Siaga Penuh! Paspampres Kerahkan 1.147 Personel dan Teknologi Anti-Drone untuk HUT ke-81 RI

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Siaga Penuh! Paspampres Kerahkan 1.147 Personel dan Teknologi Anti-Drone untuk HUT ke-81 RI

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Agustus 2026 | Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) telah mengambil langkah strategis untuk memastikan keamanan rangkaian agenda kenegaraan. Komandan Paspampres, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, secara resmi memimpin apel gelar kesiapan pasukan di Mako Paspampres, Jakarta, guna memastikan seluruh elemen pengamanan VVIP berada dalam kondisi prima.

Pengerahan Ribuan Personel untuk Keamanan Maksimal

Sebanyak 1.147 personel Paspampres disiagakan untuk mengawal berbagai agenda krusial yang berlangsung mulai 14 hingga 17 Agustus 2026. Fokus pengamanan mencakup sejumlah titik penting dan kegiatan kenegaraan yang melibatkan tamu VVIP serta masyarakat luas. Pembagian tugas personel tersebut telah dirancang secara spesifik untuk menjamin kelancaran acara sebagai berikut:

  • Apel Kehormatan dan Renungan Suci (14 Agustus): 151 personel.
  • Sidang DPR/MPR (15 Agustus): 277 personel.
  • Upacara Penaikan dan Penurunan Sang Merah Putih (17 Agustus): 294 personel.
  • Acara Pesta Rakyat: 205 personel.
  • Tim Paskibraka: 70 personel.
  • Tim Pasukan Upacara: 150 personel.

Teknologi Canggih Menghadapi Ancaman Modern

Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan VVIP saat ini telah berevolusi. Selain ancaman fisik konvensional, Paspampres kini mewaspadai serangan siber, penggunaan drone ilegal, hingga penyebaran informasi yang berpotensi memicu ketidakstabilan keamanan. Oleh karena itu, pengamanan HUT ke-81 RI kali ini didukung oleh alutsista dan perangkat operasional modern.

Dalam jajaran alutsista yang disiapkan, terdapat kendaraan anti-drone milik Koopsudnas serta kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara. Selain itu, kendaraan taktis khusus seperti unit CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, serta kendaraan kawal G500 dan P2 Komando turut disiagakan di lapangan. Dari sisi persenjataan, personel dibekali dengan berbagai perangkat mutakhir, mulai dari senapan serbu seperti Caracal dan Dasan hingga senjata sniper SPR 3 Pindad serta Sniper AW untuk pengamanan jarak jauh.

Prinsip Preventif dan Proaktif

Paspampres memegang teguh prinsip bahwa keberhasilan tugas bukan sekadar melumpuhkan musuh, melainkan memastikan ancaman tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Strategi preventif dan proaktif ini menjadi kunci dalam setiap langkah pengamanan yang dilakukan. Mayjen Edwin menuntut seluruh personel untuk bekerja dalam kewaspadaan tinggi, disiplin, tegas, namun tetap mengedepankan sikap santun dan humanis dalam berinteraksi selama rangkaian kegiatan.

Di sisi lain, persiapan teknis di lapangan terus dimatangkan. Pihak Istana Kepresidenan bahkan telah melaksanakan gladi parsial untuk memastikan formasi pasukan, tata letak, dan alur upacara berjalan sempurna. Dengan penambahan kapasitas tamu undangan masyarakat hingga 3.400 orang, koordinasi ketat antara Paspampres, TNI, Polri, dan protokol Istana menjadi fokus utama agar seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berlangsung khidmat dan aman. Kehadiran alutsista canggih dan kesiapan personel ini merupakan bentuk dedikasi negara dalam menjaga martabat serta keselamatan VVIP sekaligus kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia.

Upaya komprehensif yang dilakukan oleh Paspampres ini memberikan jaminan keamanan menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat dalam perayaan kemerdekaan. Dengan perpaduan antara profesionalisme personel dan dukungan teknologi pertahanan modern, diharapkan seluruh agenda kenegaraan HUT ke-81 RI dapat terselenggara dengan sukses tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.