Timnas Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Bersiap Hadapi Thailand

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Timnas Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Bersiap Hadapi Thailand

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Tim nasional Vietnam harus menerima pukulan berat di tengah perjalanannya di FIFA ASEAN Cup 2026. Striker andalan mereka, Nguyen Xuan Son, dipastikan absen hingga turnamen berakhir akibat cedera hamstring yang dialaminya saat membela The Golden Stars Warriors melawan Filipina pada 26 September 2026.

Cedera tersebut membuat pemain naturalisasi asal Brasil yang sebelumnya dikenal dengan nama Rafaelson itu harus meninggalkan lapangan lebih awal. Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) kemudian merilis pernyataan resmi bahwa pemeriksaan medis pada 27 September 2026 memastikan Xuan Son mengalami cedera hamstring dengan waktu pemulihan sekitar empat hingga enam pekan.

Keputusan Xuan Son untuk kembali ke klub demi menjalani perawatan dan pemulihan mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota tim. Wakil Ketua VFF sekaligus manajer tim, Tran Anh Tu, meminta sang striker fokus menjalani pengobatan agar bisa segera kembali bermain. VFF juga berkoordinasi dengan klub untuk memantau proses pemulihan serta memberikan dukungan yang diperlukan.

Kim Sang-sik Merasa Kehilangan Besar

Pelatih kepala Vietnam, Kim Sang-sik, mengaku sangat sedih dengan absennya Xuan Son. Menurutnya, kehilangan ini bukan hanya dirasakan olehnya sebagai pelatih, tetapi juga oleh seluruh tim.

“Sebagai pelatih kepala, saya merasa sangat sedih. Bagi seluruh tim, ini juga merupakan kehilangan yang sangat besar. Saya berharap Xuan Son menjalani pengobatan dengan baik dan segera kembali ke tim nasional dalam kondisi sehat,” ujar Kim Sang-sik.

Gelandang Nguyen Hai Long juga menyebut absennya Xuan Son sebagai pukulan berat bagi Vietnam. Namun, ia menegaskan seluruh pemain siap mengambil tanggung jawab untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan sang striker.

“Absennya Xuan Son merupakan kehilangan yang sangat besar bagi tim. Namun, staf pelatih akan mencari solusi untuk menggantikan posisinya. Semua pemain siap dan pasti akan berjuang untuk menggantikan peran Xuan Son,” kata Hai Long.

Opsi Pengganti di Lini Serang

Komentator sepak bola Vietnam, Quang Hay, menilai kehilangan Xuan Son membuka peluang bagi Hendrio alias Do Hoang Hen untuk kembali mengisi lini serang. Ia juga berharap Nguyen Hoang Duc dapat kembali menstabilkan lini tengah Vietnam.

“Saya harap Hoang Duc akan kembali hari ini. Hoang Duc akan kembali untuk menstabilkan lini tengah. Dan dengan absennya Xuan Son, Hoang Hen akan kembali ke lini serang. Semoga para pemain yang melakukan penampilan perdana untuk tim nasional, yang agak ragu-ragu di pertandingan sebelumnya, dapat membuktikan diri dengan lebih percaya diri di pertandingan ini,” ujar Quang Hay.

Duel Panas Melawan Thailand

Vietnam akan menghadapi Thailand pada laga kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) malam WIB. Laga ini diprediksi berjalan sengit sejak menit awal karena kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan untuk membuka peluang lolos ke partai puncak.

Kedua tim datang dengan modal positif. Thailand sebelumnya menundukkan Pakistan dengan skor telak 4-0, sedangkan Vietnam menang 1-0 atas Filipina berkat gol Nguyen Dinh Bac pada menit ke-25. Pertemuan ini sekaligus menjadi laga ulangan final Piala AFF 2026, di mana saat itu Thailand harus mengakui keunggulan Vietnam dengan agregat 2-4.

Penyerang Thailand, Teerasak Poeiphimai, menilai situasi timnya saat ini berbeda dari pertemuan sebelumnya. Menurutnya, Thailand kini memiliki komposisi skuad yang lebih solid setelah hadirnya sejumlah pemain senior.

Peta Persaingan Grup B

Berikut gambaran hasil dan jadwal kedua tim di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026:

  • Thailand menang 4-0 atas Pakistan pada laga pertama.
  • Vietnam menang 1-0 atas Filipina pada laga pertama.
  • Vietnam kehilangan Nguyen Xuan Son akibat cedera hamstring hingga akhir turnamen.
  • Thailand vs Vietnam digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 29 September 2026.

Sementara itu, persaingan di Grup A juga memanas. Timnas Indonesia yang dilatih John Herdman harus puas bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi poin sama seperti Malaysia, tetapi kalah selisih gol.

Laga tersebut diwarnai kartu merah Thom Haye pada menit ke-37 setelah pelanggaran terhadap Arif Aiman. Bermain dengan 10 pemain, Indonesia lebih banyak tertekan. Malaysia menguasai 63 persen penguasaan bola dan melepaskan delapan tembakan tepat sasaran, sedangkan Indonesia hanya mencatatkan satu tembakan on target.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai Kevin Diks sebagai pemain paling menonjol di laga itu. Menurutnya, Diks menunjukkan kepemimpinan, pengalaman, dan ketenangan dalam situasi pertandingan yang sangat sulit. Luciano juga mengapresiasi kiper Maarten Paes yang mampu menjaga gawangnya dari kebobolan hingga pertandingan berakhir, terutama setelah Indonesia bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.

Media Vietnam, Thethao247.vn, turut menyoroti gaya main bertahan Indonesia serta komposisi pemain naturalisasi dan Eropa dalam laga tersebut. Bagi Indonesia, kemenangan besar atas Bangladesh menjadi harga mati demi menjaga peluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Kembali ke Vietnam, absennya Nguyen Xuan Son menjadi ujian besar bagi ketajaman lini serang The Golden Stars Warriors. Pelatih Kim Sang-sik dituntut segera menemukan racikan terbaik agar mesin gol tim tetap berjalan, terutama saat menghadapi Thailand yang datang dengan kepercayaan diri tinggi. Jika mampu melewati laga panas ini tanpa Xuan Son, Vietnam akan membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak bergantung pada satu pemain saja. Sebaliknya, Thailand berpeluang membalaskan dendam final Piala AFF 2026 sekaligus mengambil alih kendali Grup B. Apa pun hasilnya, duel di Si Jalak Harupat akan menjadi salah satu laga paling menentukan di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.