Anthony Gordon Barcelona: Start Kilat, Kritik Pedas Media Spanyol

Avatar Rizky

by

Published

Last update

5 menit

Read Time

Anthony Gordon Barcelona: Start Kilat, Kritik Pedas Media Spanyol

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 21 September 2026 | Jendela transfer musim panas 2026 menjadi titik balik bagi karier Anthony Gordon. Winger sayap kiri berusia 25 tahun itu meninggalkan Newcastle United menuju Barcelona dengan mahar 80 juta euro atau sekitar 70 juta pound sterling (setara Rp1,6 triliun), dan resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Blaugrana pada 30 Mei 2026 lewat kontrak lima tahun. Kedatangannya melengkapi belanja besar Barcelona di bawah pelatih Hansi Flick, yang juga mendatangkan Rodri, Karim Adeyemi, Jesse Bisiwu, Hamza Abdelkarim, dan Gabriel Jesus dengan total pengeluaran sekitar 175 juta euro.

Anthony Gordon Barcelona langsung menjadi sorotan sejak hari pertama. Publik Camp Nou menyambutnya dengan antusias, terutama setelah pemain kelahiran Inggris itu tampil memikat bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Ekspektasi tinggi pun mengiringi setiap langkahnya di LaLiga.

Start Kilat dan Nyanyian dari Tribun

Adaptasi Gordon berjalan mulus. Dalam empat laga pertamanya bersama Blaugrana, ia mencatatkan empat asis dan langsung mencuri hati suporter, yang namanya digemakan dari tribun stadion. Catatan statistik FotMob hingga 21 September 2026 menunjukkan ia telah mengoleksi empat asis, sepuluh operan kunci, dan 115 operan sukses dari enam penampilan di LaLiga Spanyol 2026/2027.

Kecepatan Gordon dalam mengeksploitasi sisi sayap membuatnya diprediksi bakal menjadi andalan Flick saat mengirim serangan ke daerah pertahanan lawan. Kapasitasnya menekan tanpa bola juga menjadi nilai tambah dalam skema pressing tinggi yang diterapkan pelatih asal Jerman tersebut.

Tiga Laga Tanpa Kontribusi Gol dan Sorotan Media Spanyol

Namun, grafik performa Gordon mulai menurun dalam tiga laga berikutnya. Ia sempat dicadangkan saat Barcelona menang 7-2 atas Racing Santander pada pertengahan pekan, lalu dikembalikan ke starting lineup ketika Raphinha mencetak hattrick dalam kemenangan 3-1 atas Sevilla pada 19 September 2026. Dalam laga itu, Gordon tampil di pinggir pertandingan sebelum bergeser ke tengah pada menit-menit akhir, dan membuang dua peluang emas untuk mencetak gol LaLiga pertamanya.

Kritik pun mengalir dari media Spanyol. Sejumlah ulasan menilai Gordon belum menemukan ketajaman yang membedakan seorang bintang dari pemain bagus, sekaligus menyoroti aksinya yang dianggap monoton di sisi lapangan. Meski begitu, ada pula penilaian yang mengakui kontribusi taktisnya: kemampuan menempati ruang, menahan tekanan bek tengah, dan disiplin menjalankan instruksi Flick disebut sebagai berkah bagi struktur permainan tim.

  • Empat asis dalam empat laga pertama, lalu nihil kontribusi gol dalam tiga laga LaLiga berikutnya.
  • Dicadangkan saat menang 7-2 atas Racing Santander, kembali menjadi starter kontra Sevilla.
  • Membuang dua peluang besar saat Barcelona mengalahkan Sevilla 3-1.
  • Dinilai belum tajam, tetapi dipuji karena kedisiplinan taktis dan kemampuannya membuka ruang.

Inteligensi adalah Atribut Paling Diabaikan

Di tengah tekanan itu, Gordon angkat bicara kepada El País. Ia menilai inteligensi sepakbolanya justru menjadi atribut yang paling diremehkan. Menurutnya, reputasi sebagai pemain pekerja keras membuat orang terlalu fokus pada intensitasnya menekan lawan dan melupakan kualitasnya saat menguasai bola.

