Gayatri Putri News – 21 September 2026 | BANJARMASIN — Kebakaran besar terjadi di kawasan dekat Jembatan Basirih, Jalan Gubernur Soebardjo RT 11, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, pada Minggu pagi sekitar pukul 08.15 WITA. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan sejumlah relawan pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.
Api yang berkobar cukup besar berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah petugas tiba. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan kendaraan yang berada di lokasi.
Bangunan dan Kendaraan yang Terdampak
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api melalap sebuah warung yang juga menjadi tempat tinggal, sebuah bengkel mobil, dua unit truk Fuso, satu sepeda motor, serta satu motor listrik. Warung tersebut diketahui milik Kasmawati (43) dan suaminya, Kusairi (48).
Kasmawati menuturkan bahwa saat hendak membuka warungnya, ia mendapati meteran listrik mengalami korsleting. Ia pun berupaya mematikan aliran listrik dengan menekan tombol pada meteran.
“Kilometernya, saya tekan supaya listrik padam,” ujar Kasmawati saat ditemui di rumah kakaknya, Akhmad, yang berada di seberang lokasi kebakaran, Jalan Baguntan.
Namun, api dengan cepat membesar dan melalap bangunan berbahan kayu tersebut. Kobaran api kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya, termasuk dua unit truk Fuso yang sedang terparkir.
Evakuasi Warga dan Korban
Dalam situasi panik, Kasmawati berusaha menyelamatkan suaminya, Kusairi, yang sedang sakit stroke. Dengan menggendong anaknya yang masih kecil, ia berusaha keluar dari rumah. Warga sekitar turut membantu mengevakuasi Kusairi sebelum api menguasai seluruh bangunan.
Kusairi yang duduk di dekat Kasmawati mengaku sudah sekitar satu tahun berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya. Kini, rumah sekaligus warung yang menjadi tempat tinggal pasangan tersebut telah rata dengan tanah.
Kerugian dan Pemilik yang Terdampak
Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Noor Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi menyatakan bahwa terdapat empat pemilik yang terdampak kebakaran, yakni pemilik warung, bengkel, dan dua unit truk.
“Yang terbakar satu warung, satu bengkel mobil dan dua truk. Kerugian ditaksir Rp500 juta,” sebutnya.
Adapun rincian pemilik yang terdampak adalah sebagai berikut:
- Warung: milik Kusairi dan Kasmawati
- Bengkel mobil: milik Mustofa (39)
- Truk Fuso dengan nomor polisi B 9414 BR: milik Asep Abdul Nasir (52)
- Truk Fuso dengan nomor polisi L 8745 US: milik Yogi Tansa (47)
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari meteran warung.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






