Pemprov Kalsel Ajukan RAPBD 2027 dengan Defisit Rp600 Miliar

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Pemprov Kalsel Ajukan RAPBD 2027 dengan Defisit Rp600 Miliar

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 September 2026 | Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi telah menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 kepada pihak legislatif. Penyerahan dokumen ini dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang berlangsung di Banjarmasin pada Rabu, 9 September 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, yang hadir mewakili Gubernur H Muhidin, memaparkan postur anggaran yang direncanakan untuk tahun 2027. Berikut adalah rincian proyeksi pendapatan daerah dalam RAPBD 2027:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp5,266 triliun
  • Pendapatan Transfer: Rp2,613 triliun
  • Lain-lain pendapatan daerah yang sah: Rp123,497 miliar
  • Total Pendapatan: Rp8,003 triliun

Di sisi lain, pemerintah telah merencanakan belanja daerah sebesar Rp8,603 triliun. Alokasi belanja tersebut mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer. Selisih antara pendapatan dan belanja ini menghasilkan defisit anggaran sebesar Rp600 miliar.

Untuk menutupi defisit tersebut, pemerintah daerah akan menggunakan pembiayaan netto yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. Strategi ini dirancang agar Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) pada tahun 2027 dapat mencapai posisi nihil atau seimbang.

Gubernur Kalsel, H Muhidin, menegaskan bahwa RAPBD 2027 diharapkan menjadi instrumen strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Fokus utama penggunaan anggaran ini diarahkan pada pengendalian inflasi, penguatan pelayanan publik, serta peningkatan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana. Pemerintah provinsi berharap pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD Kalsel dapat berjalan lancar dan tepat waktu sehingga program-program pembangunan yang direncanakan dapat segera dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakat.