Serie A Memanas: Kejutan Como 1907 dan Badai Cedera Menjelang Duel Raksasa

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Serie A Memanas: Kejutan Como 1907 dan Badai Cedera Menjelang Duel Raksasa

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 16 September 2026 | Persaingan di kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A, musim 2026/2027 semakin menunjukkan dinamika yang tak terduga. Di tengah dominasi klub-klub tradisional, tim milik pengusaha Indonesia, Como 1907, secara mengejutkan berhasil menembus posisi tiga besar klasemen sementara. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Cesc Fabregas yang mampu meramu strategi efektif bagi skuad berjuluk Il Lariani tersebut.

Kemenangan 2-1 atas Parma di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada pertengahan September menjadi bukti sahih ketajaman Como. Gol dari Jacobo Ramon dan Kaiki memastikan tim tersebut mengumpulkan sepuluh poin dari empat laga awal. Nama Jacobo Ramon sendiri kini menjadi sorotan tajam di Italia. Bek berusia 21 tahun ini tampil impresif, mencatatkan statistik mumpuni dalam memenangkan duel udara dan pemulihan bola, yang sekaligus memicu penyesalan bagi Chelsea karena gagal mengamankan jasanya di bursa transfer musim panas lalu.

Krisis Pemain di Laga Krusial

Sementara Como menikmati tren positif, beberapa klub besar justru harus menghadapi tantangan berat berupa badai cedera. Inter Milan, yang dijadwalkan melakoni laga krusial menghadapi AS Roma, dipastikan tidak akan diperkuat oleh gelandang maestro mereka, Hakan Calhanoglu. Pemain asal Turki tersebut mengalami cedera otot paha saat laga melawan Udinese dan harus menepi untuk menjalani pemulihan. Absennya Calhanoglu tentu menjadi pukulan telak bagi Inter yang saat ini sedang menjaga rekor sempurna di liga domestik.

Situasi serupa juga dialami oleh Venezia yang kini terpuruk di dasar klasemen. Klub tersebut harus kehilangan kapten sekaligus motor serangan mereka, Gianluca Busio. Gelandang asal Amerika Serikat ini didiagnosis menderita cedera tendon paha yang memaksanya absen dalam jangka waktu yang cukup lama, berpotensi hingga dua bulan. Kehilangan ini menjadi beban berat bagi pelatih Giovanni Strapa yang tengah berjuang mengangkat performa tim.

Pergeseran Pengaruh di Lapangan Hijau

Di luar lapangan, perbincangan mengenai kualitas pemain juga menjadi sorotan hangat. Mantan kapten Manchester United, Harry Maguire, memberikan pandangannya terkait evolusi gelandang di era modern. Dalam sebuah kesempatan, Maguire mengakui bahwa Paul Pogba, yang pernah menjadi rekor transfer dunia saat kembali ke Inggris dari Juventus, kini posisinya telah tergeser oleh sosok Bruno Fernandes. Menurut Maguire, Fernandes telah menjadi sosok yang lebih krusial dan berpengaruh bagi timnya dibandingkan Pogba, sebuah pengakuan yang mencerminkan standar tinggi yang kini ditetapkan oleh para gelandang papan atas.

Persaingan Serie A musim ini tidak hanya tentang siapa yang memenangkan trofi, tetapi juga tentang bagaimana klub beradaptasi dengan perubahan skuad dan cedera yang tak terduga. Dengan Como 1907 yang terus menekan papan atas serta tim-tim besar yang berjuang mengatasi krisis pemain, paruh pertama musim ini menjanjikan drama yang akan terus berlanjut hingga akhir kompetisi.

Keberhasilan Como 1907 menembus papan atas menjadi sinyal bahwa peta kekuatan Serie A mulai berubah. Namun, konsistensi tetap menjadi kunci utama. Sementara itu, bagi klub-klub yang saat ini didera cedera pemain kunci, kedalaman skuad akan diuji secara maksimal dalam menghadapi jadwal padat yang sudah menanti di depan mata.