Koordinasi Antarwilayah Penting Untuk Tingkatkan Pelayanan Bus Trans Banjarbakula

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Koordinasi Antarwilayah Penting Untuk Tingkatkan Pelayanan Bus Trans Banjarbakula

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 24 September 2026 | Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong terwujudnya layanan Trans Banjarbakula yang terintegrasi dengan rute dan jadwal yang jelas serta tidak tumpang tindih antarwilayah. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Harmonisasi Konektivitas dan Layanan Angkutan Umum Banjarbakula yang digelar pada Kamis (24/9/2026) di Gedung DPRD Kalsel, Jl Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah dan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel Fitri Hernadi, perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dinas perhubungan masing-masing daerah, serta Organda Kalsel. Agenda utama rapat menyoroti harmonisasi pengorganisasian, konektivitas rute, dan layanan angkutan umum yang menghubungkan Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut.

Integrasi Rute dan Tarif Jadi Fokus

Mustaqimah menegaskan bahwa koordinasi antarwilayah menjadi kunci agar pelayanan Trans Banjarbakula berjalan terintegrasi dan memudahkan masyarakat. Menurutnya, penyatuan persepsi antar kabupaten dan kota diperlukan untuk mencegah tumpang tindih trayek.

“Kita ingin menyatukan persepsi dan melakukan integrasi antar kabupaten dan kota, sehingga tidak terjadi tumpang tindih trayek. Harapannya ke depan tarif bisa seminim mungkin, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ujar Mustaqimah.

Dalam rapat juga dibahas rencana kehadiran operator BTS baru yang wajib memiliki legalitas berbentuk koperasi. Organda Kalsel diharapkan mengambil peran sebagai operator baru, termasuk mendukung peremajaan armada angkutan BTS. Selain itu, Komisi III DPRD Kalsel memberi perhatian pada aspek keamanan dan kenyamanan penumpang, salah satunya mendorong ketersediaan CCTV di setiap unit angkutan sebagai bentuk perlindungan dan antisipasi hal yang tidak diinginkan.

Roadmap dan Jadwal Real Time Dibutuhkan

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Fitri Hernadi menyampaikan bahwa hasil rapat menghendaki integrasi antarmoda Trans Banjarbakula, baik di Banjarmasin, Banjarbaru, maupun Kabupaten Banjar, memiliki roadmap yang jelas. Artinya, jika integrasi dilakukan, jadwal dan penamaan harus memiliki timetabel yang bisa dipantau secara real time.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu atensi kita ke depan,” ujar Fitri Hernadi.

Ia menambahkan, perhatian tidak boleh hanya tertuju pada rute Trans Banjarbakula, karena ada wilayah lain yang juga perlu diperhatikan, yakni Banua Anam. Daerah-daerah yang selama ini belum terlayani akan dibuka kemungkinannya untuk dilayani pada tahun-tahun selanjutnya, sesuai janji Gubernur untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan publik hingga ke pelosok Kalimantan Selatan.

Tambahan Armada dan Tarif Terintegrasi

Terkait penambahan unit bus, Fitri Hernadi menyebutkan bahwa pada 2026 sekitar 78 unit kini menjadi 91 unit bus, termasuk rencana pengadaan unit bus listrik. Untuk tarif, layanan Trans Banjarbaru, Trans Banjarmasin, dan Trans Banjarbakula juga terintegrasi, yakni cukup sekali naik dengan satu kali tap atau satu kali bayar.

Kemudahan lain bagi penumpang Trans Banjarbakula adalah kerja sama dengan Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel. Di aplikasi tersebut tersedia tarif berlangganan sehingga penumpang bisa mendapatkan tarif lebih murah.

“Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengurangi pengeluaran di sektor transportasi,” tutupnya.