Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Petenis Indonesia Janice Tjen kembali mencuri perhatian dunia tenis internasional. Dalam laga yang berlangsung di National Tennis Center, Beijing, Rabu (30/9), Janice sukses melaju ke babak kedua China Open 2026 setelah bangkit mengalahkan wakil Ukraina, Anhelina Kalinina, melalui pertarungan tiga set yang dramatis dengan skor 2-6, 7-5, 6-4.
Kebangkitan Gemilang di Atas Lapangan
Janice memulai pertandingan dengan kurang mulus. Ia kesulitan mengimbangi permainan agresif Kalinina dan tertinggal saat laga memasuki game keempat. Meski sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4, petenis kelahiran Jakarta itu akhirnya harus merelakan set pembuka dengan skor 2-6.
Memasuki set kedua, Janice mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Ia mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan sempat tertinggal 4-5 sebelum akhirnya merebut tiga gim beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 7-5. Momentum tersebut ia pertahankan pada set penentuan, di mana Janice langsung mengambil inisiatif setelah sempat tertinggal 0-1. Ia unggul 3-1, sempat disamakan Kalinina menjadi 4-4, namun kembali mengambil kendali dengan merebut dua game terakhir untuk memastikan kemenangan 6-4.
Statistik Servis yang Dominan
Kemenangan Janice tidak lepas dari performa servisnya yang impresif. Berikut perbandingan statistik kunci antara kedua petenis:
| Statistik | Janice Tjen | Anhelina Kalinina |
|---|---|---|
| Ace | 13 | 2 |
| Double Fault | 4 | 9 |
| Kemenangan Servis Pertama | 71% | 64% |
| Kemenangan Servis Kedua | 53% | 62% |
Dengan hasil ini, Janice yang kini menempati peringkat 49 dunia dijadwalkan menghadapi wakil Rusia, Diana Shnaider, pada babak 64 besar, Jumat (2/10). China Open 2026 sendiri merupakan turnamen wajib WTA 1000, yang membuat Janice harus absen dari ajang Asian Games 2026.
Duet Spesial dengan Venus Williams
Kabar membanggakan lainnya datang dari Guangzhou Open 2026. Janice mendapat kesempatan istimewa untuk berduet dengan legenda tenis dunia, Venus Williams, pada nomor ganda. Kepastian pasangan ini diumumkan melalui laman resmi WTA.
Venus, yang telah mengoleksi tujuh gelar Grand Slam sepanjang kariernya, menerima wild card untuk tampil di nomor tunggal dan ganda. Turnamen ini menjadi penampilan pertamanya di Asia sejak terakhir kali berlaga di Tianjin pada 2019. Pada usia 46 tahun, Venus tetap menunjukkan semangat kompetitifnya setelah sebelumnya tampil di AS Open 2026 dengan status wild card.
Kolaborasi Janice dan Venus menjadi sorotan tersendiri, mengingat pengalaman dan reputasi Venus yang luar biasa di dunia tenis. Kesempatan ini tentu menjadi pengalaman berharga bagi Janice untuk mengasah kemampuan sekaligus menimba ilmu dari salah satu pemain terbaik dalam sejarah.
Panggung Internasional yang Semakin Terbuka
Prestasi Janice di China Open 2026 dan keikutsertaannya di Guangzhou Open 2026 menunjukkan perkembangan pesat kariernya di panggung tenis dunia. Sebagai petenis peringkat 49 dunia, ia terus menunjukkan konsistensi dan kemampuan bersaing dengan pemain-pemain top.
Sementara itu, Davis Cup juga memasuki era baru dengan 66 tim bertanding di 33 laga di enam benua. Turnamen yang telah berlangsung selama 126 tahun itu kini menggandeng Generali sebagai Official Presenting Partner, sehingga dikenal sebagai Davis Cup by Generali. Chief Executive World Tennis Ross Hutchins menyebut kerja sama ini mempertemukan dua merek global dengan nilai yang sejalan.
Perkembangan tenis internasional yang semakin dinamis ini menjadi latar belakang yang menarik bagi perjalanan Janice Tjen. Dengan jadwal padat dan lawan-lawan tangguh, ia dituntut untuk terus meningkatkan performa dan menjaga kondisi fisik serta mental.
Keberhasilan Janice melaju ke babak kedua China Open 2026 menjadi bukti bahwa petenis Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kesempatan berduet dengan Venus Williams, diharapkan dapat semakin memacu semangatnya untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.
Dengan kombinasi pengalaman, kerja keras, dan kesempatan emas, Janice Tjen berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di dunia tenis internasional. Perjalanannya di China Open 2026 dan Guangzhou Open 2026 akan menjadi momen penting yang patut dinantikan.
Sumber Berita: WTA, iNews.id, VIVA, JPNN.com
Penulis: Ilham Sudrajat
Editor: Krisna Wicaksono
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





