Menteri LH Tinjau Karhutla Banjarbaru, Pembangunan Sumur Bor Jadi Solusi Krisis Air

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 31 Agustus 2026 | Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Kurnia Ujung, Banjarbaru, pada Senin (24/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, untuk memantau upaya pemadaman yang tengah berlangsung di lahan pertanian warga.

Salah satu kendala utama yang menghambat proses pemadaman adalah terbatasnya ketersediaan air. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah mengambil langkah strategis berupa pembangunan sejumlah sumur bor dengan kedalaman mencapai 40 meter di berbagai titik rawan. Infrastruktur ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan air yang cukup guna memastikan lahan tetap basah dan mencegah api menyala kembali.

Menteri LH menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla, yang meliputi:

  • Kolaborasi aktif antara masyarakat, pemerintah daerah, BNPB, TNI, dan Polri.
  • Pemadaman secara masif dan memastikan lahan pasca-kebakaran tetap basah.
  • Perlindungan kesehatan masyarakat, terutama antisipasi penyakit ISPA akibat paparan asap.

Pemerintah Kota Banjarbaru sendiri berkomitmen memperkuat koordinasi untuk memastikan pasokan air bagi petugas di lapangan tetap terjaga, terutama mengingat puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada September. Selain membangun sumur bor baru, Pemkot Banjarbaru akan mengoptimalkan fasilitas hidran air yang ada serta sumur bor di kawasan Syamsudin Noor.

Selain fokus pada pemadaman, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan warga di sekitar lokasi karhutla. Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat telah diinstruksikan untuk terus memantau kondisi kesehatan masyarakat guna meminimalisir dampak negatif dari polusi udara yang ditimbulkan oleh kebakaran.