Gayatri Putri News – 27 September 2026 | Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, menyerukan kepada masyarakat agar lebih cermat dan bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi di ruang digital sering kali membuat warga terlalu fokus pada isu yang sedang ramai dibicarakan hingga melupakan persoalan nyata yang ada di lingkungan sekitar mereka.
Pesan tersebut disampaikan Desy saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang digelar di Desa Jarau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Jumat (25/9/2026). Dalam kesempatan itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan bahwa Pancasila dapat menjadi pijakan utama dalam menghadapi banjir informasi yang terus mengalir setiap hari.
Pancasila sebagai Pijakan di Era Informasi
Desy menilai masyarakat saat ini tidak hanya dituntut mampu membedakan informasi yang benar dan yang keliru, tetapi juga harus menjaga agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan kehidupan bersama. Menurutnya, sikap bijak dalam bermedia sosial merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita boleh mengikuti apa yang sedang ramai, tetapi jangan sampai perhatian kita habis di sana. Masih banyak persoalan di sekitar kita yang membutuhkan kepedulian dan kerja bersama,” ujar Desy.
Kepedulian Lingkungan hingga Kesejahteraan
Lebih lanjut, Desy menjelaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan, kehidupan sosial, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat merupakan wujud nyata dari pengamalan nilai Pancasila. Ia mencontohkan persoalan lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang menurutnya menunjukkan pentingnya kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Nilai gotong royong, kata dia, tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Beberapa contoh penerapan nilai tersebut antara lain:
- Menjaga dan merawat lingkungan sekitar tempat tinggal.
- Menghargai pendapat dan keberadaan orang lain.
- Membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan.
- Tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Harapan bagi Warga Desa Jarau
Desy berharap masyarakat Desa Jarau dapat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan dalam menghadapi persoalan sehari-hari, termasuk ketika berhadapan dengan informasi di ruang digital. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penonton berbagai isu yang berkembang, tetapi tetap peka terhadap persoalan di lingkungan sendiri dan ikut menjaga kehidupan bersama.
“Pancasila itu sebenarnya dekat dengan kehidupan kita. Ketika kita menjaga lingkungan, menghargai orang lain, membantu tetangga dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas, itu juga bagian dari mengamalkan Pancasila,” terangnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai ideologi Pancasila di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






