Krisis Performa Inter Miami: Lionel Messi Cetak Gol, Namun Nashville SC Paksa Hasil Imbang

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Krisis Performa Inter Miami: Lionel Messi Cetak Gol, Namun Nashville SC Paksa Hasil Imbang

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 14 September 2026 | Inter Miami saat ini tengah berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Ambisi besar klub untuk mendominasi Major League Soccer (MLS) musim ini tampaknya mulai memudar setelah hasil imbang 2-2 melawan Nashville SC di Nu Stadium. Meski Lionel Messi kembali menunjukkan tajinya dengan mencetak gol ke-19 musim ini, performa tim secara keseluruhan justru menunjukkan penurunan drastis yang membuat suporter mulai cemas.

Dominasi Messi yang Terganjal Resiliensi Nashville

Pertandingan melawan Nashville SC seharusnya menjadi momentum kebangkitan bagi skuad asuhan pelatih interim Guillermo Hoyos. Lionel Messi sempat membawa Inter Miami unggul 2-1 pada menit ke-62 melalui tendangan kaki kiri yang presisi, yang sekaligus menandai gol ke-99 sang kapten untuk klub di semua kompetisi. Namun, keunggulan tersebut sirna di menit-menit akhir pertandingan.

Sam Surridge menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Miami dengan mencetak dua gol, termasuk gol penyeimbang di menit pertama masa tambahan waktu. Hasil ini memastikan Nashville tetap tak terkalahkan dalam empat pertemuan mereka dengan Inter Miami musim ini, sekaligus memperlebar jarak sembilan poin di puncak klasemen Wilayah Timur.

Badai Masalah dan Krisis Kepemimpinan

Hasil imbang ini memperpanjang catatan negatif Inter Miami, yang kini hanya mampu memetik satu kemenangan dalam delapan pertandingan liga terakhir. Situasi ini memicu spekulasi mengenai krisis internal yang mendalam. Pergantian pelatih dari Guillermo Hoyos ke Cristian “Kily” González belum memberikan dampak instan, mengingat González belum secara resmi mengambil kendali penuh di lapangan.

Beberapa poin utama mengenai krisis yang dihadapi tim saat ini meliputi:

  • Hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di MLS.
  • Harapan untuk merebut Supporters’ Shield secara efektif telah tertutup pasca hasil imbang kontra Nashville.
  • Tekanan besar menjelang laga krusial di Campeones Cup melawan Cruz Azul.

Di tengah krisis performa ini, sorotan media juga sempat tertuju pada insiden viral yang melibatkan Rodrigo De Paul dan Robert Lewandowski saat menghadapi Chicago Fire. Aksi provokatif De Paul yang memamerkan trofi Piala Dunia kepada Lewandowski menjadi cerminan dari tensi tinggi yang menyelimuti para pemain Inter Miami akhir-akhir ini, di mana mereka berusaha keras membuktikan diri meski hasil di lapangan belum memuaskan.

Menatap Masa Depan: Harapan di Campeones Cup

Dengan peluang di liga yang semakin menipis, Inter Miami kini mengalihkan fokus mereka ke kompetisi piala. Laga mendatang melawan Cruz Azul di ajang Campeones Cup pada hari Rabu, 16 September, menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas Messi dan rekan-rekannya. Cruz Azul sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Club América, kontras dengan kondisi Miami yang tampak kehilangan arah.

Inter Miami kini berada di persimpangan jalan. Mereka harus segera menemukan kembali karakter dan resiliensi yang selama ini menjadi ciri khas tim sebelum musim benar-benar berakhir dengan kekecewaan. Kegagalan untuk bangkit di laga mendatang bukan hanya akan memperpanjang catatan buruk, tetapi juga mengancam ambisi mereka untuk membawa pulang trofi MLS Cup yang tersisa sebagai target realistis musim ini.

Secara keseluruhan, meskipun Lionel Messi tetap konsisten memberikan kontribusi individu yang luar biasa, ketergantungan pada sang megabintang tidak cukup untuk menutupi kelemahan kolektif tim. Inter Miami membutuhkan perombakan taktis dan stabilitas kepemimpinan yang lebih jelas jika ingin kembali ke jalur kemenangan dan mengakhiri musim dengan prestasi membanggakan.