Kartoyo Bangun Kesadaran Warga Madang Pentingnya Amalkan Nilai Nilai Pancasila

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Kartoyo Bangun Kesadaran Warga Madang Pentingnya Amalkan Nilai Nilai Pancasila

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 27 September 2026 | Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, SM, terus mendorong penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang digelar di Desa Madang, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan itu, politisi Partai Nasdem tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat tumbuh subur di tengah masyarakat melalui kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Menurutnya, Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.

Pancasila Harus Diwujudkan dalam Tindakan Nyata

Kartoyo menjelaskan bahwa salah satu bentuk pengamalan Pancasila yang paling konkret adalah membangun kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Sikap saling mengingatkan, saling membantu, serta menjaga kepentingan bersama dinilainya sebagai bagian dari semangat persatuan yang perlu terus dipelihara dari lingkungan terkecil.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Madang yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan warga terlihat jelas, termasuk dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan serta kenyamanan bersama.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mendengarkan. Sebagai contoh, hari ini kita sedang menghadapi karhutla dan masyarakat di sini sudah siap siaga dalam menghadapi karhutla,” ujar Kartoyo.

Kesiapsiagaan Karhutla Cerminan Sila Ketiga

Kartoyo menjelaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu contoh penerapan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia. Menurutnya, persatuan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui kepedulian dan kerja sama dalam menghadapi persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

“Sikap saling mengingatkan, saling peduli dan bergotong royong menjadi bagian penting dalam upaya mencegah karhutla. Dengan membangun kesadaran bersama, lingkungan dapat terjaga sehingga keamanan, kesehatan dan kenyamanan masyarakat juga dapat terlindungi,” jelasnya.

Senada dengan itu, Babinsa Desa Madang, M Sukarno, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi Pancasila yang digagas Kartoyo. Ia menilai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan telah dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami sebelumnya sudah banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai karhutla, baik cara menjaga diri agar tetap sehat hingga sikap siap siaga. Masyarakat di sini juga siap sesuai dengan sila ketiga, Persatuan Indonesia,” ungkapnya.

Pembagian Masker sebagai Wujud Kepedulian

Usai kegiatan, Kartoyo menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan masker kepada peserta sosialisasi dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan warga, khususnya di tengah kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak kabut asap.

Melalui kegiatan ini, Kartoyo berharap nilai-nilai Pancasila semakin dipahami dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, tumbuh masyarakat yang saling peduli, menjaga kebersamaan, dan mampu memperkuat persatuan dari lingkungan masing-masing.