Gayatri Putri News – 03 September 2026 | Pemerintah Kota Banjarbaru telah memberikan tanggapan resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penjelasan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Banjarbaru pada Senin (31/8/2026).
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang mewakili Wali Kota, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan masukan konstruktif dari seluruh fraksi. Menurutnya, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat krusial untuk memastikan bahwa alokasi anggaran tetap berfokus pada kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah demi mewujudkan visi Banjarbaru Emas yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera.
Dalam sesi pembahasan tersebut, terdapat beberapa isu krusial yang disoroti oleh DPRD, antara lain:
- Strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
- Peningkatan kualitas fasilitas kesehatan bagi warga.
- Kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Menanggapi hal tersebut, pihak Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk menjadikan masukan dari fraksi sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan anggaran. Selain fokus pada belanja program prioritas, pemerintah juga memaparkan strategi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui beberapa langkah strategis:
| Strategi Peningkatan PAD |
|---|
| Penguatan basis data pajak dan retribusi |
| Perluasan sumber pendapatan daerah |
| Percepatan penagihan piutang |
| Digitalisasi sistem penerimaan daerah |
| Monitoring dan evaluasi berbasis kinerja |
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap proses pembahasan Perubahan APBD 2026 ini dapat berjalan lancar hingga tahap penetapan. Dengan selesainya tahap ini, diharapkan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dapat segera dieksekusi guna memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Banjarbaru.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






