Aries Budiman Meninggal Dunia: Ketukan Drum Terakhir Drummer Garasi yang Tak Tergantikan

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Aries Budiman Meninggal Dunia: Ketukan Drum Terakhir Drummer Garasi yang Tak Tergantikan

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 25 September 2026 | Kabar duka menyelimuti industri musik tanah air. Aries Budiman, drummer yang dikenal luas sebagai salah satu pilar grup band Garasi, meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026 di usia 42 tahun. Kepergian musisi berbakat ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya sejak pertengahan era 2000-an.

Perjalanan Karier Aries Budiman

Aries Budiman lahir dan besar di Jawa Barat, menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk berkarya di dunia seni pertunjukan. Nama Aries Budiman mulai dikenal publik secara luas setelah dipercaya menjadi salah satu pemeran utama dalam film layar lebar berjudul Garasi pada tahun 2005. Proyek yang digarap rumah produksi Miles Films itu menjadi tonggak sejarah penting yang melahirkan grup musik Garasi secara nyata di dunia nyata.

Dalam proyek tersebut, ia berkolaborasi erat bersama Fedi Nuril dan Aiu Ratna. Kehadiran ketiganya berhasil membentuk warna musik rock alternatif yang sangat khas dan digemari kalangan remaja pada masanya. Sebelum dikenal sebagai aktor layar lebar, Aries mengawali langkah kariernya di dunia musik. Pada awal era 2000-an, ia berhasil meraih gelar Best Drummer dari ajang festival musik tingkat Sukabumi hingga tingkat nasional. Berkat prestasi tersebut, ia dipercaya oleh grup musik Omelette untuk mengisi posisi sebagai additional drummer.

Ucapan Duka dari Fedi Nuril

Rekan sesama personel Garasi, Fedi Nuril, menyampaikan ungkapan duka mendalam usai kepergian sahabatnya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Fedi mengenang momen pertama kali bertemu Aries saat audisi film Garasi. Ia mengaku takjub dengan skill drum Aries yang dinilainya bukan kaleng-kaleng.

“Gue gak bakal lupa pertama kali kita ketemu, Ries. Lo dateng dan memperkenalkan diri dengan gestur rendah hati yang nyunda pisan. Sebelum mulai nge-jam, lo setup drum dulu. Beres setup, lo sedikit solo drum. Dari solo drum itu gue udah berasa skill lo bukan kaleng-kaleng,” tulis Fedi Nuril.

Fedi juga menyampaikan permintaan maaf mendalam. Ia menyesal karena gerak Garasi tidak secepat yang diharapkan Aries, sering meminta mengurangi tenaga pukulan drum yang membuat kupingnya pengeng, dan tidak sempat menyelesaikan dua lagu ciptaan Aries selagi masih hidup. “Lo pergi terlalu cepat, Ries. Skill lo masih sangat dibutuhkan. Buat gue, lo adalah drummer terbaik,” bebernya.

Ziarah ke Makam dan Penghormatan Terakhir

Jenazah Aries Budiman dimakamkan di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 19 September 2026. Sejumlah personel Garasi melakukan ziarah ke makam untuk mendoakan dan memberikan penghormatan terakhir. Aiu Ratna, vokalis Garasi, datang lebih dulu untuk mengantarkan Aries ke tempat peristirahatan abadinya.

“Selamat jalan kawan.. ketukan drummu takkan tergantikan… Rest in peace @aries_garasi,” tulis Aiu sambil memegang pusara Aries. Fedi Nuril, Axel Andaviar, dan Wembri Arlistha juga mengunjungi makam Aries. Ketiganya bahkan menyempatkan diri mengunjungi Aries Garasi Drum School, tempat Aries mengajarkan kemampuannya menabuh drum kepada generasi muda.

Akun resmi Garasi Band turut menuliskan pesan haru. “Rest in love, Ries,” tulis akun tersebut. Mereka menegaskan bahwa Garasi tidak akan pernah sama tanpa kehadiran Aries. Bersama Aries Budiman, band Garasi sukses terbentuk dan membuat film musik yang ikonik serta menelurkan tiga buah karya album studio.

Warisan dan Kenangan

Kepergian Aries Budiman menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Sosoknya dikenang tidak hanya sebagai drummer berbakat, tetapi juga sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi. Melalui sekolah drum yang didirikannya, semangat dan ilmu Aries akan terus hidup dan menginspirasi generasi musisi berikutnya.

Selamat jalan, Aries Budiman. Ketukan drummu akan selalu dikenang dan takkan pernah tergantikan.