Grace Natalie Bongkar Fakta Mengejutkan soal Posisi Jokowi di PSI, Ada Pengumuman dalam Waktu Dekat

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Grace Natalie Bongkar Fakta Mengejutkan soal Posisi Jokowi di PSI, Ada Pengumuman dalam Waktu Dekat

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Jagat politik nasional kembali dihebohkan oleh status keanggotaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, akhirnya buka suara mengenai rumor yang beredar luas terkait posisi strategis yang akan ditempati Jokowi di struktur partai. Meski tidak membenarkan secara gamblang, Grace memberi sinyal kuat bahwa pengumuman resmi mengenai jabatan tersebut akan segera disampaikan dalam waktu dekat.

Kepada awak media di Jakarta, Minggu (27/9/2026), Grace menegaskan bahwa saat ini Jokowi memang telah resmi menjadi kader PSI. Namun, mengenai posisi yang akan ditempatinya di struktur partai, ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari partai.

“Soal jabatannya beliau, teman-teman mungkin tunggu saja. Tapi buat kami, beliau itu adalah inspirasi, beliau itu panutan kami, dan semangat teman-teman makin membara ya Pak Jokowi memperlihatkan KTA-nya. Berarti PSI adalah Jokowi, Jokowi adalah PSI. Tinggal tunggu kapan umumkan jabatannya,” kata Grace.

Jokowi Pamer KTA, Jawab Keraguan Publik

Status Jokowi sebagai kader PSI sendiri sebelumnya telah lama menjadi pembicaraan hangat. Puncaknya terjadi pada Sabtu (26/9/2026), ketika Jokowi secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung. Dalam kesempatan itu, ia bahkan membacakan identitas dan nomor keanggotaan yang tertera pada KTA miliknya di hadapan para kader.

Jokowi mengaku telah menjadi anggota resmi PSI sejak 14 Oktober 2025. Aksi tersebut ia lakukan untuk menjawab berbagai pertanyaan publik terkait status politiknya yang selama ini simpang siur. Grace Natalie menilai langkah Jokowi tersebut tidak hanya sekadar menjawab pertanyaan publik, tetapi juga mengandung pesan mendalam bagi internal partai.

Menurut Grace, Jokowi berpesan kepada seluruh kader agar terus merapikan struktur kepengurusan partai hingga tingkat desa serta aktif melayani masyarakat. “Pak Jokowi kalau disimak berkali-kali beliau itu mengingatkan pengurus dan kader untuk semakin merapikan kepengurusan,” ujar Grace.

Dua Pesan Penting Jokowi untuk PSI

Grace mengungkapkan bahwa Jokowi menyampaikan dua pesan utama setelah bergabung dengan PSI, yakni pesan ke dalam dan pesan ke luar. Pesan ke dalam ditujukan untuk menyemangati pengurus dan kader agar lebih giat membentuk kepengurusan hingga tingkat desa. Sementara pesan ke luar, menurut Grace, menunjukkan bahwa Jokowi siap berjuang bersama PSI.

  • Pesan internal: Menyemangati pengurus dan kader untuk merapikan kepengurusan hingga tingkat desa.
  • Pesan eksternal: Jokowi siap berjuang bersama PSI menghadapi dinamika ambang batas parlemen.

“Pesan ke luar, saya pikir bahwa beliau ini siap untuk berjuang sama-sama PSI, dan di tengah diskusi dinamika apakah PT-nya akan ke 5 atau 6 apa 7, PSI siap berjuang. Jadi teman-teman artikan sendiri kira-kira beliau itu komitmennya sebesar apa,” kata Grace.

Grace juga menegaskan bahwa kehadiran Jokowi memiliki arti besar bagi PSI, terutama dalam proses melengkapi struktur organisasi hingga tingkat desa. Ia mengklaim bahwa saat ini kepengurusan PSI sudah lengkap hingga seluruh provinsi, sejalan dengan pesan Jokowi agar semua pihak rajin turun ke bawah melayani masyarakat.

Kaesang Buka Suara, Arahkan ke Grace Natalie

Di sisi lain, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep juga buka suara terkait status Jokowi di struktur partai. Saat ditemui di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kaesang meminta awak media menanyakan persoalan tersebut kepada Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.

“Sama jubir ya. Nah sama mba Grace aja,” kata Kaesang singkat. Setelah Kaesang meninggalkan lokasi, Grace kembali menegaskan bahwa hal terpenting saat ini adalah Jokowi sudah menyatakan dirinya bergabung sebagai kader PSI.

Sinyal Kuat Menuju Kursi Ketua Dewan Pembina

Isu yang beredar menyebutkan bahwa Jokowi berpeluang dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 mendatang. Pengukuhan tersebut rencananya bertepatan dengan acara Rapimnas dan HUT PSI di Kota Surabaya pada 16 November 2026. Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali sebelumnya menyatakan bahwa Jokowi akan dikukuhkan pada momen tersebut.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Grace tidak menampik keinginan tersebut. Ia mengaku berharap Jokowi menduduki posisi tersebut, namun tetap meminta publik menunggu keputusan resmi partai.

“Kalau maunya saya sih mau. Tapi ditunggu saja mungkin dalam waktu dekat, pokoknya nanti teman-teman media pasti diajakin untuk sama-sama menyaksikan,” ujar Grace. Ia bahkan menambahkan dengan nada bercanda, “Baru masuk KTA, sabar lho nanti terlalu kaget. Tapi yang pasti beliau itu ingin ngasih semangat agar teman-teman semuanya segera merapikan kepengurusan sampai ke tingkat desa dan kita lihat Pak Jokowi kan semangatnya luar biasa.”

Grace juga menanggapi pernyataan Jokowi yang menyebut banyak pihak ketakutan terhadap PSI. Menurutnya, pernyataan tersebut bisa ditujukan kepada partai politik maupun individu tertentu. Ia menegaskan bahwa PSI adalah partai kecil yang masih berjuang untuk lolos ke Senayan, sehingga kehadiran Jokowi menjadi berkah tersendiri di tengah tawaran dari partai-partai besar lainnya.

Dengan berbagai sinyal yang diberikan, publik kini menantikan momen pengumuman resmi posisi Jokowi di PSI. Jika benar Jokowi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina, hal ini diprediksi akan mengubah peta perpolitikan nasional menjelang agenda elektoral mendatang. Yang jelas, PSI tampaknya tengah bersiap menyambut babak baru dengan sosok yang mereka sebut sebagai inspirasi dan panutan tersebut.