Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | MUNCHEN — Jürgen Klopp akhirnya merasakan kemenangan pertamanya sebagai pelatih tim nasional Jerman. Dalam laga lanjutan UEFA Nations League 2026/27 League A Grup A2, Der Panzer mengalahkan Serbia dengan skor 2-0 di Allianz Arena, Munchen, Kamis malam waktu setempat. Hasil ini menjadi angin segar bagi Jerman yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal mereka.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Jerman langsung mengambil inisiatif serangan. Pasukan Klopp mendominasi penguasaan bola dan memaksa Serbia bertahan di wilayahnya sendiri. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, namun rapatnya pertahanan Serbia yang dikawal Strahinja Pavlovic dan Strahinja Erakovic sempat menyulitkan tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-39, Florian Wirtz melepaskan tembakan yang menghantam tiang gawang. Bola muntah langsung disambar Tom Bischof dan melesak ke dalam gawang yang dijaga Djordje Petrovic. Gol itu membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Jerman, sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan tuan rumah.
Wirtz Pastikan Kemenangan
Memasuki babak kedua, Jerman tetap mengendalikan permainan. Serbia berusaha keluar dari tekanan, tetapi kesulitan menembus lini pertahanan Jerman yang tampil disiplin. Pada menit ke-69, kerja sama apik Maximilian Mittelstädt dan Wirtz berbuah manis. Mittelstädt mengirim umpan matang yang diselesaikan Wirtz dengan tenang, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Setelah gol kedua, Jerman mulai menurunkan tempo dan lebih fokus menjaga keunggulan. Serbia tidak pernah benar-benar menemukan cara untuk kembali ke pertandingan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Jerman tidak berubah.
Debut Bersejarah Mika Baur
Pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi gelandang muda Celtic FC, Mika Baur. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-77 menggantikan Tom Bischof, sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemain tim nasional Jerman ke-1000. Debutnya pun mendapat pujian khusus dari Klopp.
“Sekarang kami benar-benar sudah melihat bahwa dia adalah pesepakbola yang luar biasa,” kata Klopp usai pertandingan. Pelatih berusia 59 tahun itu bahkan membandingkan Baur dengan gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha. “Di tim yang sudah beberapa kali menjuarai Liga Champions ada seorang pemain yang terus mengingatkan saya kepadanya. Bukan hanya secara penampilan, tetapi juga dari keseluruhan bakat alaminya,” ujar Klopp.
Baur mengaku momen tersebut terasa surealis. Musim lalu ia masih bermain untuk SC Paderborn di 2. Liga, sebelum pindah ke Celtic pada musim panas dengan nilai transfer sekitar enam juta euro. Di Glasgow, pemain berusia 22 tahun itu langsung menjadi pilihan utama dan bahkan mencetak gol pertamanya pada awal September.
Posisi di Klasemen
Kemenangan ini membawa Jerman mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan. Mereka kini berada di posisi ketiga grup, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Yunani. Serbia masih terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
- Jerman: 4 poin (1 menang, 1 imbang, 1 kalah)
- Belanda: 5 poin
- Yunani: 6 poin
- Serbia: 0 poin
Di pertandingan lain, Yunani bermain imbang 2-2 melawan Belanda di Stadion Toumba. Belanda sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya menyamakan kedudukan. Sementara itu, Portugal meraih kemenangan 4-2 atas Denmark meski tampil tanpa Cristiano Ronaldo, yang meninggalkan skuad Portugal pada Rabu dan masa depannya di sepak bola internasional kini dipertanyakan.
Kesimpulan
Kemenangan atas Serbia menjadi titik balik penting bagi Jerman di bawah asuhan Jürgen Klopp. Setelah dua hasil mengecewakan, Der Panzer menunjukkan kualitas permainan yang dominan dan efektif. Kombinasi pemain muda seperti Wirtz, Bischof, dan Baur memberi harapan baru bagi masa depan tim nasional Jerman. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti, terutama menghadapi Yunani dan Belanda yang berada di atas mereka. Jika mampu menjaga konsistensi, Jerman berpeluang besar mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Sumber Berita: AFP, Goal.com, Xinhua, TOVIMA, SANA
Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Dewan Redaksi
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