Gordon mengaku sempat membuat Eddie Howe terkejut ketika keduanya bekerja sama di Newcastle. Pelatih itu, katanya, awalnya merekrutnya di Everton untuk berlari dan menekan. Komentar itu ia lontarkan untuk menegaskan bahwa kemampuan mengambil keputusan dengan cepat dan membaca permainan adalah modal utamanya beradaptasi dengan tuntutan taktis tinggi di Barcelona.

Pengakuan soal Klub Baca dan Generasi Muda

Di luar urusan taktik, Gordon menyampaikan hal yang cukup mengejutkan. Kepada El País, ia mengaku tertarik membuka klub baca di lingkungan tim, namun ragu rekan-rekannya yang jauh lebih muda akan ikut bergabung. Ia menilai sosok pesepak bola yang gemar membaca masih langka.

Pemain nomor punggung 17 itu mengaku merasa memiliki jiwa yang lebih tua dari usianya, seolah hidup di zaman yang berbeda. Ia menyebut kepribadiannya lebih cocok dengan era 1990-an dan mengkritik budaya yang serba material serta obsesi terhadap media sosial, yang menurutnya membuat sisi romantis sepak bola nyaris hilang. Ia mengaku lebih menyukai masa lalu.

Jejak Pemain Inggris di Barcelona

Gordon menyusul sejumlah pemain kelahiran Inggris yang pernah membela Barcelona. Marcus Rashford, yang dipinjam dari Manchester United pada 2025/2026, mencatatkan 49 penampilan dengan 14 gol dan 15 asis, serta membantu tim meraih gelar LaLiga 2025/2026 dan Piala Super Spanyol 2026. Itu menjadi trofi liga domestik pertama sepanjang karier Rashford.

Jauh sebelumnya, Gary Lineker membela Barcelona pada 1986-1989 setelah menjadi top scorer Piala Dunia 1986 dengan enam gol. Ia dibawa oleh pelatih Terry Venables dan menorehkan 138 penampilan, 51 gol, serta tiga asis, termasuk hattrick ke gawang Real Madrid pada El Clasico 1987. Ia turut meraih Copa del Rey 1987/1988 dan European Cup Winners’ Cup 1988/1989.

Pemain Periode Catatan Utama
Jack Alderson Desember 1913 Pemain-pelatih termuda dalam sejarah klub pada usia 21 tahun; hengkang ke Newcastle United tanpa pernah bertanding
Harold Stamper 1922/1923 Gelandang kelahiran London; melanjutkan karier di Girona
Gary Lineker 1986-1989 138 penampilan, 51 gol, 3 asis; hattrick ke gawang Real Madrid pada 1987
Marcus Rashford 2025/2026 (pinjaman) 49 penampilan, 14 gol, 15 asis; juara LaLiga dan Piala Super Spanyol
Anthony Gordon 2026-kini Dibeli 80 juta euro; empat asis dari enam penampilan awal LaLiga

Jarak antara Harold Stamper dan Gary Lineker mencapai 64 tahun, sementara Rashford tiba 34 tahun setelah Lineker direkrut. Alderson sendiri meninggalkan Barcelona dua pekan setelah kedatangannya dengan biaya transfer 30 pound sterling, yang bila dikonversi setara sekitar Rp41 juta. Tugas meracik taktik kemudian diserahkan kepada rekan senegaranya, Jack Greenwell.

Kini, Barcelona tetap melaju tanpa kehilangan satu pun poin menuju jeda internasional. Meski Gordon belum mencetak gol LaLiga pertamanya, tim asuhan Flick tetap produktif dan dianggap punya modal untuk menjalani musim yang istimewa. Bagi Gordon, laga-laga berikutnya akan menjadi ujian sekaligus peluang membuktikan bahwa inteligensi yang ia banggakan memang layak mendapat tempat di jantung lini serang Blaugrana. Persaingan di sektor sayap yang ketat, ditambah tuntutan hasil instan di Camp Nou, menuntut sang winger segera mengubah asis menjadi gol agar narasi tentang dirinya kembali berbalik ke arah positif.

Perjalanan Anthony Gordon Barcelona sejauh ini menunjukkan dua sisi yang sulit dipisahkan: pembelian mahal yang menjanjikan, sekaligus pemain yang masih mencari konsistensi di liga dengan tekanan setinggi LaLiga. Jika ketajamannya kembali, kritik media Spanyol berpotensi berubah menjadi pujian, dan statusnya sebagai andalan Flick akan semakin kokoh pada paruh musim yang menentukan.