Di Ambang Rekor Kesembilan: Jejak Karier Lionel Messi di Usia Senja

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 12 September 2026 | Dunia sepak bola kini tertuju pada sosok Lionel Messi yang terus menantang batasan usia di lapangan hijau. Di usianya yang menginjak 39 tahun, sang megabintang asal Argentina ini tidak hanya masih aktif bermain untuk Inter Miami, tetapi juga menjadi kandidat kuat untuk meraih trofi Ballon d’Or kesembilannya. Perdebatan mengenai performa konsisten Messi di tengah regenerasi pemain muda berbakat seperti Kylian Mbappe dan Lamine Yamal menjadi topik hangat dalam diskusi sepak bola global.

Dominasi dan Tantangan Fisik

Messi menunjukkan performa impresif sepanjang tahun 2026. Ia sukses membawa Inter Miami menjuarai kompetisi MLS dengan torehan fantastis, yakni 45 gol dan 30 assist dari 49 pertandingan. Tidak hanya di level klub, ia juga menjadi motor penggerak tim nasional Argentina hingga mencapai partai final Piala Dunia, dengan kontribusi delapan gol dan empat assist. Konsistensi inilah yang membuat ikon Chelsea, Petr Cech, secara terbuka mendukung Messi untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi tahun ini.

Namun, di balik kegemilangan tersebut, kondisi fisik Messi mulai menjadi perhatian. Dalam sesi latihan terbaru Inter Miami, pemain berjuluk ‘La Pulga’ ini sempat terlihat mengalami ketidaknyamanan pada bagian kakinya. Meskipun pihak klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai cedera, para pendukung tetap waspada mengingat riwayat masalah otot yang sempat ia alami sepanjang tahun 2026, termasuk saat laga melawan Philadelphia Union.

Persaingan dengan Generasi Baru

Perbandingan antara Messi dan bintang masa depan seperti Kylian Mbappe pun tak terelakkan. Dalam sebuah wawancara, Mbappe menegaskan bahwa ia memiliki karakteristik yang berbeda dengan Messi. Bintang Real Madrid tersebut mengakui kecerdasan Messi dalam mengetahui kapan harus terus bermain dan kapan harus berhenti, sebuah kualitas yang menurutnya tidak perlu diragukan lagi oleh sang legenda. Mbappe sendiri saat ini tengah fokus mengejar ambisi pribadinya, termasuk peluang memenangkan Ballon d’Or tahun ini setelah tampil dominan di La Liga dan Liga Champions.

Berikut adalah beberapa kandidat kuat yang bersaing ketat untuk meraih Ballon d’Or 2026:

  • Lionel Messi: Menunjukkan efisiensi luar biasa di MLS dan performa krusial di Piala Dunia.
  • Kylian Mbappe: Top skorer di La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia.
  • Harry Kane: Mencatatkan 73 gol impresif untuk klub dan negara dalam satu periode penilaian.
  • Lamine Yamal: Meraih treble domestik bersama Barcelona dan juara Piala Dunia bersama Spanyol.

Dampak Ekonomi MLS

Kehadiran Messi di Amerika Serikat sejak 2023 telah membawa dampak signifikan bagi Major League Soccer (MLS). Liga ini kini tidak lagi sekadar menjadi destinasi bagi pemain veteran, melainkan telah berkembang menjadi eksportir bakat global. Investasi besar-besaran yang dilakukan klub-klub MLS, khususnya Inter Miami, telah mengubah peta kekuatan finansial sepak bola di wilayah tersebut dan meningkatkan kualitas kompetisi secara keseluruhan.

Perjalanan karier Lionel Messi di usia 39 tahun merupakan bukti nyata dari dedikasi dan kecerdasan dalam mengelola karier profesional. Meskipun bayang-bayang cedera dan munculnya talenta muda yang ambisius terus membayangi, kapasitasnya untuk tetap menjadi pembeda di lapangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika ia berhasil mengamankan Ballon d’Or kesembilan, hal tersebut akan mengukuhkan posisinya sebagai atlet dengan pencapaian individu terbanyak dalam sejarah sepak bola modern, sekaligus menutup perdebatan mengenai siapa yang pantas menyandang status pemain terbaik sepanjang masa.