Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Komedian senior Entis Sutisna, yang lebih dikenal dengan nama Sule, kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini bukan karena aksi panggungnya, melainkan pengakuannya mengenai pengalaman pribadinya ketika rumahnya beberapa kali didatangi orang tak dikenal yang datang untuk meminta bantuan. Pengakuan tersebut disampaikannya saat menjadi bintang tamu dalam program Pagi Pagi Ambyar di Trans TV.
Pria berusia 49 tahun itu mengungkapkan bahwa kedatangan orang-orang yang meminta pertolongan bukanlah hal yang baru baginya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jumlahnya tidak terlalu banyak. “Ada, ada beberapa ada lah. Enggak terlalu banyak juga tapi ada lah,” kata Sule dengan gaya khasnya yang santai.
Sikap Sule Menghadapi Permintaan Bantuan
Yang menarik, Sule tidak menjadikan situasi tersebut sebagai persoalan besar. Ia justru mengaku dapat memahami kondisi orang-orang yang datang kepadanya. Menurutnya, ia pernah berada di posisi yang sama, yaitu ketika membutuhkan bantuan orang lain namun tidak mendapatkan apa yang diharapkan.
“Bukan berbicara tentang masalah kaya atau tidak. Maksudnya kan kalau dalam hal ini, kita juga sama pernah merasakan hal ketika kita minjam ataupun kita minta sama teman, enggak dikasih,” tuturnya. Sule menambahkan bahwa dirinya pernah merasakan kebingungan saat sedang membutuhkan pertolongan, dan pada saat itu tidak ada tempat untuk meminta bantuan. Pengalaman pahit tersebut rupanya menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih peka terhadap kesulitan orang lain.
Kehidupan Pribadi dan Lingkaran Pertemanan Sule
Di sisi lain, Sule juga sempat menyinggung soal kehidupan pribadinya, terutama terkait hubungannya dengan sesama artis. Ia mengaku bahwa lingkaran pertemanannya saat ini lebih banyak berada di wilayah kabupaten, bukan di kalangan artis ibu kota. Hal ini disampaikannya ketika menanggapi komentar netizen soal dirinya yang tidak menjadi groomsman dalam pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby.
“Kalau saya kan lebih ke kabupaten. Circle saya tuh di kabupaten. Maksudnya kita beda masing-masing dalam hidup, jadi tidak semuanya diceritakan tentang kehidupan. Masing-masing punya privasi,” bebernya. Sule menegaskan bahwa meski bersahabat dekat, bukan berarti semua urusan pribadi harus selalu dibagi bersama. Setiap orang memiliki jalan hidup dan lingkup pertemanan yang berbeda-beda.
Ia juga meminta warganet untuk tidak berpikiran negatif mengenai hubungan pertemanannya dengan Andre Taulany. Menurutnya, dalam era media sosial seperti sekarang, masyarakat harus lebih bijak dan selalu berpikir positif. “Zaman sekarang zaman media sosial, harus selalu positif. Kenapa nggak jadi groomsman? Ya karena mungkin Andre tidak mau merepotkan saya. Kan gitu. Jangan yang negatif-negatif lah,” jelasnya.
Pelajaran Hidup dari Sule
Dari pengakuan Sule, ada beberapa hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran berharga dalam menjalani kehidupan sehari-hari:
- Empati terhadap orang lain yang sedang kesulitan, karena kita sendiri pernah merasakan hal serupa.
- Menghargai privasi setiap individu, termasuk dalam lingkaran pertemanan.
- Tidak mudah menilai negatif suatu hubungan hanya dari apa yang terlihat di media sosial.
- Selalu berpikir positif dan mendoakan yang terbaik untuk orang lain.
Sebagai seorang komedian yang telah lama berkecimpung di dunia hiburan, Sule dikenal sebagai sosok yang humoris namun tetap rendah hati. Pengakuannya tentang rumahnya yang kerap didatangi orang meminta bantuan justru menunjukkan sisi humanisnya. Ia tidak serta-merta menolak atau merasa terganggu, melainkan mencoba memahami situasi orang tersebut.
Meski begitu, Sule juga menyadari bahwa setiap orang memiliki batasan. Ia tidak menyebutkan secara rinci bagaimana ia menangani setiap permintaan yang datang, namun yang jelas, ia memilih untuk tidak menjadikannya beban pikiran. Baginya, hidup ini tentang saling memahami dan membantu sesuai kemampuan.
Kesimpulan
Respons Sule ketika rumahnya kerap didatangi orang yang meminta bantuan mencerminkan pribadi yang penuh empati dan tidak mudah terpancing emosi. Ia memilih untuk memahami kondisi orang lain karena pernah merasakan hal serupa. Di saat yang sama, ia juga menekankan pentingnya menghargai privasi dan berpikir positif dalam menjalin hubungan pertemanan. Kisah Sule ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, masih ada nilai-nilai kemanusiaan yang patut diteladani.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






