Gayatri Putri News – 24 Agustus 2026 | Stadion Corregidora menjadi saksi bisu perjuangan heroik Deportivo Toluca dalam lanjutan jornada kelima turnamen Apertura 2026 Liga MX. Di bawah asuhan pelatih Antonio Mohamed, skuad berjuluk Diablos Rojos tersebut berhasil mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Querétaro, meski harus bermain dengan sepuluh pemain selama hampir satu jam pertandingan.
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, ini berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Toluca sempat mendominasi permainan melalui pergerakan lincah Alexis Vega dan Helinho di sisi sayap. Namun, petaka menghampiri tim tamu pada menit ke-30 ketika Diego Barbosa diusir wasit keluar lapangan akibat pelanggaran keras berupa injakan terhadap Paulo Víctor. Kehilangan satu pemain memaksa Antonio Mohamed melakukan perubahan taktik yang drastis demi menjaga keseimbangan tim.
Situasi sempat memburuk bagi Toluca menjelang turun minum ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Querétaro setelah Fernando Arce dianggap melanggar Alí Ávila di area terlarang. Beruntung bagi Toluca, Alí Ávila yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang emas tersebut, dengan tendangannya melebar dari sasaran. Percobaan susulan melalui sundulan pun berhasil dimentahkan oleh kiper Hugo González, menjaga skor tetap kacamata hingga babak pertama usai.
Kebangkitan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Toluca menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa. Meski kalah jumlah pemain, mereka justru tampil lebih efektif. Pada menit ke-65, Helinho memecah kebuntuan melalui sebuah mahakarya tendangan bebas dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut gawang Querétaro. Gol ini menjadi bukti kualitas individu pemain asal Brasil tersebut di momen krusial.
Querétaro sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-79. Santiago Homenchenko mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan terarah setelah menerima umpan dari Daniel Parra. Gol ini sempat membangkitkan harapan bagi tuan rumah untuk membalikkan keadaan atau setidaknya mengamankan satu poin di kandang sendiri.
Namun, drama sesungguhnya terjadi di penghujung laga. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Federico Viñas dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Nicolas Abascia. Wasit pun menunjuk titik putih untuk kedua kalinya dalam pertandingan ini. Viñas, yang maju sebagai eksekutor, berhasil menuntaskan tugasnya dengan tenang. Gol tersebut menjadi gol perdana Viñas di Liga MX musim ini sekaligus mengunci kemenangan 2-1 yang dramatis bagi Toluca.
Dampak Kemenangan bagi Klasemen
Kemenangan ini membawa dampak signifikan bagi posisi Toluca di papan atas klasemen sementara Apertura 2026. Berikut adalah poin-poin kunci dari hasil pertandingan tersebut:
- Toluca kini mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan yang telah dijalani.
- Hasil ini menempatkan Diablos Rojos di posisi kedua klasemen sementara, bersaing ketat dengan Tijuana dan mengejar posisi puncak yang diduduki Club América.
- Pelatih Antonio Mohamed menyatakan kepuasannya terhadap performa tim yang tetap disiplin dan bermain superior secara taktik meski berada dalam tekanan jumlah pemain.
Secara keseluruhan, keberhasilan Toluca mencuri tiga poin dari Estadio Corregidora menegaskan status mereka sebagai salah satu penantang gelar serius musim ini. Ketahanan mental pemain dalam menghadapi situasi tertinggal jumlah pemain dan keberanian untuk tetap menyerang di menit-menit akhir menjadi modal berharga bagi perjalanan panjang mereka di Liga MX.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






