Debut Manis Benjamín Domínguez: Bintang Baru Sassuolo yang Mengguncang Coppa Italia

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Debut Manis Benjamín Domínguez: Bintang Baru Sassuolo yang Mengguncang Coppa Italia

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 September 2026 | Stadion Mapei menjadi saksi lahirnya bintang baru bagi US Sassuolo pada Rabu malam, 2 September 2026. Dalam laga krusial babak 32 besar Coppa Italia, pemain muda asal Argentina, Benjamín Domínguez, tampil memukau dan menjadi motor serangan timnya saat menjamu Frosinone. Pertandingan ini menandai tonggak sejarah penting bagi karier Domínguez di Italia, setelah ia dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak didatangkan dari Bologna pada bursa transfer musim panas ini.

Aksi Gemilang di Lapangan

Domínguez tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh pelatih Alberto Aquilani. Sejak peluit dibunyikan, ia menunjukkan mobilitas tinggi dan visi permainan yang tajam. Puncaknya terjadi pada menit ke-36 ketika ia berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari umpan panjang kiper Stefano Turati, Domínguez membaca arah bola dengan sempurna. Ia memenangkan duel fisik melawan bek lawan, Kevin Akpoguma, sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang terukur ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau oleh kiper lawan.

Meskipun Frosinone mampu menyamakan kedudukan melalui Aleksa Terzic di sisa babak pertama, performa Domínguez selama 55 menit di lapangan memberikan dampak besar bagi dinamika permainan Sassuolo. Ia menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap intensitas sepak bola Eropa, menjadikannya figur sentral dalam skema serangan tim sepanjang babak pertama.

Drama Adu Penalti dan Langkah ke Babak Berikutnya

Setelah kedudukan 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti. Sassuolo menunjukkan mentalitas baja dalam babak tos-tosan ini. Seluruh algojo Sassuolo, yakni Domenico Berardi, Sebastiano Esposito, Kristian Thorstvedt, dan Darryl Barkola, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Di sisi lain, ketenangan kiper Stefano Turati dalam mengawal gawang menjadi pembeda, terutama setelah dua eksekutor Frosinone, Wisdom Amey dan Luis Hasa, gagal menuntaskan peluang mereka.

Kemenangan 4-3 melalui adu penalti ini memastikan langkah Sassuolo ke babak 16 besar Coppa Italia. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Aquilani, mengingat mereka akan menghadapi lawan berat di babak selanjutnya, yakni Juventus.

Langkah Menuju Masa Depan

Bagi Benjamín Domínguez, malam di Reggio nell’Emilia bukan sekadar tentang mencetak gol perdana. Ini adalah pembuktian bahwa dirinya mampu bersaing di level kompetitif Italia. Sebagai pemain jebolan akademi Gimnasia La Plata, perjalanannya di Serie A baru saja dimulai. Dukungan dari rekan setim dan kepercayaan pelatih menjadi kunci utama bagi sang pemain untuk terus berkembang.

Keberhasilan Sassuolo menyingkirkan Frosinone juga menegaskan ambisi mereka dalam turnamen domestik musim ini. Dengan perpaduan pemain berpengalaman seperti Berardi dan talenta muda seperti Domínguez, Sassuolo kini bersiap menantang raksasa Italia di babak selanjutnya. Para penggemar kini menantikan aksi lanjutan dari Domínguez yang diprediksi akan menjadi pilar penting bagi masa depan tim di sisa musim kompetisi.