segera merumput dan memberikan kontribusi nyata bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Kepulangan Marselino ke Indonesia membuka lembaran baru dalam kariernya. Setelah tiga setengah tahun berjuang di Eropa dengan menit bermain yang minim, kesempatan bersama Persija menjadi momentum untuk bangkit, menemukan kembali performa terbaiknya, dan membuktikan bahwa ia masih layak menjadi andalan di lini tengah, baik untuk klub maupun Timnas Indonesia.