Albania Tumbangkan Belarus 2-0 di Laga Perdana Nations League, Kuq e Zinjtë Akhiri Tren Buruk

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Albania Tumbangkan Belarus 2-0 di Laga Perdana Nations League, Kuq e Zinjtë Akhiri Tren Buruk

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Tim nasional Albania memulai perjalanan mereka di UEFA Nations League 2026/2027 dengan hasil positif. Bertindak sebagai tuan rumah di Arena Kombëtare, Tirana, Albania berhasil mengatasi perlawanan Belarus dengan skor 2-0 pada laga perdana League C Grup 3, Sabtu (26/9/2026) waktu setempat.

Kemenangan ini menjadi momen penting bagi skuad asuhan Rolando Maran yang sebelumnya diterpa tren negatif. Albania tercatat menelan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi sebelum pertandingan ini, sebuah kontras dengan performa mereka pada September hingga November 2025 ketika mampu meraih lima kemenangan beruntun.

Momentum Baru di Bawah Rolando Maran

Pergantian pelatih menjadi salah satu faktor krusial menjelang pertandingan di Tirana. Rolando Maran menggantikan Sylvinho pada Mei lalu setelah pelatih asal Brasil tersebut meninggalkan jabatannya. Namun, Maran sempat kesulitan menemukan formula terbaiknya setelah dua laga pertamanya berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Israel dan Luxembourg pada Juni lalu.

Hasil melawan Belarus ini pun menjadi kemenangan pertama Maran bersama Albania sekaligus membangun kembali kepercayaan diri tim menjelang rangkaian enam pertandingan fase liga. Bermain di depan pendukung sendiri memberikan keuntungan tersendiri bagi Kuq e Zinjtë, julukan timnas Albania.

Belarus Datang dengan Catatan Positif namun Rapuh di Belakang

Di sisi lain, Belarus datang dengan modal yang berbeda. Tim tamu belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dan mampu membuat sejumlah lawan kesulitan. Namun, persoalan di lini belakang menjadi titik lemah mereka. Belarus kebobolan dalam 10 dari 12 pertandingan terakhir, sebuah catatan yang terbukti menjadi masalah ketika menghadapi Albania di kandang.

Meski secara statistik Belarus memiliki tren lebih baik, rekor pertemuan membuat Albania lebih diunggulkan. Kualitas skuad dan keuntungan bermain di kandang menjadi faktor yang diperhitungkan dalam memprediksi hasil pertandingan ini.

Persaingan di League C Grup 3

Albania dan Belarus berada di League C Grup 3 bersama Finlandia dan San Marino. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Albania untuk bersaing di grup yang diprediksi berjalan ketat. Berikut posisi dan hasil yang tercatat:

  • Albania: mengalahkan Belarus 2-0, mengoleksi tiga poin
  • Belarus: kalah 0-2 dari Albania, belum mengoleksi poin
  • Finlandia: membantai San Marino 7-0
  • San Marino: kalah 0-7 dari Finlandia

Sementara itu, sejumlah pertandingan lain juga digelar pada matchday pertama UEFA Nations League. Finlandia tampil menggila dengan membantai San Marino 7-0, Luksemburg mencuri kemenangan 2-1 di kandang Bulgaria, dan Slovakia menundukkan Moldova 2-0. Pada League A Liga 2, Swiss menghantam Makedonia Utara 3-0, sedangkan Slovenia bermain imbang tanpa gol melawan Skotlandia.

Jadwal Selanjutnya dan Peluang Albania

Kemenangan atas Belarus membuka peluang besar bagi Albania untuk melaju lebih jauh di kompetisi ini. Dengan format fase liga yang menyediakan enam pertandingan, konsistensi menjadi kunci. Albania perlu menjaga momentum ketika menghadapi Finlandia dan San Marino pada laga-laga berikutnya.

Bagi Belarus, kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri mengingat mereka datang dengan catatan tidak terkalahkan. Persoalan lini belakang yang kebobolan dalam 10 dari 12 pertandingan terakhir harus segera dibenahi jika ingin bersaing di grup ini.

Secara keseluruhan, laga Albania kontra Belarus membuktikan bahwa rekor pertemuan dan faktor kandang masih menjadi penentu penting dalam sepak bola internasional. Meskipun Albania datang dengan lima kekalahan beruntun, dukungan suporter di Arena Kombëtare mampu mengangkat performa pemain dan mengakhiri tren buruk mereka. Kemenangan 2-0 ini tidak hanya memberikan tiga poin berharga, tetapi juga menjadi titik balik bagi era kepelatihan Rolando Maran. Jika Albania mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin mereka menjadi kandidat kuat untuk promosi dari League C pada edisi kali ini.