Malaysia Unggul 2-0 atas Singapura di Babak Pertama, Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Masih Misteri

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Malaysia Unggul 2-0 atas Singapura di Babak Pertama, Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Masih Misteri

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Pertandingan penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 antara Malaysia dan Singapura berlangsung sengit di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Hingga babak pertama usai, Timnas Malaysia untuk sementara unggul 2-0 atas Singapura berkat dua gol yang tercipta dalam 26 menit pertama.

Gol pembuka Harimau Malaya lahir pada menit kedelapan melalui eksekusi penalti Bergson da Silva. Penalti diberikan setelah Fergus Tierney dijatuhkan pemain belakang Singapura di dalam kotak terlarang. Duel bertajuk derby Causeway ini memang diprediksi berjalan panas karena mempertaruhkan tiket menuju partai puncak.

Gol kedua Malaysia tercipta pada menit 26. Berawal dari umpan silang Manuel Hidalgo, Stuart Wilkin dengan tenang mengonversi peluang tersebut menjadi gol. Keunggulan dua gol membuat posisi Malaysia di puncak klasemen Grup A semakin kokoh, setidaknya untuk sementara waktu.

Peta Persaingan Grup A Sebelum Laga

Sebelum pertandingan pamungkas ini digelar, Malaysia memimpin Grup A dengan koleksi empat poin dari dua laga. Harimau Malaya mengawali turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh, lalu bermain imbang tanpa gol melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9).

Sementara itu, Singapura mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan. The Lions kalah 0-2 dari Indonesia pada laga pertama, sebelum bangkit dan meraih kemenangan 1-0 atas Bangladesh. Kemenangan itu membuat Singapura tetap memiliki peluang melaju ke final, sehingga duel melawan Malaysia menjadi laga krusial bagi mereka.

Di sisi lain, Indonesia juga mengoleksi empat poin dan bermain serentak melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Hingga babak pertama laga tersebut usai, Timnas Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh. Gol-gol Garuda dicetak Mitchell Baker pada menit 11, 20, 38, dan 43, Rizky Ridho (32′), serta Justin Hubner (45+2′). Adapun gol Bangladesh dilesakkan Emon pada menit 36.

Skenario Kelolosan ke Final

Keunggulan sementara Malaysia atas Singapura belum menjamin tiket final. Malaysia masih harus melihat hasil pertandingan lain yang mempertemukan Indonesia kontra Bangladesh. Untuk lolos ke final, Malaysia tidak diizinkan melihat Indonesia menang dengan selisih lebih dari dua gol ketimbang mereka.

Jika Malaysia menang 2-0 atas Singapura, Indonesia wajib menumbangkan Bangladesh dengan skor 4-0 atau selisih empat gol agar bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Artinya, kemenangan tipis Indonesia tidak akan cukup apabila Malaysia mempertahankan keunggulan dua gol hingga peluit panjang.

Berikut gambaran klasemen sementara Grup A berdasarkan jalannya pertandingan:

  • Malaysia – 7 poin (jika menang), selisih gol +5
  • Indonesia – 7 poin (jika menang), selisih gol menyesuaikan hasil laga
  • Singapura – 3 poin
  • Bangladesh – 0 poin

Sebelumnya, skenario lain sempat mencuat. Apabila Indonesia menang 2-0 atas Bangladesh dan Malaysia hanya bermain imbang melawan Singapura, Indonesia dipastikan menjadi juara Grup A dan lolos ke final. Kemenangan 2-0 akan membuat koleksi poin Garuda menjadi tujuh dengan surplus gol +4, sementara Malaysia hanya mengoleksi lima poin dengan selisih gol tetap +3.

Rivalitas Panas Dua Negara Tetangga

FIFA memberikan perhatian khusus pada laga Malaysia versus Singapura. Dalam pandangan FIFA, bentrokan kedua tim merupakan salah satu rivalitas paling sengit dan penuh sejarah di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan kali ini memiliki arti krusial karena kedua tim masih sama-sama berpeluang lolos ke final turnamen.

Atmosfer pertandingan dipastikan kian membara mengingat gengsi kewilayahan serta target besar yang diusung masing-masing kubu. Bagi Singapura, misi yang diemban tergolong berat namun jelas: mereka wajib mengamankan kemenangan atas Malaysia jika ingin membuka peluang melangkah ke babak final. Kendati demikian, raihan tiga poin saja belum tentu cukup bagi Singapura karena mereka tetap harus bergantung pada hasil pertandingan Indonesia melawan Bangladesh.

Di sisi lain, Malaysia berada di atas angin berkat keunggulan selisih gol serta produktivitas dibandingkan Indonesia. Walau demikian, Harimau Malaya tidak boleh lengah mengingat pesaing terdekat mereka menghadapi lawan yang di atas kertas sedikit lebih ringan.

Daya Tarik di Luar Lapangan

Menariknya, persaingan Malaysia dan Singapura juga terjadi di ranah non-sepakbola. Dalam The Passport Index Global Ranking 2026 yang dirilis Rabu (30/9/2026), paspor Malaysia naik dari peringkat ketiga menjadi posisi kedua dunia, sejajar dengan Singapura dan berada di bawah Uni Emirat Arab. Pemegang paspor Malaysia kini memiliki akses ke 175 destinasi, terdiri dari 129 destinasi bebas visa dan 46 destinasi dengan visa saat kedatangan, sementara 23 destinasi masih memerlukan visa.

Penguatan paspor Malaysia dikaitkan dengan stabilitas politik, kebijakan luar negeri yang seimbang, keamanan e-paspor, serta keanggotaan Malaysia di ASEAN dan APEC. Pencapaian ini melengkapi rivalitas kedua negara yang sama-sama menunjukkan performa positif di berbagai bidang.

Kesimpulan

Hingga babak pertama berakhir, Malaysia unggul 2-0 atas Singapura dan berada di jalur cepat menuju final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, tiket final belum sepenuhnya dalam genggaman. Malaysia masih harus menunggu hasil laga Indonesia melawan Bangladesh yang berlangsung serentak, dengan syarat Indonesia tidak menang dengan selisih lebih dari dua gol. Sebaliknya, Singapura wajib membalikkan keadaan di babak kedua jika ingin menjaga asa melaju ke partai puncak. Babak kedua dipastikan berjalan menegangkan, baik di Stadion Si Jalak Harupat maupun di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Sumber Berita: Okezone.com, CNN Indonesia, VIVA, IDN Times